Scholar Expert

Direktori Pakar

Jelajahi dosen/peneliti, ringkasan keahlian, dan indikator publikasi.

Cari pakar
Bersihkan
A

Allan Fatchan Gani Wardhana

Faculty of Law • Law

Keahlian akademik Allan Fatchan Gani Wardhana berpusat pada hukum tata negara dan pemerintahan daerah, dengan pergeseran signifikan menuju isu konstitusional kontemporer dan hak asasi manusia dalam lima tahun terakhir. Publikasi terbarunya mengkritisi intervensi negara dalam manajemen hak cipta melalui Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKn) dari perspektif hukum dan HAM, serta menyoroti perlindungan hak konstitusional perempuan dalam pencalonan legislatif di Gorontalo. Ia juga menganalisis rekonstruksi politik legislasi pasca Putusan MK No. 91/PUU-XVIII/2020, termasuk omnibus law dan delegasi legislasi, serta membatasi penggunaan kecerdasan buatan dalam kampanye pemilu presiden. Risetnya mengeksplorasi kompleksitas pemenuhan hak konstitusional pedagang kaki lima oleh pemerintah daerah dan perkembangan pelaksanaan urusan pemerintahan umum, seperti pembinaan Pancasila. Meskipun masih mengkaji relasi kewenangan pusat-daerah dalam penataan kawasan metropolitan dan implementasi Undang-Undang Pesantren, fokus mutakhirnya beralih dari sekadar pembagian kewenangan ke isu kontrol konstitusional, hak digital, dan keadilan substantif bagi kelompok rentan. Publikasi lamanya tentang pengujian konstitusional perjanjian internasional, politik uang, dan independensi KPU memberikan konteks kesinambungan dalam kajian ketatanegaraan, namun arah riset kini lebih menekankan pada dampak putusan Mahkamah Konstitusi terhadap kebijakan legislasi dan perlindungan hak konstitusional di era digital.

A

Alldila Nadhira Ayu Setyaning

Faculty of Business and Economics • Management

Alldila Nadhira Ayu Setyaning mengkhususkan diri pada riset pemasaran digital dan perilaku konsumen kontemporer, dengan penekanan kuat pada pengaruh media sosial dan teknologi terhadap pengambilan keputusan pembelian. Dalam lima tahun terakhir, fokus utamanya tertuju pada peran influencer marketing, sebagaimana terlihat pada studi tentang dampak influencer Dr. Tirta terhadap niat beli sepatu lari Generasi Z serta pengaruh TikTok influencer terhadap persepsi merek dan niat beli konsumen. Ia juga meneliti fenomena FoMO dan brand passion yang mendorong pembelian kompulsif produk fesyen, serta faktor-faktor seperti kepercayaan dan ketidakpastian dalam pembelian daring melalui live streaming Shopee. Pergeseran riset mutakhirnya mencakup adopsi kecerdasan buatan, seperti yang dikaji dalam persepsi mahasiswa terhadap transformasi digital dan kekhawatiran dalam adopsi AI. Metode kuantitatif dengan PLS-SEM mendominasi pendekatannya, diterapkan pada objek kajian beragam mulai dari produk fesyen, perlengkapan olahraga, hingga aplikasi layanan publik. Riset awalnya tentang kepercayaan dan kemudahan penggunaan dalam niat beli serta kepuasan pelanggan restoran cepat saji memberikan landasan bagi eksplorasinya yang lebih mendalam terhadap variabel psikologis seperti emosi positif, modal psikologis, dan keterlibatan mahasiswa pascapandemi. Secara keseluruhan, keahliannya berpusat pada pemasaran digital, perilaku konsumen generasi muda, dan dampak teknologi terhadap loyalitas merek serta keputusan pembelian impulsif.

