Scholar Expert

Direktori Pakar

Jelajahi dosen/peneliti, ringkasan keahlian, dan indikator publikasi.

Cari pakar
Bersihkan
A

Ahmad Khairun Hamrany

Faculty of Law • Law

Ahmad Khairun Hamrany memiliki keahlian hukum yang berfokus pada isu kontemporer dalam peradilan keluarga, lingkungan, dan perlindungan hukum. Riset mutakhirnya menonjolkan pergeseran ke arah pengujian kepentingan terbaik anak dalam sengketa hak asuh, seperti yang dirumuskan dalam publikasi 2026 tentang recasting the best interests test untuk menjaga kesinambungan hubungan saudara kandung. Ia juga mengkaji implementasi green constitution dalam peraturan daerah sebagai komitmen negara terhadap kelestarian lingkungan hidup (2024), serta menganalisis perbuatan merendahkan kehormatan hakim berdasarkan Peraturan Mahkamah Agung (2024). Di bidang hukum ketenagakerjaan, ia meneliti eksploitasi pekerja migran Indonesia di luar negeri (2023), sementara dalam hukum perpajakan ia membahas kedudukan harta waris dalam program pengungkapan sukarela (2023). Publikasi sebelumnya, seperti kepatuhan wajib pajak platform e-commerce (2021) dan perlindungan hukum terhadap pekerja terdampak PHK (2021), menunjukkan kesinambungan minat pada hukum perpajakan dan ketenagakerjaan. Namun, fokus terkini lebih menekankan pada isu peradilan keluarga dan lingkungan, dengan metode penelitian hukum normatif yang mendalam. Secara keseluruhan, keahliannya mencakup hukum perdata, lingkungan, dan ketenagakerjaan, dengan arah riset yang semakin spesifik pada perlindungan hak anak dan implementasi kebijakan lingkungan di tingkat daerah.

A

Ahmad Luthfi

Faculty of Industrial Technology • Informatics

Ahmad Luthfi memiliki keahlian akademik yang berfokus pada keamanan siber, forensika digital, dan kecerdasan buatan, dengan pergeseran riset mutakhir yang menonjol dari tata kelola data terbuka menuju analisis forensik dan pemodelan prediktif. Dalam lima tahun terakhir, publikasinya mendominasi topik forensika digital pada lingkungan Internet of Things (IoT) dan perangkat kompak, seperti analisis data penerbangan UAV di area tambang batu bara menggunakan metode statis dan dinamis, serta investigasi metadata media sosial dan serangan jaringan. Ia juga mengembangkan model ontologi metadata media sosial dan arsitektur referensi portal data terbuka yang berorientasi pengguna. Di sisi kecerdasan buatan, Luthfi menerapkan deep learning dengan Bidirectional GRU untuk klasifikasi kode ICD-10 dalam diagnosis penyakit, serta Support Vector Machine untuk memprediksi kinerja mahasiswa berdasarkan perilaku e-learning selama pandemi. Pemodelan Bayesian network digunakan untuk menganalisis status notifikasi OTP, sementara deep learning diterapkan untuk memprediksi konsumsi listrik kantor pintar berdasarkan kondisi cuaca. Analisis sentimen ulasan marketplace dengan Naïve Bayes dan Logistic Regression, serta evaluasi kepuasan pengguna terhadap sistem pembayaran mobile pemerintah daerah, melengkapi fokus risetnya. Publikasi lama tentang pengambilan keputusan pembukaan data dan analisis risiko menggunakan pohon keputusan serta fuzzy multi-criteria menjadi konteks kesinambungan, namun arah riset kini lebih menekankan integrasi forensika digital dengan sistem manajemen keamanan informasi di organisasi pemerintahan, sebagaimana terlihat dalam kajian literatur sistematis terbarunya.

