Direktori Pakar
Jelajahi dosen/peneliti, ringkasan keahlian, dan indikator publikasi.
Handrio Adhi Pradana
Faculty of Business and Economics • Management
Handrio Adhi Pradana mengkhususkan diri pada riset manajemen sumber daya manusia dan perilaku organisasi dengan penekanan mutakhir pada inovasi, kreativitas, dan adaptasi teknologi di sektor usaha kecil menengah serta jasa. Dalam lima tahun terakhir, fokus risetnya bergeser dari kajian kepemimpinan transformasional dan berbagi pengetahuan menuju eksplorasi inovasi frugal sebagai strategi resiliensi UKM, sebagaimana terlihat pada publikasi tahun 2026 yang mengintegrasikan teori difusi inovasi dan knowledge-based view. Ia juga meneliti dampak kecerdasan buatan terhadap niat beli konsumen melalui figur influencer virtual serta sinergi antara teknologi dan etika dalam mendorong kepuasan kerja dan kinerja. Risetnya mencakup analisis peran kepemimpinan transformasional dan transaksional terhadap kreativitas karyawan dengan mediasi pemberdayaan psikologis di sektor perbankan dan jasa Indonesia. Pada masa pandemi COVID-19, ia mengkaji pengaruh afektivitas dan emotional labor terhadap kelelahan emosional pekerja jasa. Selain itu, ia aktif dalam riset pemberdayaan masyarakat melalui pengembangan branding desa wisata dan pemasaran digital UMKM di Yogyakarta. Metode yang dominan digunakan adalah kuantitatif dengan survei kuesioner serta pendekatan kualitatif studi kasus. Secara keseluruhan, arah riset terkini Handrio menekankan pada inovasi berbasis sumber daya terbatas, integrasi teknologi digital dan etika kerja, serta penguatan kapasitas organisasi melalui kepemimpinan dan berbagi pengetahuan.
Handrio Adhi Pradana
Faculty of Business and Economics • Management
Handrio Adhi Pradana mengkhususkan diri pada riset manajemen sumber daya manusia dan perilaku organisasi dengan penekanan mutakhir pada inovasi, kreativitas, dan teknologi di sektor jasa. Dalam lima tahun terakhir, fokusnya bergeser ke arah inovasi murah dan ketahanan usaha kecil menengah, sebagaimana terlihat pada publikasi 2026 yang mengintegrasikan teori difusi inovasi dan knowledge-based view untuk membangun model ketahanan UKM melalui frugal innovation. Risetnya juga menjangkau dampak teknologi baru, seperti pengaruh kecerdasan buatan dalam bentuk AI influencer terhadap niat beli konsumen, serta sinergi antara teknologi dan etika kerja terhadap kepuasan dan kinerja karyawan. Kepemimpinan menjadi tema sentral, dengan kajian tentang pola kepemimpinan transformasional dan transaksional yang dimediasi pemberdayaan psikologis untuk meningkatkan kreativitas di sektor perbankan dan jasa Indonesia. Dampak pandemi COVID-19 turut diteliti melalui analisis afektivitas dan kelelahan emosional pekerja jasa. Metode yang dominan adalah kuantitatif dengan survei, namun ia juga menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus untuk mengeksplorasi praktik kompensasi dan rekrutmen. Selain itu, terdapat kontribusi pada pemberdayaan masyarakat melalui strategi branding dan pemasaran digital untuk desa wisata dan UMKM di Yogyakarta. Secara keseluruhan, risetnya berkelindan antara pengembangan teori perilaku organisasi dan solusi praktis berbasis teknologi untuk meningkatkan kinerja, kreativitas, dan ketahanan organisasi di era digital dan pascapandemi.
