Scholar Expert

Direktori Pakar

Jelajahi dosen/peneliti, ringkasan keahlian, dan indikator publikasi.

Cari pakar
Bersihkan
H

Hannie Fitriani

Faculty of Sciences • Pharmacy

Keahlian akademik Hannie Fitriani berfokus pada pengembangan sistem penghantaran obat berbasis nanoteknologi untuk meningkatkan bioavailabilitas ekstrak herbal, dengan penekanan mutakhir pada formulasi Self-Nano Emulsifying Drug Delivery System (SNEDDS) dan bentuk padatnya (S-SNEDDS). Riset terbaru menunjukkan spesialisasi pada ekstrak Curcuma xanthorrhiza (temulawak), yang dikaji dari aspek formulasi, karakterisasi, dan stabilitas untuk mengatasi kelarutan rendah senyawa aktif seperti xanthorrhizol. Publikasi tahun 2025 memperluas cakupan ke kombinasi ekstrak propolis, teripang, dan Centella asiatica dalam sistem berbasis Labrasol®, serta meninjau aktivitas farmakologi dan toksikologi Phyllanthus niruri dan genus Begoniaceae. Pergeseran tematik terlihat dari fokus awal pada SNEDDS ibuprofen (2019) menuju pengembangan sistem serupa untuk bahan alam, yang kemudian diperkuat dengan tinjauan literatur naratif tahun 2026 tentang formulasi nanoteknologi untuk Curcuma xanthorrhiza. Secara keseluruhan, riset Hannie mengintegrasikan teknologi farmasi modern dengan eksplorasi fitokimia dan farmakologi tanaman obat Indonesia, dengan arah pengembangan sediaan herbal terstandar yang lebih efektif secara klinis.

H

Hanson Prihantoro Putro

Faculty of Industrial Technology • Informatics

Keahlian akademik Hanson Prihantoro Putro dalam lima tahun terakhir berfokus pada rekayasa perangkat lunak, khususnya pada pengujian, deteksi cacat kode, dan otomatisasi proses bisnis. Publikasi terbarunya menunjukkan pendalaman pada analisis kode sumber dan jaminan kualitas perangkat lunak, seperti penggunaan Relevance Vector Machine untuk deteksi code smell dan klasifikasi pernyataan kode sumber dengan ANTLR dan Random Forest. Ia juga mengembangkan diagram transisi keadaan untuk pengujian alur proses bisnis serta mengeksplorasi peran Robotic Process Automation dalam sistem manajemen hubungan pelanggan. Di luar ranah rekayasa perangkat lunak, ia turut memodelkan respons bencana tanah longsor menggunakan Case Management Model and Notation. Publikasi sebelumnya yang mendominasi topik pengujian perangkat lunak, pengembangan sistem informasi, dan penerimaan teknologi memberikan konteks kesinambungan risetnya. Secara keseluruhan, arah riset mutakhir Hanson menonjolkan penerapan metode pembelajaran mesin dan teknik pemrosesan bahasa alami untuk meningkatkan kualitas perangkat lunak, serta otomatisasi proses bisnis, yang merupakan pergeseran dari fokus awalnya pada pengujian black box dan evaluasi penerimaan teknologi menuju pendekatan yang lebih analitis dan berbasis data.

H

Hardoyo

Faculty of Social and Cultural Sciences • Communication Science

Keahlian akademik Hardoyo menunjukkan pergeseran signifikan dari riset bioteknologi lingkungan pada era 1990-an menuju kajian komunikasi dan media digital kontemporer. Publikasi terbaru pada 2023 berjudul "Design Mechanisms in Increasing the Growth of Plus Batik MSME's Instagram Accounts" menjadi penanda utama fokus mutakhir, yaitu pemanfaatan media sosial sebagai alat pemasaran dan pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah. Riset ini menyoroti peran desain mekanisme dalam platform Instagram untuk mendorong pertumbuhan akun bisnis, khususnya pada sektor batik. Konteks kesinambungan terlihat dari publikasi tahun 2020 tentang "Media, Komunikasi dan Krisis Covid-19" yang menjembatani transisi dari kajian lingkungan ke komunikasi krisis. Sementara itu, publikasi lama seperti "Panduan Praktis Membuat Biogas Portabel" dan riset rekayasa genetika Escherichia coli untuk penghilangan fosfat menunjukkan latar belakang multidisiplin yang kuat, namun tidak lagi menjadi arah riset utama. Dengan demikian, Hardoyo kini berfokus pada komunikasi digital, pemberdayaan UMKM melalui media sosial, dan strategi pertumbuhan bisnis berbasis platform, meninggalkan sepenuhnya ranah bioteknologi lingkungan yang pernah digelutinya.

