Direktori Pakar
Jelajahi dosen/peneliti, ringkasan keahlian, dan indikator publikasi.
Vita Widyasari
Faculty of Medicine • Medicine
Vita Widyasari memiliki keahlian akademik yang berfokus pada epidemiologi penyakit menular dan tidak menular, kesehatan masyarakat, serta determinan sosial kesehatan, dengan bobot signifikan pada publikasi lima tahun terakhir. Riset mutakhirnya menonjolkan analisis longitudinal stagnasi tuberkulosis pascapandemi di tingkat provinsi di Indonesia, yang menunjukkan pergeseran dari studi awal tentang COVID-19 dan respons pemerintah. Ia juga mendalami dampak indeks pembangunan manusia terhadap beban stroke di ASEAN, serta faktor risiko hipertensi pada dewasa muda dan defisit energi kronis pada ibu hamil muda di pedesaan. Publikasi terbaru mencakup telaah sistematis tentang efek paparan pestisida terhadap stunting, varian genetik pada resistensi eritropoietin pada pasien dialisis, dan faktor risiko gangguan pernapasan pada pekerja pabrik kelapa sawit. Selain itu, ia mengeksplorasi isu etika dan integritas riset melalui analisis kesenjangan transparansi dalam penulisan medis berbantuan kecerdasan buatan. Publikasi lama, seperti efektivitas layanan kesehatan oleh kader untuk penyakit tidak menular pada lansia dan intervensi pelatihan higiene di pesantren, memberikan konteks kesinambungan minatnya pada intervensi berbasis komunitas dan kesehatan pedesaan. Secara keseluruhan, arah riset terkini Vita Widyasari menekankan analisis data agregat, telaah sistematis, dan isu etika biomedis, dengan objek kajian meliputi penyakit tropis, penyakit tidak menular, dan kesehatan ibu-anak di Indonesia.
Viviane Annisa
Faculty of Sciences • Pharmacy
Keahlian akademik Viviane Annisa berfokus pada pengembangan dan karakterisasi sistem penghantaran obat berbasis polimer alami, terutama alginat dan gum akasia, untuk meningkatkan kelarutan dan bioavailabilitas obat BCS Kelas 2 yang sukar larut, dengan ketokonazol sebagai model utama. Dalam lima tahun terakhir, risetnya secara intensif mengeksplorasi formulasi matriks dan beads alginat yang dikombinasikan dengan polimer anionik seperti gum akasia, pektin, atau karagenan sebagai inhibitor presipitasi untuk mempertahankan supersaturasi obat di usus. Publikasi mutakhirnya menonjolkan validasi metode analitik canggih, termasuk Ultra High Performance Liquid Chromatography (UHPLC) dan RP-HPLC-UV, untuk pengujian disolusi mikro, penetapan kelarutan pH-dependent, serta evaluasi farmakokinetik pada plasma kelinci. Pergeseran fokus terlihat dari tinjauan pustaka awal tentang sistem gastroretentif dan transdermal menuju riset eksperimental yang lebih terarah pada formulasi oral dan validasi bioanalitik. Selain itu, kajian penerapan Good Manufacturing Practice (GMP) di industri farmasi Indonesia menunjukkan perluasan minat pada aspek regulasi mutu produksi. Secara keseluruhan, keahliannya memadukan kimia farmasi, teknologi formulasi, dan validasi metode analitik untuk mengatasi tantangan biofarmasetika obat sukar larut.
