Scholar Expert

Direktori Pakar

Jelajahi dosen/peneliti, ringkasan keahlian, dan indikator publikasi.

Cari pakar
Bersihkan
F

Fuad Hasyim

Faculty of Business and Economics • Management

Berdasarkan satu publikasi terbaru pada tahun 2024, keahlian akademik Fuad Hasyim berfokus pada pendampingan dan pengelolaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dengan pendekatan mentoring kelompok. Riset mutakhirnya mengkaji dampak program mentoring kelompok terhadap peningkatan kinerja dan keberlanjutan UMKM, khususnya pada objek kajian Bakpia Tunas Ngrombo. Metode yang digunakan bersifat kualitatif untuk menganalisis efektivitas intervensi sosial-ekonomi tersebut. Meskipun hanya terdapat satu publikasi dalam rentang lima tahun terakhir, fokus riset ini menandakan pergeseran atau pengkhususan ke arah pemberdayaan UMKM berbasis komunitas dan pendampingan langsung, bukan sekadar kajian teoritis manajemen umum. Tidak ada publikasi lama yang tersedia untuk memberikan konteks kesinambungan, sehingga seluruh bobot ringkasan ini didasarkan pada temuan tunggal tersebut. Dengan demikian, arah riset terkini Fuad Hasyim menonjolkan pendekatan partisipatif dan aplikatif dalam pengembangan UMKM, menekankan peran mentoring kelompok sebagai strategi intervensi untuk meningkatkan kapasitas manajerial dan keberlanjutan usaha kecil.

F

Fuadi Isnawan

Faculty of Law • Law

Fuadi Isnawan memiliki keahlian akademik di bidang hukum pidana dengan fokus mutakhir pada penegakan hukum terhadap kejahatan berbasis teknologi dan fenomena sosial kontemporer. Dalam lima tahun terakhir, risetnya secara dominan mengkaji kriminalisasi dan penanganan hukum atas praktik prostitusi daring melalui media sosial, pelecehan seksual quid pro quo dengan modus staycation, serta kejahatan terhadap hewan seperti bestialitas yang dikaitkan dengan moralitas Pancasila. Ia juga meneliti aspek hukum pidana terkait perlindungan martabat jenazah, termasuk kriminalisasi nekrofilia dari perspektif maqashid syariah. Pergeseran tematik terlihat dari kajian awalnya yang berfokus pada krisis moral remaja dan pelanggaran lalu lintas, seperti fenomena prank, penggunaan kata "anjay", dan kesadaran memakai masker saat pandemi, menuju analisis yang lebih spesifik terhadap kejahatan siber seperti cyberbullying remaja, balap liar ilegal saat Ramadan, serta pengemisan online. Metode yang digunakan umumnya normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan studi kasus, seperti pada analisis peran visum et repertum dalam pengarahan dakwaan dan penegakan hukum tilang elektronik. Objek kajiannya mencakup kejahatan jalanan seperti klitih di Yogyakarta, tawuran remaja, serta pelanggaran lalu lintas di ruas jalan tertentu. Arah riset terkini menunjukkan konsistensi dalam mengintegrasikan nilai-nilai lokal dan agama ke dalam kerangka hukum pidana positif, terutama dalam menjustifikasi kriminalisasi perbuatan asusila dan kekerasan seksual.