H

Hariadi Yulianto

Faculty of Civil Engineering and Planning • Civil Engineering

Hariadi Yulianto memiliki keahlian akademik yang terfokus pada rekayasa struktur, khususnya pada perilaku lentur dan geser elemen beton bertulang serta baja. Dalam lima tahun terakhir, risetnya secara dominan menyelidiki alternatif sambungan tulangan pada balok beton bertulang. Dua studi eksperimental terbaru (2024 dan 2025) secara sistematis membandingkan kinerja lentur balok beton bertulang yang menggunakan sambungan lewatan (lap splice) dengan sambungan mekanis tipe kopling ulir (threaded coupler) dan tipe klem (clamp type). Kedua studi ini mengonfirmasi fokus mutakhir pada evaluasi kelayakan sambungan mekanis sebagai pengganti sambungan lewatan konvensional, dengan parameter utama berupa kapasitas lentur, pola retak, dan daktilitas. Sebelumnya, pada tahun 2023, ia melakukan studi parametrik pada balok baja profil bulat berongga (Round HSS) untuk menganalisis pengaruh rasio diameter terhadap ketebalan dinding terhadap perilaku struktur saat menerima beban lentur dan geser. Pergeseran tematik terlihat dari kajian elemen baja struktural menuju ke pengujian eksperimental sambungan pada beton bertulang. Secara keseluruhan, keahliannya berpusat pada pengujian laboratorium dan analisis parametrik untuk meningkatkan performa sambungan dan elemen struktur, dengan arah riset terkini yang menekankan inovasi sambungan mekanis pada balok beton bertulang.

H

Hari Agung Yuniarto

Faculty of Industrial Technology • Industrial Engineering

Hari Agung Yuniarto memiliki keahlian akademik yang berfokus pada pengembangan strategi penetapan harga dinamis dan respons konsumen dalam sektor energi, khususnya listrik rumah tangga di Indonesia. Dalam lima tahun terakhir, risetnya secara dominan mengkaji skema Time-of-Use (TOU) sebagai bagian dari strategi penetapan harga dinamis, sebagaimana terlihat pada publikasi tahun 2023 hingga 2025 yang membahas perilaku pelanggan, kualitas dan keandalan tarif, serta tinjauan literatur sistematis tentang TOU. Pergeseran tematik yang menonjol adalah dari kajian awal tentang manajemen perawatan dan keandalan sistem industri menuju analisis empiris dan pemodelan prediktif di bidang energi. Pada tahun 2026, ia memperkenalkan kerangka kerja LSTM dua tahap untuk memprediksi sisa masa pakai bantalan dalam kondisi ketidaksejajaran poros, menunjukkan perluasan ke arah kecerdasan buatan dan pemeliharaan prediktif. Meskipun demikian, akar keahliannya tetap pada teknik industri dengan metodologi kuantitatif, seperti terlihat dari publikasi lama tentang Six Sigma, diagram fishbone, dan analisis keandalan. Secara keseluruhan, arah riset mutakhir Yuniarto menekankan integrasi antara strategi penetapan harga dinamis di sektor utilitas dengan teknik pemodelan data-driven, serta tetap mempertahankan kesinambungan pada topik manajemen perawatan dan pengukuran keberhasilan produk.

H

Hari Purnomo

Faculty of Industrial Technology • Industrial Engineering

Hari Purnomo, dosen di Departemen Teknik Industri Fakultas Teknologi Industri, menunjukkan pergeseran riset yang signifikan dari fokus pada tata kelola rantai nilai industri furnitur dan kehutanan melalui riset aksi pada periode 2013–2018 menuju pengembangan sistem digital terintegrasi untuk keberlanjutan perkotaan dan pertanian pada publikasi terbaru. Dua karya utamanya dalam lima tahun terakhir menyoroti perancangan aplikasi pelacak pergerakan manusia untuk menentukan koridor transportasi umum guna mewujudkan sistem transportasi kota cerdas yang berkelanjutan di Makassar, serta kerangka konseptual integrasi Enterprise Resource Planning dan kecerdasan buatan dalam pertanian berkelanjutan di Indonesia. Kedua riset ini menekankan pendekatan berbasis data dan teknologi informasi sebagai solusi atas tantangan infrastruktur digital yang terfragmentasi, rendahnya transparansi rantai pasok, dan lemahnya mekanisme ketertelusuran. Objek kajiannya meliputi pola mobilitas masyarakat perkotaan dan sistem data pertanian yang terpecah, dengan metode perancangan aplikasi dan pengembangan kerangka konseptual. Arah riset mutakhir Purnomo secara konsisten berfokus pada pemanfaatan teknologi digital untuk meningkatkan efisiensi, transparansi, dan keberlanjutan sistem, meninggalkan pendekatan riset aksi partisipatif yang mendominasi karya lamanya.