Handri Raharjo
Faculty of Social and Cultural Sciences • International Relations
Berdasarkan data publikasi yang tersedia, keahlian akademik Handri Raharjo di bidang Ilmu Hubungan Internasional belum dapat direkonstruksi secara memadai karena tidak terdapat publikasi dalam rentang lima tahun terakhir (2022–2026). Satu-satunya publikasi yang tercatat adalah karya berjudul "Perlindungan Hukum Bagi Pihak Yang Mengalami Cacat Kehendak Dalam Proses Pembuatan Perjanjian Bisnis" yang terbit pada tahun 2021. Karya ini menunjukkan fokus awal pada aspek hukum perdata, khususnya perlindungan hukum dalam konteks perjanjian bisnis, yang lebih dekat dengan ranah ilmu hukum daripada studi hubungan internasional. Tanpa adanya publikasi terbaru, tidak dapat diidentifikasi pergeseran tema riset, metode, objek kajian, atau arah riset mutakhir yang relevan dengan bidang Ilmu Hubungan Internasional. Oleh karena itu, ringkasan keahlian akademik saat ini hanya dapat merujuk pada kontribusi tunggal tersebut sebagai titik awal, namun belum mencerminkan perkembangan atau spesialisasi yang berkesinambungan dalam disiplin ilmu yang diampu.
Hangga Fathana
Faculty of Social and Cultural Sciences • International Relations
Hangga Fathana, dosen Ilmu Hubungan Internasional di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya, memiliki keahlian riset yang berfokus pada politik pendidikan tinggi, hubungan bilateral Australia-Indonesia, dan dinamika politik domestik Indonesia. Dalam lima tahun terakhir, risetnya secara dominan menyoroti transformasi sistem pendidikan tinggi, terutama melalui konsep kapitalisme akademik di universitas Islam Indonesia serta kritik terhadap pemeringkatan kampus sebagai imperialisme budaya. Ia juga mengkaji dilema pendanaan pendidikan dan glorifikasi institusi negeri sebagai warisan kolonial. Pada ranah politik, ia meneliti kebangkitan populisme religius di lingkungan pendidikan tinggi, pemasaran politik media sosial dalam Pemilu 2024, serta dampak pemilu terhadap kebijakan luar negeri Indonesia. Riset hubungan bilateral tetap menjadi pilar, dengan analisis implementasi IA-CEPA dan peluang reset hubungan Indonesia-Australia di bawah kepemimpinan baru. Publikasi sebelumnya, seperti politik minyak sawit Malaysia-Indonesia dan perjanjian keamanan Australia-Indonesia, memberikan konteks kesinambungan pada minatnya terhadap dinamika regional dan persepsi bilateral. Secara keseluruhan, terjadi pergeseran fokus dari isu ekonomi-politik tradisional menuju kritik struktural terhadap sistem pendidikan dan demokrasi Indonesia, dengan metode analisis kritis dan studi kasus kebijakan.
Hanggoro Tri Rinonce
Faculty of Medicine • Medicine
Hanggoro Tri Rinonce memiliki keahlian akademik yang berpusat pada patologi diagnostik dan dermatopatologi, dengan fokus mutakhir pada penyakit kulit tropis dan kelainan genetik langka. Dalam lima tahun terakhir, risetnya secara konsisten mengeksplorasi spektrum penyakit kulit infeksius dan neoplastik, sebagaimana terlihat pada publikasi tentang kromoblastomikosis di Sumba, kusta dengan tinjauan sistematis diversitas makrofag, serta sindrom Netherton dan Rothmund-Thomson pada bayi yang menyoroti tantangan diagnosis di sumber daya terbatas. Pergeseran tematik tampak dari kajian awal yang banyak membahas melanoma nodular dan mutasi BRAF V600, kini beralih ke penyakit kulit terabaikan dan kasus langka seperti syringocystadenoma papilliferum serta penyakit Paget ekstramammaria dengan rekurensi sangat lambat. Metode yang digunakan meliputi studi kasus, tinjauan sistematis, dan pencitraan fotoakustik berbasis laser dioda untuk tumor uterus, menunjukkan perluasan ke arah teknologi diagnostik non-invasif. Objek kajian juga mencakup kondisi sistemik seperti fibrosis hati pada biliaris atresia pasca-prosedur Kasai, plasmasitoma serviks akibat pesarium terabaikan, serta trombus atrium kiri pada stenosis mitral rematik. Selain itu, terdapat kontribusi pada kesehatan komunitas melalui penilaian perilaku hidup bersih dan skrining kanker kolorektal di pesantren, yang mengindikasikan perhatian pada epidemiologi terapan. Secara keseluruhan, keahlian Hanggoro menonjol dalam patologi dermatologis dan diagnostik penyakit tropis, dengan arah riset terkini yang menekankan penyakit langka, infeksi jamur, dan tantangan klinis di negara berpenghasilan rendah-menengah.