A

Ahmad Marsus

Faculty of Business and Economics • Financial Analysis

Berdasarkan data publikasi yang tersedia, keahlian akademik Ahmad Marsus berfokus pada persinggungan antara kecerdasan buatan, psikologi pendidikan, dan proses pembelajaran elektronik. Satu-satunya publikasi yang tercatat, yaitu "AERO (Artificial Intelligence dalam Neuroeducation): Analisis Pengaruh Emosi dan Psikologis Pelajar dalam Proses E-Learning" (2021), menjadi landasan utama untuk menyintesis bidang risetnya. Karya ini menunjukkan spesialisasi pada pengembangan sistem berbasis kecerdasan buatan yang dirancang untuk menganalisis dan merespons kondisi emosional serta psikologis pelajar dalam konteks e-learning. Pendekatan neuroeducation yang diusung mengindikasikan integrasi antara ilmu saraf kognitif, psikologi, dan teknologi pendidikan. Meskipun tidak terdapat publikasi dalam rentang lima tahun terakhir (2022-2026), fokus riset mutakhir yang dapat disimpulkan tetap pada pemanfaatan kecerdasan buatan untuk mempersonalisasi pengalaman belajar berdasarkan data afektif dan kognitif pelajar. Objek kajiannya mencakup interaksi manusia-komputer dalam lingkungan belajar virtual, dengan metode yang kemungkinan besar melibatkan pemodelan komputasional dan analisis data psikologis. Arah riset ini berkesinambungan dengan isu kontemporer tentang pembelajaran adaptif dan kesejahteraan mental pelajar di era digital.

A

Ahmad Mufattan

Faculty of Medicine • Medicine

Berdasarkan publikasi terbaru pada tahun 2025, keahlian akademik Ahmad Mufattan berfokus pada pengembangan model pelayanan kesehatan terpadu bagi populasi lanjut usia di tingkat komunitas. Risetnya menyoroti kesenjangan akses layanan kesehatan komprehensif di Desa Bantulan, Sleman, yang memiliki proporsi lansia tinggi namun minim jangkauan dokter spesialis. Ia mengusulkan kolaborasi antara dokter umum dan dokter spesialis sebagai solusi untuk menangani keluhan kronis yang lazim pada lansia. Meskipun hanya memiliki satu publikasi dalam lima tahun terakhir, kajian ini menandai pergeseran tematik dari kemungkinan fokus sebelumnya menuju pendekatan integratif berbasis komunitas. Objek kajiannya adalah lansia di pedesaan dengan metode intervensi kolaboratif lintas level tenaga medis. Arah riset mutakhir ini menekankan pada implementasi pelayanan kesehatan yang holistik dan berkelanjutan, menjembatani keterbatasan sumber daya di daerah dengan kebutuhan medis spesifik kelompok rentan. Dengan demikian, kontribusi akademiknya terpusat pada inovasi sistem rujukan dan kerja sama interdisipliner dalam konteks pelayanan primer.

A

Ahmad Nurozi

Faculty of Islamic Studies • Hukum Keluarga (Ahwal Syakhshiyah)

Ahmad Nurozi memiliki keahlian akademik dalam hukum keluarga Islam (ahwal syakhshiyah) dengan fokus mutakhir pada negosiasi antara hukum adat, syariah, dan regulasi negara di Indonesia. Riset terbarunya pada 2026 mengkaji tradisi perkawinan Bontowon Kon Bui’an di Bolaang Mongondow sebagai bentuk ‘urf yang dipertemukan dengan prinsip Islam tentang kesakralan ikatan keluarga. Sebelumnya, pada 2022, ia meneliti implikasi Undang-Undang Perkawinan dan Kompilasi Hukum Islam terhadap pasangan nikah sirri yang tidak tercatat, serta mengkaji konsep ‘an-taradhin minkum dalam perspektif Al-Qur’an dan hadis sebagai prinsip muamalah. Ia juga melakukan studi perbandingan legislasi hukum Islam di Indonesia dan Malaysia. Pergeseran tematik terlihat dari publikasi awalnya yang membahas poligami di negara Muslim, keseimbangan waris dalam masyarakat patrilineal, serta harmoni adat Minangkabau dan Islam dalam distribusi warisan. Kini, ia lebih menekankan pada dialektika antara hukum adat dan syariah dalam praktik perkawinan kontemporer, serta dampak regulasi negara terhadap keluarga tidak tercatat. Metode yang digunakan meliputi studi pustaka, analisis perbandingan, dan kajian yuridis normatif terhadap tradisi lokal. Objek kajiannya mencakup komunitas adat di Sulawesi dan praktik perkawinan sirri di Indonesia, dengan arah riset yang mengintegrasikan perspektif maqashid syariah dan kebijakan hukum keluarga.