H

Hari Setiaji

Faculty of Industrial Technology • Informatics

Hari Setiaji memiliki keahlian akademik yang berfokus pada pengembangan sistem informasi dan transformasi digital, dengan penekanan kuat pada peningkatan efisiensi operasional, aksesibilitas, dan layanan publik dalam lima tahun terakhir. Riset mutakhirnya menyoroti integrasi teknologi canggih seperti analitik data besar dan rantai pasok adaptif untuk mendukung keberlanjutan usaha kecil dan menengah, sebagaimana terlihat pada kajian tentang peran inovasi hijau dan kemampuan analitik data besar dalam meningkatkan kinerja rantai pasok berkelanjutan. Ia juga aktif mengeksplorasi penerapan prinsip aksesibilitas web, seperti adopsi WCAG 2.0 pada portal admisi universitas, serta pengembangan sistem kasir berbasis web-Android untuk layanan mandiri di industri makanan dan minuman. Objek kajiannya meluas ke sektor publik, termasuk pengaruh literasi digital dan kepercayaan terhadap layanan kependudukan pasca pemekaran wilayah, serta identifikasi titik rawan kecelakaan lalu lintas menggunakan algoritma K-Means. Pergeseran tematik terlihat dari fokus awalnya pada perancangan antarmuka pengguna dan pengembangan dashboard sistem informasi manajemen, yang kini berkembang menjadi riset terapan yang lebih terintegrasi dengan kebutuhan sektor riil, seperti ekosistem peternakan untuk rantai pasok sapi yang efisien dan layanan pencitraan medis untuk daerah terpencil. Kesinambungan terlihat pada pendekatan pengembangan prototipe dan desain yang berpusat pada pengguna, yang tetap menjadi fondasi dalam proyek-proyek terbarunya, termasuk pengembangan portal manasik haji dan platform pencarian kerja.

H

Hariz Enggar Wijaya

Faculty of Psychology • Psychology

Keahlian akademik Hariz Enggar Wijaya berfokus pada psikologi pendidikan dan perilaku mahasiswa, dengan penekanan mutakhir pada faktor-faktor yang memengaruhi proses belajar dalam konteks digital dan tantangan kontemporer. Riset terbarunya secara konsisten menyelidiki mekanisme di balik prokrastinasi akademik, seperti peran kesabaran dan regulasi diri dalam belajar, serta mengeksplorasi isu-isu baru seperti hubungan antara nomofobia dan perilaku judi daring pada mahasiswa. Ia juga aktif mengkaji dinamika pembelajaran daring, termasuk pengaruh rasa syukur terhadap keterlibatan belajar melalui studi eksperimental, serta peran dukungan sosial dan efikasi diri dalam mengelola stres akademik. Selain itu, penelitiannya merambah ranah psikologi kesehatan dan sosial, seperti efektivitas konseling kelompok untuk mengurangi perilaku off-task, pengaruh religiusitas dan kepribadian terhadap pemaafan pada etnis tertentu, serta prediktor perilaku kesehatan pekerja selama pandemi. Secara keseluruhan, terjadi pergeseran tematik yang jelas dari kajian awal tentang regulasi diri dan prokrastinasi menuju fokus yang lebih spesifik pada konteks pembelajaran daring, perilaku bermasalah terkait teknologi, dan penguatan pendidikan berbasis nilai, dengan tetap mempertahankan minat pada variabel psikologis seperti religiusitas, kontrol diri, dan efikasi diri sebagai benang merah yang menghubungkan seluruh karyanya.

H

Harsoyo

Faculty of Civil Engineering and Planning • Civil Engineering

Berdasarkan publikasi yang tersedia, keahlian akademik Harsoyo di bidang teknik sipil berfokus pada analisis struktur jembatan dan respons seismik rangka baja. Publikasi paling awal dari tahun 1992 mengkaji respons seismik rangka baja dengan sambungan fleksibel, menunjukkan minat awal pada perilaku struktur terhadap beban gempa. Karya selanjutnya pada tahun 2017 menganalisis kestabilan jembatan cable stayed dengan meneliti pengaruh rasio lebar terhadap bentang jembatan, yang memperluas kajian ke struktur jembatan kabel. Namun, karena tidak ada publikasi dalam lima tahun terakhir (2022–2026), tidak dapat diidentifikasi pergeseran tema riset atau fokus mutakhir yang jelas. Kedua publikasi yang ada menunjukkan kesinambungan dalam analisis struktur, khususnya pada aspek stabilitas dan respons dinamik, namun tanpa data terbaru, arah riset terkini tidak dapat ditentukan. Dengan demikian, keahlian Harsoyo tercatat pada analisis struktur jembatan cable stayed dan respons seismik rangka baja, tetapi perkembangan riset setelah 2017 belum terdokumentasi.