A

Alldila Nadhira Ayu Setyaning

Faculty of Business and Economics • Management

Alldila Nadhira Ayu Setyaning memiliki keahlian akademik yang berfokus pada perilaku konsumen digital dan pemasaran berbasis media sosial, dengan penekanan kuat pada generasi muda sebagai objek kajian utama dalam lima tahun terakhir. Riset mutakhirnya secara konsisten mengeksplorasi pengaruh fear of missing out terhadap brand passion dan pembelian kompulsif produk fesyen, peran influencer marketing seperti Dr. Tirta dalam membentuk niat beli Generasi Z, serta dampak TikTok dan Shopee Live Streaming terhadap kepercayaan dan keputusan pembelian. Ia juga mendalami faktor-faktor yang memicu impulsive buying pada penggemar merchandise K-Pop dan efektivitas electronic word of mouth, citra merek, serta religiusitas dalam niat pembelian produk halal. Pergeseran tematik terlihat dari perluasan kajian ke ranah transformasi digital, seperti adopsi kecerdasan buatan di kalangan mahasiswa, inovasi desain visual Instagram untuk interaksi pengguna, dan strategi peningkatan kesadaran serta kepuasan pelanggan terhadap aplikasi PLN Mobile. Metode kuantitatif dengan Partial Least Squares Structural Equation Modeling mendominasi pendekatannya, sementara objek kajian meliputi produk fesyen, perlengkapan olahraga, kosmetik, parfum lokal, hingga sektor jasa seperti hotel dan pusat kebugaran. Publikasi awalnya tentang kepercayaan dan kemudahan penggunaan dalam niat beli serta loyalitas pelanggan restoran cepat saji menjadi fondasi yang memperkuat kesinambungan minatnya pada perilaku konsumen, namun kini lebih terarah pada dinamika pemasaran digital dan keterlibatan merek di era pascapandemi.

A

Allwar

Faculty of Sciences • Chemistry

Keahlian akademik Allwar dalam bidang kimia berfokus pada pengembangan material katalitik dan adsorben berbasis karbon aktif serta biochar dari limbah biomassa, dengan penekanan mutakhir pada aplikasi energi terbarukan dan remediasi lingkungan. Dalam lima tahun terakhir, risetnya bergeser secara signifikan dari sintesis material adsorben untuk polutan organik seperti fenol dan rhodamin B menuju katalisis untuk konversi biofuel. Publikasi terbaru menunjukkan dominasi pada pengembangan katalis logam oksida tersangga, seperti NiMoO₄/rGo untuk konversi bioetanol dari limbah nanas menjadi biobutanol, NiMoO₄/karbon aktif untuk hydrocracking minyak sawit menjadi biogasolin dan kerosin, serta Ni/biochar dari daun sawit untuk hidrodeoksigenasi minyak nabati menjadi green diesel. Di sisi adsorpsi, fokus bergeser dari material sederhana menjadi komposit magnetik fungsional, seperti Fe₃O₄-Ag₂O/selulosa untuk removal ibuprofen dan Ag₂O-CuO/biochar untuk amoksisilin dan parasetamol dari air. Metode yang digunakan meliputi hidrotermal, kopresipitasi, dan pirolisis, dengan karakterisasi menggunakan FTIR, XRD, SAA, dan SEM. Objek kajian utama adalah limbah biomassa lokal seperti tandan kosong sawit, tempurung kelapa, dan daun sawit. Pergeseran tematik yang jelas terlihat adalah dari adsorpsi polutan konvensional menuju katalisis selektif untuk produksi bahan bakar hayati dan pengembangan material adsorben cerdas untuk kontaminan farmasi, menunjukkan arah riset yang semakin terintegrasi dengan kebutuhan energi berkelanjutan dan pengelolaan limbah farmasi.

A

Allya Shifa Akhsanty

Faculty of Law • Law

Allya Shifa Akhsanty memiliki keahlian akademik yang berfokus pada hukum Islam kontemporer, khususnya dalam regulasi jaminan produk halal dan pengembangan pariwisata ramah muslim di Indonesia. Dalam lima tahun terakhir, risetnya secara konsisten mengkaji implikasi Undang-Undang Cipta Kerja terhadap mekanisme sertifikasi halal, seperti terlihat pada publikasi tahun 2023 tentang sertifikasi hotel syariah dan tahun 2024 tentang skema self-declare bagi restoran mikro dan kecil. Kedua studi ini menyoroti pergeseran kebijakan dari sertifikasi wajib menuju sistem yang lebih fleksibel namun tetap menimbulkan pro dan kontra di kalangan pelaku usaha. Objek kajiannya mencakup sektor akomodasi dan kuliner sebagai pilar utama industri pariwisata ramah muslim. Pada tahun 2025, fokus risetnya bergeser ke ranah hukum kewarisan Islam dengan menelaah konsep wasiat dan wasiat wajibah dalam Kompilasi Hukum Islam, yang menunjukkan perluasan minat ke aspek hukum perdata Islam. Meskipun demikian, kesinambungan tematik tetap terjaga karena semua publikasi berlandaskan pada sumber hukum Islam di Indonesia. Metode yang digunakan umumnya bersifat normatif-doktrinal dengan pendekatan perbandingan antara regulasi positif dan prinsip syariah. Arah riset mutakhirnya mengindikasikan perhatian pada harmonisasi antara hukum positif nasional dan hukum Islam dalam konteks modernisasi regulasi.