F

Fuad Khadafianto

Faculty of Medicine • Medicine

Fuad Khadafianto memiliki keahlian akademik di bidang pendidikan kedokteran dengan fokus pada evaluasi pembelajaran dan perilaku akademik mahasiswa. Publikasi terbarunya pada tahun 2024 dan 2025 menunjukkan pergeseran ke arah riset tentang literasi digital dan faktor-faktor yang memengaruhi prestasi akademik. Pada tahun 2025, ia meneliti perilaku membaca mahasiswa kedokteran di era digital, mencakup preferensi format bacaan dan faktor pendorong minat baca, yang relevan dengan tantangan literasi tinggi di bidang kedokteran. Sementara itu, pada tahun 2024, ia mengkaji korelasi antara kinerja akademik dengan skor progress test pada mahasiswa preklinik, menyoroti pentingnya pemahaman dasar ilmu kedokteran dalam kurikulum berbasis masalah. Riset sebelumnya, seperti pada tahun 2021 dan 2020, berfokus pada hubungan antara ujian regional, progress test, dan indeks prestasi kumulatif serta kelulusan uji kompetensi dokter, yang menunjukkan kesinambungan minat pada alat evaluasi pembelajaran. Publikasi lebih awal pada tahun 2019 dan 2016 membahas refleksi pembelajaran anatomi dan perbaikan penilaian tutorial, memberikan konteks awal tentang pengembangan metode pengajaran. Secara keseluruhan, arah riset mutakhir Fuad menonjolkan integrasi antara evaluasi akademik tradisional dengan adaptasi terhadap perubahan pola belajar di era digital, khususnya dalam memahami perilaku membaca dan faktor pendorong prestasi mahasiswa kedokteran.

F

Fuad Nashori

Faculty of Psychology • Psychology

Berdasarkan publikasi terbaru dalam lima tahun terakhir, keahlian akademik Fuad Nashori berfokus pada pengembangan psikologi Islam kontemporer yang mengintegrasikan intervensi berbasis spiritualitas dengan pendekatan psikologi klinis dan sosial. Riset mutakhirnya secara konsisten mengeksplorasi efektivitas terapi zikir, seperti terapi zikir istigfar untuk menurunkan kecemasan pada pasien kanker payudara dan remaja dengan orang tua bercerai, serta relaksasi zikir untuk mengurangi insomnia dan meningkatkan penerimaan diri pada pasien hipertensi usia paruh baya. Ia juga mengkaji peran mindfulness dalam praktik ibadah Muslim (khusyu’) dan pelatihan mindfulness spiritual Islam untuk mengurangi parental burnout pada ibu. Selain itu, perhatiannya meluas pada dinamika psikologis populasi rentan, termasuk makna kehilangan akibat pandemi, kesepian pada pekerja migran, peran pemaafan dalam penyesuaian diri remaja, serta moderasi fleksibilitas kognitif pada hubungan syukur dan depresi pasca kehilangan pekerjaan. Secara tematik, terjadi pergeseran dari kajian religiusitas dan koping religius pada masa pandemi menuju pengujian empiris intervensi psikoterapi Islami yang terstruktur dan terukur, dengan objek kajian meliputi pasien penyakit kronis, mahasiswa, guru, dan kelompok marjinal. Pendekatan yang digunakan beragam, mulai dari studi fenomenologis, tinjauan pustaka, hingga eksperimen dan kuantitatif dengan analisis mediasi dan moderasi. Arah riset terkini menegaskan komitmennya dalam membumikan psikologi Islam kontekstual melalui validasi ilmiah atas praktik spiritual tradisional.

F

Fuat Hasanudin

Faculty of Islamic Studies • Hukum Keluarga (Ahwal Syakhshiyah)

Fuat Hasanudin mengkhususkan diri pada hukum keluarga Islam kontemporer dengan penekanan pada isu-isu mutakhir yang mempertemukan fikih klasik dengan realitas sosial modern. Riset terbarunya menunjukkan pergeseran signifikan dari kajian teoretis maqashid syariah menuju problematika hukum yang lebih aplikatif dan kontekstual. Fokus utamanya kini tertuju pada tiga bidang: pertama, persinggungan hukum waris Islam (faraid) dengan aset digital, khususnya cryptocurrency, yang dikaji melalui pendekatan qiyas untuk merumuskan solusi atas karakter non-kustodian aset tersebut. Kedua, perlindungan hak perempuan dan anak pasca-perceraian, termasuk negosiasi kepastian hukum dalam itsbat talak serta implementasi hak nafkah anak oleh ibu tunggal di Malang Raya. Ketiga, isu-isu sosial-keluarga kritis seperti pernikahan beda agama pasca-SEMA No 2/2023, pencegahan perkawinan anak melalui program pembinaan remaja usia sekolah, serta penanganan disforia gender dari perspektif Islam. Publikasi awalnya yang berfokus pada rekonstruksi paradigma ushul fikih dan ijtihad maqashidi memberikan landasan metodologis bagi pendekatan adaptifnya dalam merespons tantangan hukum keluarga di era digital dan perubahan sosial.

