Direktori Pakar
Jelajahi dosen/peneliti, ringkasan keahlian, dan indikator publikasi.
Albani Musyafa'
Faculty of Civil Engineering and Planning • Civil Engineering
Albani Musyafa’ memiliki keahlian akademik yang berfokus pada manajemen konstruksi dan pengembangan hunian, dengan pergeseran riset mutakhir ke arah respons bencana dan sistem pendukung keputusan. Dalam lima tahun terakhir, publikasinya menonjolkan kajian desain Temporary Modular Shelter untuk bencana di Indonesia menggunakan Nvivo dan review literatur, serta pengembangan sistem pakar berbasis decision tree untuk mendukung keputusan desain hunian sementara pascagempa. Riset ini menunjukkan sintesis antara analisis karakteristik desain dan perencanaan berbasis data untuk kondisi darurat. Selain itu, ia meneliti efisiensi biaya proyek perumahan melalui penggunaan Instalasi Pengolahan Air Limbah komunal, perbandingan biaya dan waktu pada material ducting prefabrikasi, serta penerapan alat pelindung diri pada pembangunan rumah susun. Kajian perencanaan pengadaan rumah layak huni dalam deret waktu untuk menyeimbangkan pasokan-permintaan dan pengembangan model penyediaan rumah di Indonesia menegaskan kesinambungan dengan riset sebelumnya tentang prediksi biaya dan kompetensi tenaga konstruksi. Publikasi lama yang membahas sisa material, cetakan spasi, dan kepuasan pemangku kepentingan menjadi dasar bagi fokus mutakhir pada efisiensi, keselamatan, dan sistem adaptif. Secara keseluruhan, arah riset Albani Musyafa’ kini bertumpu pada integrasi teknologi informasi dan manajemen konstruksi untuk menciptakan solusi hunian yang responsif terhadap bencana dan kebutuhan permukiman berkelanjutan di Indonesia.
Albari
Faculty of Business and Economics • Management
Albari memiliki keahlian akademik di bidang pemasaran dan perilaku konsumen, dengan fokus riset mutakhir pada kualitas layanan, loyalitas pelanggan, dan niat pembelian ulang di era digital. Dalam lima tahun terakhir, publikasinya menonjolkan pengembangan model pengukuran kualitas layanan rumah sakit di Indonesia serta peran persepsi nilai dalam live streaming terhadap kepercayaan dan niat pembelian ulang. Kajiannya juga mencakup pengaruh norma subjektif dan religiusitas pada niat beli produk halal, pola pembelian atribut produk label privat pada Generasi X dan Z, serta dampak kualitas layanan TikTok Shop terhadap loyalitas konsumen melalui kepuasan dan kepercayaan. Selain itu, ia meneliti kualitas interaksi, lingkungan fisik, dan praktik ramah lingkungan terhadap kepribadian dan reputasi merek dengan pengalaman pelanggan sebagai variabel mediasi. Riset sebelumnya yang menekankan kualitas jasa, kepuasan, dan loyalitas konsumen menjadi landasan bagi pergeseran fokusnya ke konteks pemasaran digital, e-commerce, dan platform media sosial seperti Instagram dan Shopee. Publikasi terbaru juga menyoroti strategi pemasaran hasil hutan non-kayu ke pasar internasional serta pengaruh keamanan, efektivitas, dan kemudahan layanan mobile banking. Secara keseluruhan, arah riset Albari berpusat pada pemahaman faktor-faktor yang membentuk kepercayaan, kepuasan, dan loyalitas konsumen dalam lingkungan pemasaran kontemporer yang sarat teknologi.