A

Almed Hamzah

Faculty of Industrial Technology • Informatics

Almed Hamzah memiliki keahlian akademik yang berfokus pada pengembangan dan evaluasi model pembelajaran campuran (blended learning) di pendidikan tinggi, dengan penekanan kuat pada integrasi teknologi informasi untuk meningkatkan pengalaman belajar. Dalam lima tahun terakhir, risetnya secara konsisten menyelidiki efektivitas berbagai skenario asesmen dalam kursus campuran, seperti yang terlihat pada publikasi tahun 2024 yang membandingkan skenario asesmen berbeda menggunakan platform kuis bernama Quizitor. Ia juga meneliti peran notifikasi dalam memotivasi mahasiswa pemula di lingkungan dukungan pembelajaran campuran, serta pola adopsi ruang kelas daring di perguruan tinggi. Fokus mutakhirnya mencakup pemodelan pengetahuan mahasiswa dalam konteks campuran dan penyediaan akses seluler ke platform asesmen, yang menunjukkan pergeseran dari riset awal tentang sistem navigasi adaptif dan pembelajaran seluler menuju integrasi praktis teknologi asesmen dan motivasi dalam ekosistem pembelajaran campuran. Publikasi sebelumnya, seperti tentang flipped classroom dan faktor determinan pembelajaran seluler, memberikan landasan bagi penelitian terbarunya yang lebih terarah pada optimalisasi komponen asesmen dan dukungan mahasiswa dalam blended learning. Dengan demikian, keahlian Almed Hamzah kini berpusat pada perancangan, implementasi, dan evaluasi sistem pembelajaran campuran yang efektif, khususnya melalui platform asesmen digital dan strategi motivasi berbasis notifikasi.

A

Almira Budiyanto

Faculty of Industrial Technology • Electrical Engineering

Almira Budiyanto memiliki keahlian akademik yang berfokus pada sistem multi-agen dan pembelajaran mesin untuk robotika kooperatif, dengan pergeseran signifikan menuju algoritma pembelajaran cepat dalam lima tahun terakhir. Publikasi awalnya mencakup berbagai topik seperti Internet of Things (IoT) untuk monitoring kelembaban tanah dan smart home, kontrol drone berbasis gerakan tangan, serta sistem deteksi jantung dan mata, yang menunjukkan dasar yang kuat dalam sistem kontrol dan embedded systems. Namun, sejak 2022, risetnya terkonsentrasi pada pembelajaran cepat untuk transportasi kooperatif menggunakan robot multi-agen. Karya terbarunya, seperti "Accelerated Transfer Learning for Cooperative Transportation Formation Change via SDPA-MAPPO" (2024) dan "Fast Learning for Multi-Agent with Combination of Imitation Learning and Model-Based Learning for Formation Change of Transport Robots" (2024), menyoroti penggunaan deep reinforcement learning, imitation learning, dan model-based learning untuk mengatasi tantangan perubahan formasi dalam lingkungan dinamis. Metode Deep Dyna-Q juga diterapkan secara berulang untuk mempercepat siklus pembelajaran dan meningkatkan pencapaian formasi, sebagaimana terlihat pada publikasi 2022 dan 2023. Fokus mutakhirnya jelas pada pengembangan algoritma yang efisien dan adaptif untuk sistem multi-agen, meninggalkan topik IoT dan kontrol dasar sebelumnya. Objek kajiannya adalah robot transportasi otonom yang bekerja sama, dengan arah riset menuju integrasi perhatian skala dot-product (SDPA) dan optimasi kebijakan proksimal multi-agen (MAPPO) untuk meningkatkan kecepatan dan akurasi pembelajaran dalam tugas-tugas kooperatif yang kompleks.