G

Galang Prihadi Mahardhika

Faculty of Industrial Technology • Informatics

Galang Prihadi Mahardhika memiliki keahlian akademik yang berpusat pada pengembangan teknologi multimedia interaktif untuk pendidikan, dengan penekanan kuat pada game edukasi, realitas tertambah (augmented reality), dan realitas virtual. Dalam lima tahun terakhir, risetnya secara konsisten mengeksplorasi perancangan dan implementasi game berbasis giliran untuk matematika sekolah dasar menggunakan model ADDIE, serta pemanfaatan agen pedagogis berupa non-player character dalam game pemrograman berbasis ubin. Ia juga mengkaji efektivitas game kompetitif dengan pengendali game dalam pembelajaran bahasa Inggris, dan mengembangkan papan kreatif sebagai perangkat masukan inovatif untuk meningkatkan aktivitas belajar siswa. Di ranah budaya, ia merancang aplikasi realitas tertambah untuk mendongeng relief candi guna meningkatkan keterlibatan pengunjung situs warisan budaya. Selain itu, ia mengembangkan game serius berbasis realitas tertambah untuk mendukung aktivitas membaca, serta antarmuka pemrograman aplikasi untuk lingkungan kecerdasan buatan pada permainan papan Indonesia. Pergeseran fokus mutakhir terlihat dari penguatan ide bisnis rintisan di bidang teknologi pendidikan menggunakan pendekatan lean startup dan pengembangan perangkat lunak pada masa pandemi. Publikasi awalnya yang membahas desain interaksi untuk pengguna tunanetra dan game edukasi aritmatika memberikan landasan bagi orientasi inklusif dan pedagogis yang terus ia kembangkan. Secara keseluruhan, risetnya menyintesis metode pengembangan seperti ADDIE dan Scrum, objek kajian berupa media pembelajaran berbasis gim dan realitas tertambah, serta arah riset yang berfokus pada peningkatan motivasi dan hasil belajar melalui teknologi interaktif yang adaptif dan kontekstual.

G

Galih Dwi Ramadhan

Faculty of Law • Law

Galih Dwi Ramadhan memiliki keahlian akademik yang berpusat pada hukum kekayaan intelektual, dengan fokus mutakhir pada perlindungan hukum di era digital dan pengembangan ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal. Dalam lima tahun terakhir, risetnya secara dominan menyoroti tantangan kontemporer, seperti perlindungan ciptaan berbasis kecerdasan buatan melalui model inovasi, serta upaya antisipasi pelanggaran hak cipta video di platform digital. Pergeseran signifikan terlihat dari kajian awal tentang perlindungan kostum cosplay berdasarkan hukum Indonesia dan Jepang pada 2018, menuju eksplorasi yang lebih terintegrasi antara hukum positif dan nilai-nilai lokal. Hal ini tercermin dalam penelitiannya mengenai perlindungan indikasi geografis untuk minuman beralkohol tradisional dari perspektif hukum Islam dan hukum positif Indonesia, serta keterkaitan hak kekayaan intelektual dengan gastronomi untuk pariwisata kuliner tradisional di Yogyakarta. Selain ranah hukum digital dan budaya, Ramadhan juga menunjukkan kepedulian terhadap isu lingkungan melalui pelatihan manajemen sampah rumah tangga berbasis komposter mini. Secara keseluruhan, keahliannya menjembatani doktrin hukum kekayaan intelektual klasik dengan kebutuhan perlindungan atas ekspresi budaya tradisional, inovasi teknologi, dan tantangan digital, dengan penekanan pada implementasi di Indonesia.