Wahyudhi Sutrisno
Faculty of Industrial Technology • Industrial Engineering
Keahlian akademik Wahyudi Sutrisno dalam lima tahun terakhir berfokus pada optimalisasi proses bisnis dan peningkatan daya saing Usaha Kecil dan Menengah (UKM) melalui integrasi strategi digital, pengendalian kualitas, dan efisiensi rantai pasok. Riset mutakhirnya menyoroti digitalisasi untuk meningkatkan produktivitas, seperti pada UKM percetakan 3D, serta penerapan Six Sigma untuk menekan cacat produksi pada industri manufaktur plastik. Ia juga mengembangkan strategi pemasaran berbasis analisis SWOT dan Quantitative Strategic Planning Matrix (QSPM) pada UKM kosmetik, serta mengeksplorasi faktor keberhasilan kritis pariwisata dan model bisnis inovatif seperti metaverse showroom menggunakan pendekatan Design Thinking dan Business Model Canvas. Selain itu, perhatiannya meluas pada pemberdayaan masyarakat melalui pengelolaan bank sampah, pembuatan pupuk organik cair, dan pelatihan digital marketing bagi UKM lokal, termasuk sektor kopi dan katering. Pergeseran tematik terlihat dari publikasi awal yang berfokus pada pengukuran kinerja dan analisis risiko operasional di perusahaan manufaktur, menuju fokus yang lebih aplikatif pada UKM dan sektor jasa dengan penekanan pada digitalisasi, keberlanjutan, serta pengembangan model bisnis yang adaptif pascapandemi. Secara keseluruhan, risetnya mengintegrasikan metode kuantitatif dan kualitatif untuk menjembatani teori teknik industri dengan praktik bisnis nyata, terutama dalam konteks UKM dan industri kreatif di Indonesia.
Wahyudi Budi Pramono
Faculty of Industrial Technology • Electrical Engineering
Keahlian akademik Wahyudi Budi Pramono dalam lima tahun terakhir berfokus pada pengembangan sistem monitoring dan optimasi energi berbasis Internet of Things (IoT) serta pemodelan kebisingan transformator daya. Pada periode 2022–2026, risetnya menonjolkan integrasi teknologi IoT untuk aplikasi praktis, seperti sistem monitoring konsumsi energi listrik pada kamar kos menggunakan Progressive Web Application, pengontrol dimmer IoT untuk prototype Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB) skala laboratorium, serta sistem monitoring kecepatan kendaraan berbasis Android melalui CAN Bus dan pemantauan tekanan ban sepeda motor portabel. Selain itu, ia juga mengkaji potensi pengembangan pembangkit listrik tenaga gas dari limbah cair pabrik kelapa sawit, studi kelayakan interkoneksi jaringan listrik di area pertambangan, optimalisasi daya panel surya dengan sistem tracking dua sumbu, dan evaluasi implementasi PLTS off-grid pada sistem bioflok perikanan. Secara berkesinambungan, riset sebelumnya tentang prediksi kebisingan transformator daya tanpa beban (2021) berkembang menjadi pemodelan kebisingan beban menggunakan PCA-MLR dan Backpropagation Neural Network, serta desain transformator dengan optimasi Particle Swarm Optimization yang mempertimbangkan kebisingan, berat, dan rugi-rugi. Pergeseran tematik terlihat dari dominasi riset awal pada sistem tenaga dan tegangan tinggi (2015–2018) menuju pemanfaatan IoT dan energi terbarukan yang lebih aplikatif, dengan tetap mempertahankan keahlian inti pada pemodelan dan optimasi sistem kelistrikan.
Wahyu Dwi Atmoko
Faculty of Medicine • Medicine
Keahlian akademik Wahyu Dwi Atmoko berfokus pada kedokteran forensik dan medikolegal, dengan penekanan kuat pada analisis pola trauma dan kematian akibat kekerasan. Dalam lima tahun terakhir, risetnya secara konsisten mendeskripsikan karakteristik luka pada korban kecelakaan lalu lintas dan kereta api berdasarkan data visum et repertum di RSUD Dr. Moewardi, seperti terlihat pada publikasi tahun 2024 dan 2025. Ia juga meneliti perbedaan kekakuan mayat akibat keracunan organofosfat dibandingkan kematian biasa pada hewan coba, menunjukkan minat pada fisiologi postmortem. Kajiannya meluas ke identifikasi jenazah tanpa identitas dan pemeriksaan visum bayi, termasuk dampak pandemi COVID-19 terhadap pola kasus. Secara demografis, ia mengkaji karakteristik korban visum klinis sebagai dasar kebijakan kesehatan. Publikasi lamanya tentang etika kedokteran dan kekerasan di wahana pendidikan klinis memberikan konteks awal, namun fokus mutakhirnya telah bergeser sepenuhnya ke forensik deskriptif dan eksperimental berbasis data institusional. Metode yang dominan adalah studi retrospektif dan deskriptif observasional, dengan objek kajian berupa laporan otopsi dan visum. Arah riset terkini menekankan pada pemetaan epidemiologi trauma fatal serta pengembangan parameter forensik untuk memperkirakan penyebab dan waktu kematian, menjadikannya relevan bagi pengambilan keputusan di bidang kesehatan dan penegakan hukum.