Hanifa Agung Kurniawan
Faculty of Medicine • Medicine
Hanifa Agung Kurniawan memiliki keahlian akademik di bidang anestesiologi dengan fokus pada teknik anestesi regional dan manajemen nyeri perioperatif. Dalam lima tahun terakhir, risetnya menonjolkan dua arah utama. Pertama, kajian tentang faktor-faktor preoperatif yang memengaruhi keparahan nyeri pascaoperasi, khususnya pada pasien seksio sesaria, sebagaimana terlihat pada publikasi tahun 2023. Kedua, eksplorasi teknik anestesi spinal torakal untuk mastektomi radikal modifikasi pada pasien geriatri dengan komorbiditas, yang dipublikasikan pada tahun 2022. Pergeseran tematik yang jelas terjadi dari fokus awal pada perbandingan efek hipotensi agen anestesi spinal untuk seksio sesaria pada tahun 2009, menuju pendekatan yang lebih komprehensif dan aplikatif. Riset mutakhirnya tidak lagi sekadar membandingkan obat, melainkan mengintegrasikan faktor klinis preoperatif dan menyesuaikan teknik anestesi dengan kondisi pasien lanjut usia yang rentan. Objek kajiannya bergeser dari populasi obstetri umum ke populasi onkologi geriatri, dengan metode yang menekankan analisis faktor risiko dan adaptasi teknik regional. Arah riset terkini menunjukkan minat mendalam pada optimalisasi luaran nyeri dan keamanan anestesi pada pasien dengan tantangan fisiologis dan komorbiditas tinggi.
Hanif Abdul Halim
Faculty of Law • Hukum Bisnis
Hanif Abdul Halim memiliki keahlian akademik yang sangat luas dan multidisiplin, dengan fokus riset mutakhir yang terbagi dalam beberapa bidang utama. Dalam lima tahun terakhir, risetnya menonjolkan kajian hukum bisnis dan tata kelola, seperti terlihat pada publikasi tentang Digital Lending in Smart Society yang mengupas perspektif hukum dan syariah terhadap privasi konsumen, serta analisis varian anggaran PNBP yang mengindikasikan perilaku disfungsional. Ia juga aktif meneliti isu pendidikan dan keagamaan, mencakup implementasi pendidikan inklusif, deradikalisasi melalui pendidikan agama Islam multikultural, dan transmisi kepemimpinan pondok pesantren di era global. Pergeseran tematik yang jelas terlihat adalah penguatan riset interdisipliner yang menggabungkan aspek sosial, ekonomi, dan teknologi, seperti pada studi tentang sikap penyuluh pertanian terhadap penggunaan identitas digital dan pemanfaatan kecerdasan buatan dalam pembelajaran bahasa Inggris. Publikasi lamanya, yang membahas identitas keagamaan, korupsi e-government, dan kesetaraan gender dalam budaya Minangkabau, memberikan konteks kesinambungan pada minatnya terhadap isu sosial-keagamaan dan tata kelola. Secara keseluruhan, arah riset terkini Hanif Abdul Halim berfokus pada persinggungan antara regulasi, praktik bisnis, teknologi digital, dan transformasi sosial-keagamaan, dengan objek kajian yang mencakup institusi pendidikan, sektor publik, dan komunitas lokal.
