Comparing the Authentic Civil Engineering Design Process with Design Thinking Models used in STEM Education Classrooms
2025
Faculty of Civil Engineering and Planning • Civil Engineering
Keahlian akademik Hanindya Kusuma Artati berpusat pada geoteknik dan rekayasa gempa, dengan fokus mutakhir pada mitigasi bencana geoteknik serta integrasi proses desain teknik dalam pendidikan. Dalam lima tahun terakhir, risetnya secara konsisten meneliti potensi likuifaksi pada tanah pasir, seperti pada studi di bawah Bendung Ijo Balit, Lombok Timur (2025), yang menekankan pengaruh gempa terhadap hilangnya tegangan geser tanah. Kajian ini merupakan kelanjutan dari analisis potensi likuifaksi berdasarkan distribusi ukuran butir dan data CPT (2021) serta pengujian pada pasir vulkanik (2020), namun kini diperdalam dengan pengaruh kadar butiran halus terhadap ketahanan likuifaksi pada kondisi tunak (2023). Selain itu, ia mengembangkan pemodelan numerik untuk stabilitas lereng, seperti pada studi kasus lereng Cibeureum (2024) yang menggunakan elemen hingga untuk menganalisis efek kemiringan soil nailing pascagempa. Bidang rekayasa gempa juga diperkuat melalui perbandingan program pencocokan spektral seismik (2024) dan analisis rembesan serta stabilitas Bendungan Saradan (2022). Pergeseran tematik terlihat pada publikasi terbarunya (2025) yang mengaitkan proses desain teknik sipil otentik dengan model Design Thinking dalam pendidikan STEM, menunjukkan perluasan minat ke arah pedagogi teknik. Secara keseluruhan, risetnya memadukan investigasi laboratorium, pemodelan numerik, dan studi lapangan untuk meningkatkan ketahanan infrastruktur terhadap gempa dan likuifaksi, serta menjembatani praktik teknik dengan inovasi pembelajaran.
2025
Teknisia • 2025
Teknisia • 2024
American Journal of Civil Engineering • 2024
International Journal of Geomate • 2023
JURNAL TEKNIK SIPIL CENDEKIA (JTSC) • 2022
MEDIA KOMUNIKASI TEKNIK SIPIL • 2021
Teknisia • 2020
2015