Wahyu Priyanka Nata Permana
Faculty of Law • Law
Wahyu Priyanka Nata Permana memiliki keahlian akademik di bidang hukum pidana dengan fokus mutakhir pada isu konstitusionalitas dan prosedur penegakan hukum. Dalam lima tahun terakhir, risetnya menyoroti tiga tema utama. Pertama, analisis hukum terhadap praktik penetapan tersangka oleh KPK yang didasarkan pada alat bukti hasil penyelidikan, mengkritisi potensi pelanggaran hak asasi tersangka. Kedua, kajian konstitusionalitas pengaturan usia calon presiden dan wakil presiden menjelang Pemilu 2024, yang menelaah batas minimal usia dari perspektif hukum tata negara. Ketiga, eksplorasi penerapan asas punishment without culpability dalam tindak pidana lingkungan, yang membuka kemungkinan perluasan pertanggungjawaban pidana tanpa mens rea di ranah lingkungan. Pergeseran riset terlihat dari fokus awal pada aspek prosedural dan korporasi, seperti tinjauan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik terhadap Konvensi Cybercrime 2001, perspektif psikologis pertanggungjawaban pidana korporasi dalam kejahatan lingkungan, serta sinkronisasi penanganan perkara pidana subjek hukum korporasi. Kini, perhatiannya beralih ke isu konstitusionalitas dan legitimasi prosedural penegakan hukum, khususnya terkait kewenangan lembaga antikorupsi dan batas usia pejabat publik. Metode yang digunakan umumnya normatif-doktrinal dengan pendekatan perundang-undangan dan perbandingan. Objek kajian meliputi kebijakan hukum pidana, hukum acara pidana, dan hukum tata negara, dengan arah riset yang menekankan pada jaminan hak asasi dan kepastian hukum dalam proses peradilan.
Wahyu Sudrajat
Faculty of Law • Law
Keahlian akademik Wahyu Sudrajat dalam lima tahun terakhir berfokus pada pengembangan sistem informasi berbasis web dan aplikasi untuk optimalisasi layanan publik serta sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Publikasi terbarunya menunjukkan pergeseran dari riset awal yang bersifat umum menuju solusi terapan yang lebih spesifik, seperti perancangan sistem informasi inventori untuk percetakan, aplikasi penampungan hewan, dan desain antarmuka aplikasi pencari parkir berbasis Android. Wahyu juga aktif dalam pengabdian masyarakat, terbukti dari optimalisasi perpustakaan sekolah menggunakan SLiMS 9 Bulian. Di sisi lain, ia turut menelaah aspek data dan bisnis melalui tinjauan pustaka sistematis tentang model integrasi data sebagai fondasi kecerdasan bisnis, serta menganalisis faktor produksi industri tahu-tempe di Musi Banyuasin. Publikasi lamanya, seperti sistem informasi konsultasi hukum dan penerapan algoritma asosiasi, memberikan konteks kesinambungan dalam pemanfaatan teknologi informasi untuk pemecahan masalah nyata. Secara keseluruhan, arah riset mutakhir Wahyu menonjolkan pengembangan aplikasi web dan mobile yang responsif terhadap kebutuhan spesifik institusi dan komunitas, dengan penekanan pada efisiensi operasional dan keamanan data, seperti penggunaan MD5 untuk pengamanan akta notaris.