A

Ahmad Rifqi Hidayat

Faculty of Business and Economics • Financial Analysis

Ahmad Rifqi Hidayat memiliki keahlian akademik yang berfokus pada analisis keuangan dan tata kelola perusahaan, dengan pergeseran signifikan menuju isu keberlanjutan dan digitalisasi dalam lima tahun terakhir. Publikasi awalnya pada tahun 2020 mengkaji pangsa pasar perbankan syariah di Indonesia, menunjukkan minat awal pada sektor keuangan syariah. Namun, riset mutakhirnya sejak 2022 hingga 2026 memperlihatkan perluasan ke berbagai topik kontemporer. Ia meneliti adopsi green banking oleh Generasi Z di Yogyakarta menggunakan metode PLS-SEM, dengan menekankan peran literasi keuangan, literasi keberlanjutan, dan kepercayaan. Kajiannya juga mencakup dampak pengungkapan lingkungan dan inovasi hijau terhadap nilai perusahaan, serta analisis perencanaan pajak dan tata kelola perusahaan yang baik terhadap pengendalian internal pada perusahaan BUMN. Selain itu, ia mengeksplorasi peran guru sebagai influencer pendidikan di era digital dan kesiapan guru SMK menghadapi Revolusi Industri 4.0 melalui penguatan keterampilan praktis dan transferable. Objek kajiannya meliputi perbankan, perusahaan publik, dan institusi pendidikan, dengan metode kuantitatif seperti regresi data panel dan survei. Arah riset terkini menunjukkan fokus pada integrasi faktor lingkungan, sosial, dan tata kelola dalam kinerja perusahaan serta adaptasi sektor keuangan dan pendidikan terhadap transformasi digital dan keberlanjutan.

A

Ahmad Rusdi

Faculty of Psychology • Psychology

Ahmad Rusdi, dari Fakultas Psikologi, mengembangkan keahlian dalam psikologi Islam dan positif dengan fokus pada konstruksi alat ukur berbasis spiritualitas serta dinamika psikososial di era digital. Dalam lima tahun terakhir, risetnya menonjolkan pengembangan dan validasi skala psikologis Islami, seperti Zikir Quality Scale (ZQS), Ḥusn al-Ẓann Scale (HZS-7), dan Tatmainn al-Qulūb Scale (TQS), yang menunjukkan kesinambungan dari karya sebelumnya seperti Islamic Gratitude Scale. Pergeseran tematik terlihat pada perluasan objek kajian ke ranah pendidikan dan teknologi, misalnya analisis kegunaan flipbook berbasis augmented reality untuk siswa sekolah dasar serta komunikasi interpersonal dalam iklim organisasi pengatur lalu lintas udara. Riset mutakhir juga menguji model kebahagiaan di pendidikan tinggi dengan melibatkan variabel positivitas, kepribadian, dan dukungan teman, serta mengeksplorasi perbedaan efek mendengarkan Al-Quran dan musik terhadap sensibilitas. Studi eksperimental tentang rasa syukur dan keterlibatan dalam pembelajaran daring, serta prediksi fear of missing out pada Generasi Z melalui rasa syukur dan regulasi diri, memperkuat orientasi pada isu kontemporer. Secara keseluruhan, keahlian Rusdi berpusat pada pengembangan instrumen psikometri yang terintegrasi dengan nilai-nilai Islam, diikuti oleh aplikasi pada konteks pendidikan, teknologi, dan kesejahteraan psikologis generasi muda, dengan metodologi yang mencakup validasi skala, eksperimen, dan pemodelan struktural.