A

Amalia Lestari Putri

Faculty of Law • Hukum S1 Internasional

Amalia Lestari Putri memiliki latar belakang akademik di bidang hukum dengan spesialisasi pada program Hukum S1 Internasional di Fakultas Hukum. Meskipun total publikasi yang tercatat hanya satu, yaitu sebuah kajian sosiopragmatik tentang interupsi yang dilakukan oleh karakter laki-laki dalam serial televisi New Girl: Season 2 yang diterbitkan pada tahun 2014, perlu dicatat bahwa karya ini tidak berada dalam koridor keilmuan hukum, melainkan lebih dekat dengan kajian linguistik dan analisis wacana. Dalam rentang lima tahun terakhir (2022–2026), tidak terdapat publikasi baru yang tercatat, sehingga tidak dapat diidentifikasi adanya pergeseran tema riset atau fokus mutakhir yang spesifik. Dengan demikian, keahlian akademik yang dapat disintesis dari data yang tersedia adalah bahwa Amalia Lestari Putri pernah menekuni analisis interaksi sosial dalam konteks media, khususnya melalui pendekatan sosiopragmatik untuk mengkaji pola interupsi dalam percakapan antarkarakter. Namun, karena tidak ada publikasi terbaru yang mendukung kelanjutan riset di bidang hukum atau bidang lain, ringkasan ini hanya dapat merujuk pada satu karya lama sebagai satu-satunya bukti kontribusi akademik yang terdokumentasi. Tidak ada bukti yang menunjukkan perkembangan atau perubahan arah riset dalam lima tahun terakhir.

A

Amarria Dila Sari

Faculty of Industrial Technology • Industrial Engineering

Keahlian akademik Amarria Dila Sari dalam lima tahun terakhir menunjukkan pergeseran signifikan dari fokus awal pada ergonomi, keselamatan kerja, dan lean manufacturing menuju integrasi teknologi digital, keberlanjutan, dan pemberdayaan usaha kecil menengah (UKM). Riset mutakhirnya menonjolkan penerapan strategi e-commerce dan digital marketing untuk meningkatkan produktivitas UKM, seperti pada sentra industri bambu dan pengrajin batik, serta pendampingan teknologi pengolahan susu dan tata kelola bisnis sebagai produk unggulan daerah. Kajiannya juga merambah ke bidang pendidikan dengan mengeksplorasi integrasi kurikulum bisnis tekstil halal dalam pembelajaran berbasis proyek dan pengembangan teknologi digital untuk mendukung pembelajaran bahasa pada anak tunarungu. Di sisi lain, minatnya pada faktor manusia dan perilaku konsumen tetap berlanjut melalui studi tentang pengaruh bias optimis dan pesimis terhadap tingkat stres menggunakan respons kulit galvanik, analisis beban kerja mental dengan metode NASA-TLX, serta pengaruh tempo musik terhadap perilaku konsumen di toko kelontong. Evaluasi kegunaan kemasan batik premium juga menjadi perhatian, menunjukkan kesinambungan dengan riset awal tentang desain dan pengujian kegunaan. Secara keseluruhan, arah riset terkini Amarria Dila Sari berpusat pada penerapan ilmu teknik industri untuk solusi praktis berbasis teknologi dan keberlanjutan, dengan penekanan kuat pada pemberdayaan UKM dan pengembangan sumber daya manusia.