G

Gani Purwiandono

Faculty of Sciences • Chemistry

Gani Purwiandono, dosen Departemen Kimia, mengembangkan keahlian riset yang berfokus pada sintesis dan aplikasi material fungsional berskala nano untuk penanganan lingkungan dan energi. Dalam lima tahun terakhir, risetnya didominasi oleh pengembangan material berbasis limbah biomassa dan mineral alam sebagai adsorben dan fotokatalis, seperti pemanfaatan sekam padi untuk Fe3O4/biochar penyerap ion logam, kulit semangka untuk lipstik ramah lingkungan, serta komposit NiO/g-C3N4 dan γ-Fe2O3/montmorillonit untuk degradasi zat warna. Ia juga aktif mengeksplorasi material fotokatalitik maju seperti Ag3PO4, TiO2/rGO, dan CuBi2O4 untuk aplikasi self-cleaning dan antibakteri, serta mengkaji interaksi mikroplastik dengan polutan di lingkungan perairan. Pergeseran tematik terlihat dari munculnya riset komputasi terkait penambatan molekuler senyawa aktif jahe dan jambu biji sebagai antivirus SARS-CoV-2, serta optimalisasi sel surya perovskit melalui simulasi lapisan transpor elektron. Publikasi awalnya banyak berfokus pada sintesis nanopartikel oksida logam dan hidroksiapatit dari cangkang kerang untuk antibakteri dan fotokatalisis, yang kemudian berkembang ke arah rekayasa material hibrida dan studi mekanistik yang lebih mendalam. Secara keseluruhan, riset Gani Purwiandono menunjukkan kesinambungan dalam pemanfaatan sumber daya alam Indonesia untuk solusi lingkungan dan energi, dengan penekanan mutakhir pada material nano multifungsi, komputasi molekuler, serta penanganan polutan emerging seperti mikroplastik.

G

Ganjar Fadillah

Faculty of Sciences • Analisis Kimia

Ganjar Fadillah memiliki keahlian akademik yang berfokus pada pengembangan material fungsional berbasis nanoteknologi untuk aplikasi sensor dan remediasi lingkungan, dengan penekanan kuat pada sintesis hijau dan rekayasa permukaan. Dalam lima tahun terakhir, risetnya secara dominan mengarah pada fabrikasi sensor kolorimetri dan elektrokimia yang selektif dan sensitif untuk mendeteksi polutan, terutama Bisphenol-A (BPA) dan ion logam berat. Ia mengembangkan berbagai platform sensor, termasuk sensor kertas berbasis polimer cetak molekuler dan nanopartikel perak, serta sensor elektrokimia menggunakan grafit termodifikasi nanopartikel seng oksida atau Nd₂O₃/grafena. Inovasi terbaru mencakup pemanfaatan komposit MXene, polidiasetilena, dan membran elektrodialisis untuk pemurnian air limbah serta degradasi fotokatalitik senyawa pengganggu endokrin menggunakan Zn/TiO₂ hasil sintesis fitokimia. Publikasi awalnya yang berfokus pada nanokomposit magnetik dan oksida logam untuk adsorpsi serta degradasi polutan organik memberikan landasan bagi pergeseran tematik menuju pengembangan sensor yang lebih terintegrasi dan selektif. Keahliannya juga mencakup sintesis material dari limbah biomassa, seperti grafen dari bambu, serta pemanfaatan deep eutectic solvents sebagai pelarut ramah lingkungan. Secara keseluruhan, riset Ganjar Fadillah menunjukkan kesinambungan dalam pemanfaatan material nano untuk analisis kimia, dengan fokus mutakhir pada sensor berbasis kertas dan fotoelektrokimia yang aplikatif untuk keamanan pangan dan pemantauan lingkungan.