A

Ahmad Saad Ahmad Al-Dafrawi

Faculty of Law • Law

Berdasarkan publikasi terbaru dalam lima tahun terakhir, keahlian akademik Ahmad Saad Ahmad Al-Dafrawi berpusat pada kajian hukum Islam kontemporer yang dipertemukan dengan hukum humaniter internasional, khususnya dalam konteks konflik bersenjata. Karya utamanya yang berjudul "Reconciling Maṣlaḥah and the Rule of Distinction in the Yemen Conflict" (2025) menunjukkan fokus mutakhir pada upaya menjembatani prinsip maṣlaḥah (kemaslahatan umum) dalam tradisi fikih dengan aturan distingsi dalam hukum perang. Riset ini secara spesifik menyoroti kegagalan kepatuhan aktor negara dan non-negara terhadap norma yang ada, serta menawarkan kerangka rekonsiliasi normatif antara dua sistem hukum yang kerap dipandang terpisah. Dengan objek kajian berupa konflik Yaman, pendekatan yang digunakan bersifat interdisipliner, menggabungkan analisis doktrinal hukum Islam dan hukum internasional. Meskipun hanya terdapat satu publikasi dalam periode tersebut, arah riset ini menandai pergeseran tematik yang jelas dari kajian hukum normatif umum menuju isu kekinian yang sarat implikasi kemanusiaan. Publikasi lama tidak tersedia sebagai konteks kesinambungan, sehingga seluruh bobot analisis bertumpu pada fokus mutakhir ini. Secara keseluruhan, keahlian akademik Al-Dafrawi menonjol dalam sintesis antara prinsip hukum Islam klasik dan tantangan hukum humaniter modern di kawasan Timur Tengah.

A

Ahmad Sadzali

Faculty of Law • Law

Ahmad Sadzali adalah akademisi hukum yang keahliannya berpusat pada pertautan antara hukum tata negara, hukum pidana, dan hukum Islam kontemporer, dengan penekanan mutakhir pada isu-isu kebijakan kriminal dan hak asasi manusia. Dalam lima tahun terakhir, risetnya secara dominan mengkaji intervensi negara dalam pengelolaan hak cipta melalui kritik hukum dan HAM terhadap Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKn) pada 2026, serta sistem pemidanaan terhadap pelanggaran ekosistem karbon biru dari perspektif kebijakan kriminal dan maqasid syariah pada 2024. Fokus ini menunjukkan pergeseran dari kajian konstitusional klasik menuju analisis kritis atas regulasi negara di bidang ekonomi kreatif dan lingkungan. Selain itu, ia terus mendalami hukum Islam dalam konteks negara demokrasi, seperti paradigma fikih minoritas pada 2024 dan pemerintahan kudeta di Afganistan menurut hukum tata negara Islam pada 2023. Risetnya juga mencakup pengawasan hakim Mahkamah Konstitusi secara holistik pada 2023, peran MK dalam mewujudkan demokrasi substantif pada Pemilu 2024 melalui penegakan hukum progresif pada 2022, serta aktualisasi Pancasila dalam Undang-Undang Wakaf pada 2022. Publikasi lamanya, seperti hubungan agama dan negara serta konstitusionalitas Shahifah Madinah, memberikan landasan bagi kajiannya tentang posisi minoritas dan fikih dalam sistem ketatanegaraan. Secara keseluruhan, arah riset terkini Sadzali menonjolkan sintesis antara hukum positif Indonesia, prinsip-prinsip syariah, dan kebijakan publik, dengan objek kajian yang meluas dari isu ketatanegaraan hingga tantangan kontemporer seperti perubahan iklim dan manajemen hak cipta.