Hanifah Zahra
Faculty of Business and Economics • Accounting
Hanifah Zahra memiliki keahlian akademik yang berfokus pada persinggungan antara tata kelola perusahaan, keuangan, dan teknologi digital, dengan penekanan kuat pada isu keamanan siber dan keberlanjutan dalam lima tahun terakhir. Riset mutakhirnya secara konsisten menyelidiki faktor-faktor yang memengaruhi pengungkapan dan perilaku penghindaran kejahatan siber, terutama di sektor perbankan dan keuangan Indonesia. Hal ini terlihat dari publikasi terbarunya yang mengkaji pengaruh karakteristik demografis dewan direksi dan komisaris terhadap tingkat pengungkapan keamanan siber di perbankan Indonesia, serta studi tentang perilaku penghindaran kejahatan keuangan siber di kalangan karyawan sektor keuangan. Pergeseran tematik yang menonjol adalah perluasan fokus dari ranah internal perusahaan menuju adopsi teknologi publik, seperti yang ditunjukkan oleh penelitiannya mengenai faktor pendorong penerimaan sistem e-voting di pemerintah daerah. Selain itu, ia juga secara aktif mengeksplorasi hubungan antara kinerja lingkungan, sosial, dan tata kelola dengan kinerja keuangan perusahaan di Asia Tenggara, serta terlibat dalam kegiatan pengabdian masyarakat yang berfokus pada pengembangan merek untuk usaha kecil. Secara keseluruhan, keahliannya terintegrasi pada analisis empiris kuantitatif terhadap isu-isu kontemporer di bidang akuntansi dan keuangan, dengan objek kajian yang mencakup perusahaan, sektor perbankan, pemerintah daerah, dan pelaku usaha, serta menggunakan kerangka teori seperti Technology Threat Avoidance Theory dan Technology Acceptance Model.
Hanifa Nur Fadhilla
Faculty of Business and Economics • Management
Hanifa Nur Fadhilla, dosen di Fakultas Bisnis dan Ekonomika Departemen Manajemen, memiliki keahlian riset yang berfokus pada pemasaran digital, perilaku konsumen, dan kualitas layanan, dengan bobot signifikan pada publikasi lima tahun terakhir. Riset mutakhirnya menonjolkan evaluasi strategi pemasaran digital, seperti pengaruh influencer marketing dan virtual streamer pada platform belanja langsung terhadap niat beli konsumen, serta efektivitas iklan berbayar di media sosial untuk meningkatkan penjualan. Ia juga mengkaji faktor-faktor penentu niat beli dan kesediaan membayar produk ramah lingkungan, seperti eco-fashion dan green packaging, yang menunjukkan perhatian pada keberlanjutan. Di sektor jasa, ia banyak meneliti peran kualitas layanan dalam membangun loyalitas pelanggan, khususnya pada produk telekomunikasi seperti IndiBiz dan IndiHome milik PT Telkom Indonesia, serta pada perusahaan asuransi dan perbankan. Pergeseran tematik terlihat dari fokus awalnya pada struktur modal dan aset (2019-2023) menuju dominasi riset pemasaran digital dan perilaku konsumen hijau pada periode 2022-2026. Objek kajiannya meliputi UMKM, generasi Z, dan merek lokal, dengan metode kuantitatif dan kualitatif. Secara keseluruhan, keahliannya terintegrasi pada pengembangan model pemasaran yang responsif terhadap dinamika digital dan kesadaran lingkungan, dengan implikasi praktis bagi industri telekomunikasi dan ritel.
Hanifa Nur Fadhilla
Faculty of Business and Economics • Management
Hanifa Nur Fadhilla dari Departemen Manajemen, Fakultas Bisnis dan Ekonomika, memiliki keahlian riset yang berfokus pada pemasaran digital, perilaku konsumen, dan kualitas layanan, dengan bobot signifikan pada publikasi lima tahun terakhir. Riset mutakhirnya mengeksplorasi pengaruh streamer virtual terhadap niat beli konsumen di Shopee Live segmen fesyen, serta faktor penentu niat beli dan kesediaan membayar produk eco-fashion, menunjukkan pergeseran ke arah pemasaran berbasis teknologi dan keberlanjutan. Ia juga banyak mengkaji strategi pemasaran influencer dan media sosial untuk meningkatkan kesadaran merek, seperti pada produk IndiBiz PT Telkom Indonesia dan merek skincare lokal Avoskin Beauty. Selain itu, ia meneliti peran kualitas layanan dalam membangun loyalitas pelanggan di berbagai sektor jasa, termasuk telekomunikasi (IndiHome, IndiBiz), asuransi (Sompo Insurance), dan perbankan (BPR BDE Yogyakarta). Kajian tentang efektivitas Moodle sebagai LMS dan model kampanye politik ceria yang mengintegrasikan pemasaran sosial juga menjadi bagian dari fokus terkininya. Publikasi sebelumnya tentang pengaruh struktur aset dan pertumbuhan aset terhadap struktur modal memberikan konteks kesinambungan minat pada aspek keuangan perusahaan, namun arah riset kini lebih dominan pada pemasaran digital, perilaku konsumen hijau, dan kewirausahaan UMKM, seperti terlihat pada studi tentang niat berwirausaha dan orientasi kewirausahaan terhadap keberlanjutan UMKM di Kota Padang.