Albari
Faculty of Business and Economics • Management
Albari memiliki keahlian akademik di bidang pemasaran dan perilaku konsumen, dengan fokus riset mutakhir pada dinamika pemasaran digital dan loyalitas pelanggan. Dalam lima tahun terakhir, publikasinya secara dominan mengkaji faktor-faktor yang memengaruhi niat beli dan loyalitas di platform e-commerce dan media sosial, seperti peran live streaming dalam membentuk kepercayaan dan niat beli ulang, kualitas layanan TikTok Shop, serta pengaruh electronic word of mouth dan citra merek terhadap keputusan pembelian. Ia juga meneliti segmen konsumen spesifik, termasuk pola pembelian produk label privat pada Generasi X dan Z, serta pengaruh norma subjektif dan religiusitas terhadap niat beli produk halal. Metode penelitian yang digunakan umumnya kuantitatif dengan analisis Structural Equation Modeling untuk menguji hubungan antar variabel seperti kualitas layanan, persepsi harga, kepuasan, dan loyalitas. Objek kajiannya meliputi sektor ritel modern, layanan kesehatan, perbankan digital, dan produk konsumen. Pergeseran tematik terlihat dari riset awal yang berfokus pada kualitas jasa dan keadilan layanan, menuju kajian yang lebih terintegrasi dengan teknologi digital dan nilai-nilai konsumen kontemporer, seperti praktik ramah lingkungan dan pengalaman pelanggan sebagai variabel mediasi.
Alfredha Shinta Putri
Faculty of Social and Cultural Sciences • International Relations
Alfredha Shinta Putri memiliki keahlian akademik yang berfokus pada peran aktor non-negara, advokasi, dan respons kemanusiaan dalam politik global, dengan penekanan kuat pada isu-isu kontemporer dalam lima tahun terakhir. Riset mutakhirnya secara dominan menyoroti krisis kemanusiaan di Gaza sejak 2023, seperti terlihat pada kajiannya tentang respons Muslim Indonesia melalui organisasi seperti Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah, serta perbandingan antara kosmopolitanisme publik dan nasionalisme negara dalam menyikapi genosida tersebut. Selain itu, ia meneliti advokasi lingkungan melalui kampanye Greenpeace untuk mengatasi polusi udara di Afrika, serta strategi Malala Fund dalam memperjuangkan hak pendidikan perempuan di Pakistan. Kajiannya juga mencakup analisis bantuan pembangunan resmi Kanada untuk mengurangi kemiskinan dan memperkuat hak asasi manusia di negara berkembang dan Afrika. Secara keseluruhan, fokus risetnya bergeser dari isu normatif dan diplomasi pada publikasi lama, seperti upaya ICBL melarang ranjau darat dan diplomasi bersih Qatar, menuju kajian yang lebih spesifik tentang respons aktor domestik dan internasional terhadap krisis kemanusiaan dan lingkungan mutakhir. Metode yang digunakan umumnya kualitatif dengan pendekatan studi kasus, menekankan peran organisasi masyarakat sipil dan lembaga internasional dalam advokasi kebijakan.
Al Furqan Iskandar Putra
Faculty of Social and Cultural Sciences • International Relations
Al Furqan Iskandar Putra memiliki keahlian akademik di bidang Hubungan Internasional dengan fokus mutakhir pada pergeseran kekuatan ekonomi global dan peran negara berkembang. Publikasi terbarunya pada tahun 2025, berjudul "Global Economic Power Shift: The Role Of Developing Countries On The World Stage," menjadi sinyal utama yang menonjolkan arah risetnya saat ini. Karya ini menganalisis faktor-faktor pendorong kemajuan negara berkembang seperti China serta dampaknya terhadap dinamika hubungan ekonomi antarnegara, menunjukkan perhatian pada transformasi tatanan ekonomi dunia dan kontribusi aktor non-tradisional. Sementara itu, publikasi lamanya dari tahun 2009, "The effect of uncertainty in the excitation on the input power to a structure," memberikan konteks kesinambungan bahwa ia memiliki latar belakang interdisipliner yang kuat, khususnya dalam analisis ketidakpastian dan dampaknya terhadap sistem—sebuah pendekatan yang mungkin diterjemahkan ke dalam kajian hubungan internasional kontemporer. Dengan demikian, terjadi pergeseran tema riset yang jelas dari analisis teknis-fisik menuju kajian ekonomi politik global, dengan fokus mutakhir pada peran strategis negara berkembang dalam membentuk ulang peta kekuatan ekonomi dunia. Keahliannya kini terpusat pada sintesis antara faktor struktural dan agensi negara berkembang dalam konteks globalisasi yang berubah.