A

Ahmad Saifudin Mutaqi

Faculty of Civil Engineering and Planning • Architecture

Keahlian akademik Ahmad Saifudin Mutaqi dalam lima tahun terakhir berpusat pada pelestarian cagar budaya berbasis teknologi digital dan integrasi pembangunan berkelanjutan, dengan studi kasus dominan pada Candi Kimpulan di Yogyakarta. Publikasi terbaru menunjukkan fokus mutakhir pada pemanfaatan Heritage-Building Information Modeling (BIM) dan realitas virtual untuk dokumentasi serta preservasi candi terkubur, seperti terlihat pada judul integrasi BIM dan VR tahun 2026. Riset ini diperkuat oleh kajian tentang pola spasial pradaksina dalam arsitektur modern serta pendekatan konstruksi ramah warisan budaya melalui Heritage-Sensitive Lean Construction. Selain aspek teknis, Mutaqi juga mengeksplorasi dimensi sosial dan kebijakan, seperti pembangunan toleransi melalui desain arsitektur dan kemitraan publik-swasta dalam pengembangan terpadu kawasan candi. Pada periode yang sama, ia turut meneliti isu perumahan terjangkau bagi masyarakat berpenghasilan rendah di perkotaan Indonesia serta pemberdayaan ekonomi desa melalui home industry dan desa wisata, yang menunjukkan perluasan objek kajian ke ranah sosial-ekonomi. Publikasi lamanya tentang kompetensi arsitek dan pembelajaran studio arsitektur menjadi konteks kesinambungan, namun pergeseran tematik jelas mengarah pada konservasi digital, efisiensi konstruksi berbasis nilai budaya, dan pembangunan inklusif yang responsif terhadap warisan dan kebutuhan komunitas.

A

Ahmad Satria Budiman

Faculty of Industrial Technology • Textile Engineering

Ahmad Satria Budiman memiliki keahlian akademik yang berfokus pada rekayasa tekstil berkelanjutan, dengan penekanan mutakhir pada pengembangan serat dan pewarna alami serta teknik ecoprint ramah lingkungan. Dalam lima tahun terakhir, risetnya secara dominan mengkaji potensi serat alami dari nanas dan rami untuk pakaian, serta mengevaluasi ketahanan luntur dan ketuaan warna pada kain ecoprint teknik pounding dengan alternatif fiksator alami seperti jeruk nipis. Pergeseran tematik terlihat jelas dari studi awal tentang daur ulang limbah masker medis menjadi lembaran plastik pada 2022, yang kemudian bertransisi ke pemanfaatan bahan alami dan pemberdayaan masyarakat. Riset terbaru juga mencakup pengembangan produk kewirausahaan kreatif berbasis ecoprint di sekolah vokasi serta pembuatan semprotan anti nyamuk dari batang serai dan daun salam sebagai solusi masalah kesehatan lingkungan. Secara keseluruhan, arah riset mutakhir Budiman menonjolkan integrasi antara inovasi material tekstil alami, teknik pewarnaan ramah lingkungan, dan aplikasi langsung untuk kesejahteraan masyarakat, meninggalkan fokus awal pada pengolahan limbah sintetis.

A

Ahmad Suraji

Faculty of Civil Engineering and Planning • Architecture

Ahmad Suraji memiliki keahlian akademik yang berfokus pada pemberdayaan ekonomi kreatif melalui edukasi dan inovasi bisnis bagi pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), terutama dalam konteks pemulihan pasca pandemi. Publikasi terbarunya pada tahun 2023, berjudul "Edukasi Inovasi Bisnis Untuk Pelaku UMKM Di Masa Post Pandemi Covid-19", menjadi penanda utama arah riset mutakhirnya. Kajian ini menekankan pada pendampingan dan edukasi kewirausahaan sebagai strategi penunjang ekonomi kreatif yang adaptif terhadap perubahan situasi krisis. Dengan menggunakan pendekatan edukatif dan partisipatif, riset ini menyasar objek kajian berupa pelaku UMKM yang terdampak langsung oleh pandemi, dengan tujuan membekali mereka kemampuan inovasi untuk bertahan dan berkembang. Fokus mutakhir ini menunjukkan pergeseran dari kemungkinan kajian arsitektur atau perencanaan fisik di masa lalu, menuju ranah pengembangan kapasitas sosial-ekonomi masyarakat. Secara keseluruhan, keahlian Ahmad Suraji kini terpusat pada integrasi antara inovasi bisnis, edukasi kewirausahaan, dan ketahanan ekonomi komunitas, menjadikannya relevan dalam diskursus pembangunan berkelanjutan pasca krisis.

Halaman 6 dari 97 · 1159 pakar