Scholar Expert
← Kembali ke pencarian
A

Al Hasin

Faculty of Business and Economics • Management

[email protected]

Ringkasan Keahlian

Al Hasin memiliki rekam jejak riset yang panjang dan beragam, dimulai dari kajian gizi ibu dan anak pada tahun 1996, kemudian beralih ke adopsi teknologi Electronic Benefits Transfer (EBT) di pasar petani pada periode 2013–2018, serta studi tentang hambatan aktivitas fisik pada pekerja maritim. Namun, fokus mutakhir risetnya dalam lima tahun terakhir menunjukkan pergeseran signifikan ke arah manajemen rantai pasok digital dan kesejahteraan hewan dalam industri pangan. Publikasi tahun 2025 mengkaji pengaruh rantai pasok digital terhadap kinerja operasional industri makanan dan minuman di DKI Jakarta, dengan metode survei kuantitatif pada 225 perusahaan. Sementara itu, studi tahun 2022 meneliti efek sedasi sebelum penyembelihan terhadap kualitas sensoris ikan trout pelangi budidaya serta respons konsumen terhadap kesejahteraan hewan. Kedua riset ini menandai pergeseran tematik dari adopsi teknologi sosial-ekonomi di pasar tradisional menuju isu-isu teknis dan etis dalam rantai pasok pangan modern. Objek kajiannya kini berfokus pada sektor industri pangan skala besar dan akuakultur, dengan metode yang menggabungkan survei lapangan dan eksperimen laboratorium. Arah riset mutakhir Al Hasin menekankan pada optimalisasi operasional melalui digitalisasi dan praktik berkelanjutan yang responsif terhadap tuntutan konsumen, meninggalkan fokus lamanya pada kebijakan publik dan gizi komunitas.

Publikasi Terkini

Applying the theory of Diffusion of Innovations to understand Electronic Benefit Transfer technology adoption at mid-west farmers markets

OpenSIUC (Southern Illinois University Carbondale) • 2016

book-chapter
Tautan ke OpenAlex/Scopus ↗

Parents' Perceived Barriers to Healthful Eating and Physical Activity for Low-Income Adolescents Who Are at Risk for Type 2 Diabetes.

Health Educator • 2009

article
Tautan ke OpenAlex/Scopus ↗