Al Hasin
Faculty of Business and Economics • Management
Al Hasin memiliki rekam jejak riset yang panjang dan beragam, dimulai dari kajian gizi ibu dan anak pada tahun 1996, kemudian beralih ke adopsi teknologi Electronic Benefits Transfer (EBT) di pasar petani pada periode 2013–2018, serta studi tentang hambatan aktivitas fisik pada pekerja maritim. Namun, fokus mutakhir risetnya dalam lima tahun terakhir menunjukkan pergeseran signifikan ke arah manajemen rantai pasok digital dan kesejahteraan hewan dalam industri pangan. Publikasi tahun 2025 mengkaji pengaruh rantai pasok digital terhadap kinerja operasional industri makanan dan minuman di DKI Jakarta, dengan metode survei kuantitatif pada 225 perusahaan. Sementara itu, studi tahun 2022 meneliti efek sedasi sebelum penyembelihan terhadap kualitas sensoris ikan trout pelangi budidaya serta respons konsumen terhadap kesejahteraan hewan. Kedua riset ini menandai pergeseran tematik dari adopsi teknologi sosial-ekonomi di pasar tradisional menuju isu-isu teknis dan etis dalam rantai pasok pangan modern. Objek kajiannya kini berfokus pada sektor industri pangan skala besar dan akuakultur, dengan metode yang menggabungkan survei lapangan dan eksperimen laboratorium. Arah riset mutakhir Al Hasin menekankan pada optimalisasi operasional melalui digitalisasi dan praktik berkelanjutan yang responsif terhadap tuntutan konsumen, meninggalkan fokus lamanya pada kebijakan publik dan gizi komunitas.
Al Hasin
Faculty of Business and Economics • Management
Al Hasin memiliki keahlian akademik yang berfokus pada manajemen rantai pasok digital dan dampaknya terhadap kinerja operasional, khususnya di industri makanan dan minuman di DKI Jakarta, sebagaimana ditunjukkan dalam publikasi terbarunya tahun 2025. Riset ini menyoroti pergeseran signifikan dari kajian sebelumnya yang berkisar pada adopsi teknologi Electronic Benefits Transfer (EBT) di pasar petani Midwest Amerika Serikat pada periode 2013-2018, serta studi tentang hambatan konsumsi pangan sehat pada remaja berpendapatan rendah pada 2009. Publikasi tahun 2022 tentang sedasi prasembelih pada ikan rainbow trout yang mempertahankan kualitas sensoris dan menjawab kekhawatiran kesejahteraan hewan menunjukkan perluasan minat riset ke aspek keberlanjutan dan etika dalam rantai pasok pangan. Secara keseluruhan, fokus mutakhir Al Hasin terletak pada integrasi teknologi digital dalam manajemen rantai pasok untuk meningkatkan efisiensi operasional, dengan objek kajian yang beralih dari konteks pasar petani skala kecil ke industri makanan dan minuman perkotaan. Metode riset yang digunakan cenderung kuantitatif dengan survei, sementara arah riset ke depan tampaknya mengarah pada optimalisasi rantai pasok yang responsif terhadap tuntutan konsumen dan kesejahteraan hewan.