Wanadya Ayu Krishna Dewi
Faculty of Psychology • Psychology
Keahlian akademik Wanadya Ayu Krishna Dewi berfokus pada psikologi perkembangan dan sosial, dengan perhatian khusus pada faktor-faktor yang memengaruhi kesejahteraan psikologis dan motivasi pada remaja dan dewasa muda. Publikasi terbaru dalam lima tahun terakhir belum tercatat, namun berdasarkan karya-karya sebelumnya, terlihat kesinambungan minat pada dinamika penerimaan diri dan keterhubungan sosial di lingkungan pendidikan. Kajiannya pada tahun 2020 mengeksplorasi intervensi berbasis media, yaitu penayangan video inspiratif untuk meningkatkan penerimaan diri pada mahasiswi pengguna Instagram aktif, menunjukkan perhatian pada dampak media sosial terhadap konsep diri. Sebelumnya, ia meneliti kesadaran emosional dan keterhubungan dengan sekolah pada siswa di Indonesia, serta pengaruh etnisitas, dukungan, dan status sosial orangtua terhadap motivasi berprestasi pada siswa keturunan Tionghoa dan Jawa. Riset paling awal menyoroti persepsi terhadap celebrity endorser dan minat beli pada mahasiswi. Secara keseluruhan, meskipun belum ada publikasi mutakhir dalam rentang 2022–2026, arah risetnya konsisten pada isu identitas, penerimaan diri, dan pengaruh lingkungan sosial—baik dari keluarga, sekolah, maupun media—terhadap perkembangan psikologis individu. Fokus potensial ke depan dapat mencakup intervensi digital untuk kesejahteraan psikologis atau studi lintas budaya tentang motivasi dan keterhubungan sosial.
Wara Anggana
Faculty of Business and Economics • Accounting
Wara Anggana memiliki keahlian akademik yang berfokus pada pengembangan intervensi psikologis untuk meningkatkan ketahanan akademik mahasiswa, dengan penekanan khusus pada konsep academic buoyancy. Riset mutakhirnya, yang terlihat pada publikasi tahun 2022, secara spesifik menguji efektivitas pelatihan instruksi diri (self-instruction training) sebagai metode untuk meningkatkan derajat academic buoyancy mahasiswa. Kajian ini merupakan kelanjutan langsung dari penelitian serupa pada tahun 2019, yang menunjukkan adanya kesinambungan tematik yang kuat dalam satu dekade terakhir. Fokus pada academic buoyancy ini menyoroti perhatiannya terhadap kemampuan mahasiswa dalam menghadapi tantangan akademik sehari-hari dan mengatasi penurunan regulasi diri akademik. Sementara itu, publikasi lamanya pada tahun 2013 mengkaji hubungan antara agama dan kerja sama dalam dilema sumber daya bersama melalui studi lintas budaya, yang menunjukkan latar belakang riset yang lebih luas dalam psikologi sosial dan perilaku ekonomi. Namun, pergeseran tematik yang jelas terjadi menuju psikologi pendidikan dan intervensi kognitif-perilaku, dengan fokus mutakhir pada pengembangan strategi praktis untuk memperkuat daya apung akademik mahasiswa. Dengan demikian, keahlian Wara Anggana saat ini terpusat pada penerapan teknik modifikasi kognitif untuk meningkatkan resiliensi akademik, meninggalkan kajian lintas budaya tentang kerja sama yang menjadi minat awalnya.