H

Hartomo

Faculty of Industrial Technology • Industrial Engineering

Hartomo memiliki keahlian di bidang teknik industri dengan fokus utama pada ergonomi, keselamatan dan kesehatan kerja, serta perancangan produk inovatif. Dalam lima tahun terakhir, risetnya secara konsisten mengembangkan solusi ergonomis untuk berbagai konteks, seperti perancangan alat kemasan makanan, sistem pemantauan postur kerja interaktif (E-Airs), dan alat terapi kaki bagi pasien cerebral palsy. Ia juga aktif mengkaji faktor penentu kesejahteraan emosional pekerja di lingkungan kerja digital serta analisis risiko rantai pasok menggunakan metode Failure Mode and Effect Analysis (FMEA). Pergeseran tematik terlihat dari perluasan objek kajian yang semula banyak berfokus pada analisis postur kerja dan desain alat bantu bagi penyandang disabilitas, kini menjangkau aspek digital seperti pengalaman pengguna (UX) situs web konsultan perencana dan sistem pemantauan berbasis teknologi. Metode yang digunakan meliputi electromyography untuk investigasi kontraksi otot, algoritma Blocplan dan CRAFT untuk optimasi tata letak fasilitas, serta pendekatan perancangan ergonomis dan inovatif. Secara keseluruhan, arah riset mutakhir Hartomo menekankan integrasi prinsip ergonomi dengan teknologi digital untuk meningkatkan keselamatan, kenyamanan, dan produktivitas kerja, baik di sektor industri manufaktur maupun usaha kecil menengah.

H

Harwati

Faculty of Industrial Technology • Industrial Engineering

Harwati memiliki keahlian akademik yang berfokus pada peningkatan kualitas dan ketahanan rantai pasok, dengan penekanan mutakhir pada sektor halal serta penerapan metode analitik data. Dalam lima tahun terakhir, risetnya secara konsisten mengintegrasikan pendekatan Six Sigma dan Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) untuk mengidentifikasi dan mengurangi cacat produk di sektor manufaktur, seperti pada industri piano dan tekstil skala UKM. Pergeseran tematik yang menonjol adalah pendalaman pada rantai pasok halal, yang diawali dengan pengembangan kerangka penilaian risiko halal menggunakan logika fuzzy pada rantai pasok ayam di Indonesia, kemudian diperluas menjadi kajian sistematis untuk mendefinisikan dan membangun kerangka ketahanan rantai pasok halal. Di sisi lain, keahliannya dalam data mining dan analisis klaster tetap menjadi tulang punggung metodologis, diterapkan untuk memetakan perilaku masyarakat terhadap Covid-19 guna menyusun strategi pencegahan, mengelompokkan perilaku pedagang daging ayam, serta memprediksi keberhasilan penggalangan dana berbasis donasi di Indonesia. Publikasi awalnya yang banyak menyoroti data mining pendidikan dan pemodelan keputusan multi-kriteria kini berfungsi sebagai landasan bagi pengembangan metode klastering dan prediksi yang lebih terapan. Secara keseluruhan, fokus riset terkini Harwati berada pada persimpangan antara rekayasa kualitas, manajemen risiko rantai pasok halal, dan analitika data untuk pengambilan keputusan strategis di sektor industri dan sosial.

H

Hary Setiawan

Faculty of Law • Law

Hary Setiawan memiliki keahlian akademik yang berfokus pada bidang agroteknologi dan pemberdayaan masyarakat, dengan pergeseran signifikan menuju riset terapan dalam lima tahun terakhir. Publikasi awalnya banyak mengkaji intensitas serangan hama pada terung, analisis spasial kawasan rawan longsor, serta respons tanaman kedelai dan padi terhadap pupuk organik cair MOL, yang menunjukkan dasar kuat dalam agronomi dan ekologi pertanian. Namun, riset mutakhirnya pada 2023 hingga 2025 menonjolkan dua arah baru yang lebih aplikatif. Pertama, penelitian tentang pengaruh varietas dan fermentasi terhadap proksimat tepung talas menyoroti pengolahan pascapanen dan diversifikasi pangan berbasis sumber daya lokal. Kedua, program pemberdayaan Sekolah Lansia melalui pelatihan pembibitan tanaman di Banjarnegara menegaskan fokus pada inovasi sosial dan transfer teknologi pertanian kepada kelompok lanjut usia. Pergeseran ini menunjukkan bahwa Hary kini lebih menekankan riset yang mengintegrasikan ilmu pertanian dengan solusi praktis bagi masyarakat, seperti peningkatan gizi melalui fermentasi dan penguatan kapasitas lansia dalam budidaya tanaman. Objek kajiannya bergerak dari tanaman hortikultura dan pangan pokok menuju komoditas lokal seperti talas serta pemberdayaan komunitas, dengan metode yang mencakup eksperimen laboratorium dan aksi partisipatif.

Halaman 38 dari 97 · 1159 pakar