A

Amin Suma

Faculty of Islamic Studies • Islamic Law

Keahlian akademik Amin Suma dalam lima tahun terakhir berfokus pada analisis kebijakan hukum Islam kontemporer di Indonesia, khususnya terkait regulasi jaminan produk halal dan undang-undang cipta kerja. Publikasi terbarunya pada 2022 mengkaji problematika filosofis, sosiologis, dan yuridis dari kedua undang-undang tersebut, serta menelaah kendala implementasi dan keberlanjutannya. Pergeseran tematik yang menonjol adalah dari kajian klasik tentang hukum waris, zakat, dan asuransi syariah menuju analisis kritis terhadap regulasi negara yang bersinggungan dengan prinsip syariah. Publikasi sebelumnya seperti kajian tentang reformasi hukum waris di Turki dan Tunisia, implementasi syariah di Aceh, serta sinergi fikih dan hukum zakat memberikan landasan bagi pemahaman konteks historis dan komparatif. Namun, fokus mutakhir Amin Suma jelas beralih pada evaluasi implementasi kebijakan publik yang bernuansa syariah dalam kerangka hukum positif Indonesia. Metode yang digunakan cenderung normatif-yuridis dengan pendekatan multidisipliner, menggabungkan analisis teks hukum, realitas sosial, dan prinsip-prinsip fikih. Objek kajiannya kini lebih terarah pada dinamika antara idealitas syariah dan faktualitas regulasi negara, terutama dalam aspek ekonomi dan keuangan syariah yang terintegrasi dengan sistem hukum nasional.

A

Aminuddin Anwar

Faculty of Business and Economics • Development Economics

Aminuddin Anwar memiliki keahlian akademik di bidang ekonomi pembangunan dengan fokus utama pada analisis faktor-faktor yang memengaruhi pembangunan manusia, pertumbuhan ekonomi regional, dan kemiskinan di Indonesia. Dalam lima tahun terakhir, risetnya menonjolkan kajian tentang indeks pembangunan manusia di Jawa Tengah dengan pendekatan regresi data panel, serta pengaruh perdagangan internasional terhadap pertumbuhan ekonomi di ASEAN. Ia juga meneliti ketergantungan fiskal daerah dan desentralisasi fiskal terhadap pertumbuhan ekonomi dan kemiskinan di Jawa Tengah dan Jawa Timur, menggunakan metode data panel. Publikasi terbaru lainnya mencakup analisis spasial kemiskinan regional di Jawa Tengah dan determinan pembangunan pertanian di Indonesia dengan pendekatan deret waktu. Secara keseluruhan, riset mutakhirnya menekankan pada integrasi faktor ekonomi dan sosial dalam pembangunan regional, dengan metode kuantitatif seperti regresi data panel dan analisis spasial. Pergeseran tematik terlihat dari fokus awal pada modal manusia dan konvergensi ekonomi di Pulau Jawa, yang kemudian berkembang menjadi kajian yang lebih spesifik tentang desentralisasi fiskal, ketergantungan fiskal, dan kemiskinan regional. Arah riset terkini menunjukkan konsistensi dalam penggunaan analisis spasial dan data panel untuk memahami dinamika pembangunan di tingkat provinsi dan kabupaten/kota di Indonesia.

A

Amir Mu'Allim

Faculty of Islamic Studies • Hukum Keluarga (Ahwal Syakhshiyah)

Amir Mu’allim mengembangkan keahlian akademik yang berfokus pada pembaruan metodologi hukum Islam kontemporer dan adaptasi dakwah di era digital. Dalam lima tahun terakhir, risetnya menonjolkan dua arah utama. Pertama, ia mengkaji ijtihad jama’i dengan pendekatan multidisiplin, interdisiplin, dan transdisiplin sebagai paradigma baru hukum Islam untuk merespons kompleksitas isu kekinian. Kedua, ia mengeksplorasi semiotika visual sebagai solusi penyampaian dakwah dan pengendalian akhlak diri melalui personal branding di era digital. Sebelumnya, risetnya berfokus pada hukum keluarga Islam, seperti reinterpretasi distribusi waris dalam masyarakat patrilineal dan bilateral, harmonisasi adat Minangkabau dengan Islam, serta pengelolaan wakaf dan ekonomi syariah. Pergeseran tematik terlihat dari fokus awal pada isu-isu peradilan agama, hak asasi manusia, dan maqasid syariah dalam regulasi lokal, menuju penekanan pada metodologi ijtihad kolektif dan komunikasi visual keagamaan. Publikasi lamanya tentang ijtihad ekonomi dan pengelolaan aset wakaf memberikan konteks kesinambungan dalam kajian hukum Islam terapan, namun riset mutakhirnya lebih menonjolkan inovasi pendekatan keilmuan dan adaptasi terhadap tantangan digital. Dengan demikian, keahlian Amir Mu’allim kini berpusat pada pengembangan kerangka ijtihad kontemporer dan strategi dakwah visual yang relevan dengan dinamika zaman.

Halaman 9 dari 97 · 1159 pakar