Alif Lukmanul Hakim
Faculty of Industrial Technology • Industrial Engineering
Alif Lukmanul Hakim, dosen di Fakultas Teknologi Industri Jurusan Teknik Industri, menunjukkan pergeseran fokus riset yang signifikan dalam lima tahun terakhir dari kajian kearifan lokal dan toleransi beragama menuju integrasi etika, kewirausahaan, dan pendidikan karakter dalam konteks global. Publikasi terbarunya pada 2024-2025 secara konsisten menyoroti pengembangan industri ekonomi kreatif berbasis etika dan kewirausahaan yang berdaya saing global, seperti terlihat pada kajian tentang batik modern. Risetnya juga memperdalam peran etika dalam pengambilan keputusan bisnis di era globalisasi ekonomi serta internalisasi karakter bangsa melalui pendidikan Pancasila di perguruan tinggi pada era BANI. Selain itu, ia mengeksplorasi pendidikan multikultural melalui busana tradisional Jawa dan konsep pendidikan multikultural secara umum, serta mengkaji peran pendidikan karakter dan pendidikan Islam dalam membangun humanisme dan religiusitas. Kajian tentang hukuman tanpa kesalahan dalam pelanggaran lingkungan dan kewarganegaraan digital melengkapi spektrum risetnya. Sementara publikasi sebelumnya pada 2017-2021 lebih banyak membahas kearifan lokal, toleransi beragama, dan filsafat seni kaligrafi, fokus mutakhir Alif jelas tertuju pada persinggungan antara etika bisnis, pendidikan karakter, dan ekonomi kreatif dalam kerangka global, dengan metode kualitatif dan studi pustaka yang dominan.
Ali Mahmud Ashshiddiqi . M.A
Faculty of Psychology • Psychology
Ali Mahmud Ashshiddiqi, M.A., mengembangkan keahlian akademik yang berfokus pada psikologi industri dan organisasi serta psikologi pendidikan, dengan pergeseran signifikan ke arah riset kontemporer dalam lima tahun terakhir. Publikasi terbarunya menonjolkan kajian tentang perilaku konsumen dan dinamika kerja digital, seperti terlihat pada studi tahun 2025 yang menelaah strategi linguistik dan niat beli dalam konteks platform digital serta efek budaya, menggunakan kerangka PRISMA-SCR. Riset tahun 2024 memperkuat fokus ini dengan menyelidiki hubungan efektivitas teleworking terhadap kinerja karyawan toko daring, menyoroti adaptasi psikologis dalam lingkungan kerja berbasis teknologi. Sebelumnya, pada 2023 dan 2022, ia meneliti korelasi antara efikasi diri dan resiliensi pada mahasiswa yang mengerjakan skripsi, serta hubungan kepuasan kerja dengan kinerja guru di sekolah luar biasa, yang menunjukkan minat berkelanjutan pada variabel psikologis individual dalam konteks pendidikan dan organisasi. Publikasi lamanya, seperti telaah filosofis fitrah manusia dalam Islam (2021) dan model epistemologi personal (2017), memberikan landasan konseptual tentang keyakinan dan refleksi, namun riset mutakhirnya secara jelas beralih ke pendekatan kuantitatif dan tinjauan sistematis yang menekankan pada faktor linguistik, platform digital, dan teleworking. Dengan demikian, keahliannya kini berpusat pada psikologi terapan di era digital, khususnya pengaruh komunikasi dan teknologi terhadap kinerja serta niat beli.
Ali Minanto
Faculty of Social and Cultural Sciences • Communication Science
Ali Minanto, dosen Ilmu Komunikasi, menunjukkan pergeseran riset yang signifikan dari kajian ruang, memori kolektif, dan literasi media menuju isu kebijakan publik dan respons sosial. Publikasi terbarunya pada 2022, "Respon Ulama dan Dokter terhadap Hukuman Kebiri Kimia Bagi Pelaku Pedofilia," menjadi penanda fokus mutakhir yang mengkaji bagaimana dua kelompok otoritatif—ulama dan dokter—merespons pasal hukuman kebiri kimia dalam Undang-Undang Perlindungan Anak. Riset ini menyoroti pertemuan antara hukum, etika profesi, dan nilai keagamaan dalam konteks perlindungan anak di Indonesia. Sebelumnya, Minanto banyak mengeksplorasi produksi dan konsumsi ruang sosial, seperti dalam "KOTA, RUANG, DAN POLITIK KESEHARIAN" (2018) yang membahas ruang bersenang-senang di Yogyakarta, serta literasi bencana dan kewarganegaraan transformatif di sekolah Gunung Merapi (2018). Ia juga meneliti street art sebagai media literasi politik, seperti dalam "Street Art as Political Media Literacy" (2016) dan "Dinding dan Wajah Petani" (2017), serta iklan politik di ruang publik (2015). Karya lamanya tentang disiplin pengetahuan geografis di Hindia Belanda (2019) dan batik sebagai memori kolektif (2019) menunjukkan minat awal pada representasi visual dan spasial. Secara keseluruhan, arah riset mutakhir Minanto bergeser dari analisis ruang dan media menuju isu kebijakan kontemporer, dengan metode yang tetap mengedepankan respons aktor sosial terhadap regulasi negara.