G

Ganjar Widhiyoga

Faculty of Social and Cultural Sciences • International Relations

Keahlian akademik Ganjar Widhiyoga dalam lima tahun terakhir berfokus pada ekonomi politik internasional dan diplomasi, khususnya terkait rantai nilai global, kerja sama bilateral, dan pembangunan berkelanjutan. Riset mutakhirnya menyoroti implementasi Belt and Road Initiative terhadap visi poros maritim Indonesia dan dampaknya terhadap ekonomi Malaysia, serta penguatan ekonomi lokal Thailand melalui rantai nilai global ekspor buah tropis. Ia juga meneliti kinerja ekspor komoditas unggulan Indonesia, tantangan industri kakao dalam rantai nilai global, dan upaya pemberdayaan generasi muda di sektor perkebunan kakao untuk mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan. Di samping itu, kajiannya mencakup kerja sama Indonesia dengan Interpol dalam pemberantasan illegal fishing, diplomasi multi-jalur Thailand menangani perdagangan manusia, paradiplomasi dalam produksi kelapa sawit berkelanjutan di Kalimantan Barat, serta kerja sama Korea Selatan-Indonesia dalam akselerasi mobil listrik. Pergeseran tematik terlihat dari kajian awalnya yang bersifat normatif dan konseptual tentang masyarakat global Islam, menuju fokus mutakhir pada isu-isu terapan seperti ketahanan sistem kesehatan dan partisipasi komunitas selama pandemi Covid-19, serta pelatihan literasi ramah anak. Secara keseluruhan, risetnya menekankan analisis kebijakan, dampak ekonomi, dan diplomasi dalam konteks globalisasi dan pembangunan berkelanjutan.

G

Geradi Yudhistira

Faculty of Social and Cultural Sciences • International Relations

Berdasarkan publikasi yang tersedia, keahlian akademik Geradi Yudhistira di bidang Hubungan Internasional tampak belum menunjukkan perkembangan riset mutakhir dalam lima tahun terakhir karena tidak terdapat publikasi baru pada periode 2022–2026. Seluruh karya yang tercatat berasal dari tahun 2015 dan 2017, sehingga ringkasan ini hanya dapat merujuk pada publikasi lama sebagai dasar kesinambungan. Dua publikasi berjudul "Transportation System in Japan: A Literature Study" (2015 dan 2017) menunjukkan fokus awal pada studi literatur mengenai sistem transportasi di Jepang, yang mengindikasikan minat pada infrastruktur dan kebijakan publik di negara maju. Sementara itu, publikasi ketiga berjudul "Peran Masyarakat dalam Pencapaian Millenium Development Goals 2015 dan Tantangan Pasca 2015: Studi 8 Kabupaten Indonesia" (2015) memperlihatkan perhatian pada partisipasi masyarakat dalam pembangunan internasional, khususnya dalam konteks pencapaian Tujuan Pembangunan Milenium di Indonesia. Kedua tema ini—studi transportasi Jepang dan peran masyarakat dalam MDGs—tidak menunjukkan pergeseran riset yang jelas karena tidak ada publikasi terbaru yang dapat menandai fokus mutakhir. Dengan demikian, keahlian akademik Geradi Yudhistira masih terbatas pada kajian literatur transportasi dan partisipasi masyarakat dalam agenda pembangunan global, tanpa bukti perkembangan riset terkini.

G

Gesit Purnama Giana Deta

Faculty of Medicine • Medicine

Keahlian akademik Gesit Purnama Giana Deta berfokus pada hubungan infeksi kongenital dengan gangguan pendengaran sensorik pada anak, dengan penekanan mutakhir pada peran infeksi TORCH (Toxoplasma, Rubella, Cytomegalovirus, Herpes) sebagai faktor risiko. Publikasi terbaru pada tahun 2024 mengkaji secara spesifik kontribusi masing-masing patogen dalam sindrom TORCH terhadap kejadian Sensory Hearing Loss pada populasi anak, menggunakan desain case-control untuk mengidentifikasi faktor risiko yang paling signifikan. Riset ini menyoroti pergeseran dari pendekatan umum infeksi kongenital menuju analisis komparatif dampak setiap agen infeksi terhadap pendengaran. Meskipun hanya memiliki satu publikasi dalam lima tahun terakhir, fokus pada TORCH dan gangguan pendengaran sensorik menunjukkan spesialisasi yang jelas dalam bidang otologi pediatrik dan infeksi perinatal. Publikasi sebelumnya tidak tersedia, sehingga tidak dapat memberikan konteks kesinambungan lebih lanjut. Dengan demikian, arah riset terkini menekankan pada identifikasi faktor risiko dominan dari infeksi TORCH untuk pencegahan dan penanganan dini gangguan pendengaran pada anak, yang relevan dengan upaya skrining dan intervensi klinis di bidang kedokteran anak dan THT.

Halaman 35 dari 97 · 1159 pakar