Hanif Budiman
Faculty of Civil Engineering and Planning • Architecture
Hanif Budiman memiliki keahlian akademik yang berfokus pada arsitektur perkotaan, khususnya dalam kajian placemaking dan perancangan ruang publik. Publikasi terbarunya pada tahun 2025 secara konsisten meneliti Selasar Malioboro sebagai tempat istirahat bagi wisatawan yang baru tiba melalui Stasiun Yogyakarta. Dua karya dengan judul identik ini menegaskan pendalaman terhadap pendekatan placemaking, yaitu metode perencanaan dan desain yang bertujuan mengembangkan ruang publik agar lebih menarik, fungsional, dan berkelanjutan bagi masyarakat. Objek kajiannya adalah selasar, yakni koridor atau jalan yang menghubungkan suatu jalan dengan jalan lain di perkotaan, yang dalam konteks ini berperan sebagai area transisi bagi wisatawan. Riset mutakhirnya menyoroti bagaimana elemen arsitektural dan tata ruang dapat mendorong interaksi sosial serta menciptakan lingkungan yang lebih baik. Meskipun jumlah publikasi terbatas, fokus tematik yang tajam pada placemaking di kawasan Malioboro menunjukkan spesialisasi pada revitalisasi ruang publik berbasis pengalaman pengguna. Tidak terdapat pergeseran tema riset yang signifikan karena seluruh publikasi berada dalam rentang waktu lima tahun terakhir, sehingga keahliannya terkonsentrasi pada pengembangan teori dan praktik placemaking di koridor perkotaan yang memiliki nilai historis dan pariwisata tinggi.
Hanindya Kusuma Artati
Faculty of Civil Engineering and Planning • Civil Engineering
Keahlian akademik Hanindya Kusuma Artati berpusat pada geoteknik dan rekayasa gempa, dengan fokus mutakhir pada mitigasi bencana geoteknik serta integrasi proses desain teknik dalam pendidikan. Dalam lima tahun terakhir, risetnya secara konsisten meneliti potensi likuifaksi pada tanah pasir, seperti pada studi di bawah Bendung Ijo Balit, Lombok Timur (2025), yang menekankan pengaruh gempa terhadap hilangnya tegangan geser tanah. Kajian ini merupakan kelanjutan dari analisis potensi likuifaksi berdasarkan distribusi ukuran butir dan data CPT (2021) serta pengujian pada pasir vulkanik (2020), namun kini diperdalam dengan pengaruh kadar butiran halus terhadap ketahanan likuifaksi pada kondisi tunak (2023). Selain itu, ia mengembangkan pemodelan numerik untuk stabilitas lereng, seperti pada studi kasus lereng Cibeureum (2024) yang menggunakan elemen hingga untuk menganalisis efek kemiringan soil nailing pascagempa. Bidang rekayasa gempa juga diperkuat melalui perbandingan program pencocokan spektral seismik (2024) dan analisis rembesan serta stabilitas Bendungan Saradan (2022). Pergeseran tematik terlihat pada publikasi terbarunya (2025) yang mengaitkan proses desain teknik sipil otentik dengan model Design Thinking dalam pendidikan STEM, menunjukkan perluasan minat ke arah pedagogi teknik. Secara keseluruhan, risetnya memadukan investigasi laboratorium, pemodelan numerik, dan studi lapangan untuk meningkatkan ketahanan infrastruktur terhadap gempa dan likuifaksi, serta menjembatani praktik teknik dengan inovasi pembelajaran.