Alinda Fitrotun Nisya
Faculty of Industrial Technology • Chemical Engineering
Alinda Fitrotun Nisya memiliki keahlian akademik yang berfokus pada pengembangan teknologi ekstraksi senyawa bernilai tinggi dari mikroalga, dengan penekanan kuat pada riset lima tahun terakhir. Publikasi awalnya pada tahun 2020 mengkaji produksi biodiesel dari mikroalga di Indonesia melalui perbandingan teknologi ekstraksi minyak, yang menjadi landasan bagi penelitian selanjutnya. Dalam periode 2022–2026, fokus risetnya bergeser secara signifikan ke arah ekstraksi berbantuan ultrasonik (ultrasound-assisted extraction) untuk mengoptimalkan perolehan pigmen bioaktif dan minyak alga. Karya terbarunya pada tahun 2025 menonjolkan ekstraksi fikosianin dari Spirulina platensis menggunakan buffer natrium fosfat, dengan pemodelan fenomena perpindahan massa dan uji stabilitas yang divalidasi secara matematis. Ia juga melakukan analisis bibliometrik untuk memetakan tren riset produksi fukosantin dari mikroalga, menunjukkan minat pada senyawa dengan sifat antioksidan dan anti-inflamasi. Selain itu, risetnya mencakup daur ulang limbah papan gipsum menjadi plester, serta pirolisis Sargassum sp. untuk produksi bio-oil dengan mengkaji pengaruh tegangan, ukuran partikel, dan suhu. Metode flokulasi pati kationik untuk pemanenan Chlorella sp. secara hemat biaya juga diteliti sebagai bagian dari rantai produksi biodiesel. Secara keseluruhan, keahliannya berpusat pada rekayasa proses ekstraksi dan pemodelan perpindahan massa, dengan objek kajian utama mikroalga dan limbah biomassa, serta arah riset mutakhir yang menekankan pada valorisasi senyawa bioaktif dan energi terbarukan.
Ali Parkhan
Faculty of Industrial Technology • Industrial Engineering
Ali Parkhan, dosen Teknik Industri di Fakultas Teknologi Industri, memiliki keahlian riset yang berfokus pada optimalisasi kualitas dan produktivitas di sektor manufaktur, dengan penekanan kuat pada industri tekstil dan kerajinan lokal. Dalam lima tahun terakhir, risetnya secara konsisten menerapkan metode multirespon Taguchi dan TOPSIS untuk mendesain kualitas optimal, seperti pada pewarna alami batik dari pinang, kualitas mekanis benang dan kain tenun, serta produk pangan berbasis singkong. Pergeseran tematik terlihat dari meningkatnya perhatian pada efisiensi tenaga kerja dan logistik, sebagaimana ditunjukkan oleh analisis Overall Labor Effectiveness (OLE) pada perakitan piano untuk meningkatkan produktivitas, serta perbaikan Vehicle Routing Problem untuk mengoptimalkan jarak dan biaya distribusi. Selain itu, ia juga menggarap pengendalian persediaan dengan sistem review periodik dan kontinu pada konteks probabilistik, seperti pada obat rumah sakit dan bahan baku industri. Riset sebelumnya yang menggunakan pendekatan serupa pada produk yogurt, tembikar, dan kabel listrik memberikan landasan kesinambungan metodologis. Secara keseluruhan, fokus mutakhir riset Ali Parkhan adalah pada integrasi teknik optimasi multirespon dan pengambilan keputusan multi-kriteria untuk meningkatkan efektivitas proses produksi, pengendalian kualitas, dan efisiensi rantai pasok, khususnya pada industri kecil dan menengah serta sektor manufaktur padat karya.