Wayan Tunas Artama
Faculty of Industrial Technology • Informatics
Wayan Tunas Artama mengembangkan keahlian akademik yang berpusat pada kesehatan satwa liar, penyakit zoonotik, dan bioteknologi veteriner dengan pendekatan One Health. Dalam lima tahun terakhir, risetnya berfokus pada deteksi dan karakterisasi patogen pada satwa liar dan domestik, seperti parasit gastrointestinal pada rusa Timor, paramyxovirus pada kelelawar, serta beban parasit pada orangutan Kalimantan. Ia juga mengembangkan metode deteksi molekuler, termasuk whole genome sequencing untuk resistensi obat pada Mycobacterium smegmatis dan ekspresi gen tropomiosin untuk diagnosis skabies. Di bidang peternakan, ia meneliti mastitis sapi perah melalui isolasi bakteri dan uji aktivitas antibakteri ekstrak kulit faloak. Analisis genetika populasi ternak lokal Indonesia, seperti kambing dan domba, juga menjadi perhatian, menggunakan penanda mikrosatelit dan gen mitokondria. Publikasi sebelumnya memberikan konteks kesinambungan dalam studi zoonosis, seperti leptospirosis dan Cryptosporidium, serta pengembangan antigen rekombinan untuk toksoplasmosis. Secara keseluruhan, keahlian Artama mencakup integrasi biologi molekuler, epidemiologi, dan konservasi untuk mengatasi tantangan kesehatan di antarmuka manusia-hewan-lingkungan, dengan penekanan pada pengembangan alat diagnostik dan pemahaman dinamika penyakit pada satwa liar dan ternak di Indonesia.
Widinda Normalia Arlianty
Faculty of Sciences • Chemistry Education
Keahlian akademik Widinda Normalia Arlianty berfokus pada pengembangan dan evaluasi model pembelajaran kimia serta instrumen asesmen pendidikan, dengan pergeseran signifikan menuju standardisasi dan psikometri dalam lima tahun terakhir. Publikasi awalnya mengeksplorasi model kooperatif seperti Pair Check, Make a Match, dan Project-Based Learning untuk meningkatkan motivasi, aktivitas, karakter, dan pencapaian kognitif siswa pada materi kimia seperti tata nama senyawa dan larutan penyangga, termasuk adaptasi pembelajaran daring selama pandemi. Namun, riset mutakhirnya beralih ke penguatan metodologi asesmen dan profil peserta didik. Pada 2026, ia memetakan mahasiswa pendidikan kimia berdasarkan teori kecerdasan majemuk, serta membandingkan metode penskalaan MSI dan MSRS untuk validasi instrumen kuesioner guru. Pada 2024, ia melakukan standardisasi instrumen penilaian hasil belajar kimia menggunakan program Anates V4. Objek kajiannya kini mencakup mahasiswa calon guru dan guru, tidak lagi terbatas pada siswa SMA. Metode yang digunakan meliputi analisis psikometrik dan validasi instrumen, menunjukkan pendalaman pada kualitas alat ukur pendidikan. Arah riset terkini menekankan pada pengembangan instrumen asesmen yang terstandarisasi dan pemahaman profil pembelajar, yang merupakan fondasi penting untuk perancangan pembelajaran kimia yang lebih adaptif dan terukur.
Widodo
Faculty of Civil Engineering and Planning • Civil Engineering
Berdasarkan publikasi lima tahun terakhir, keahlian akademik Widodo menunjukkan pergeseran signifikan dari fokus awal pada ekonomi mikro, kewirausahaan, dan manajemen menuju riset multidisiplin yang mengintegrasikan pendidikan, lingkungan, dan teknologi. Riset mutakhirnya berpusat pada pengembangan media dan model pembelajaran inovatif, seperti penggunaan Solitekids untuk membaca, Augmented Reality untuk materi atmosfer, Liveworksheet untuk sejarah, serta EdApp dan Peeragogy untuk ilmu sosial dan ekonomi. Ia juga aktif mengkaji dampak lingkungan terhadap pembelajaran, misalnya pengaruh kebisingan kereta api terhadap konsentrasi siswa dan pemetaan banjir berbasis proyek untuk mitigasi bencana pada Generasi Z. Di sisi lain, Widodo memperluas kajian ke bidang teknik dan lingkungan dengan menganalisis distribusi logam berat di tanah pertanian, produktivitas sorgum lahan kering, serta kapasitas jaringan listrik untuk kendaraan listrik dan panel surya di Bandar Lampung. Ia juga meneliti keuangan syariah dalam infrastruktur dan perbankan Islam melalui pendekatan Maqāṣid. Publikasi lamanya yang membahas modal usaha, efisiensi pertanian, dan pelatihan manajemen memberikan konteks kesinambungan, namun fokus terkini jelas beralih pada solusi berbasis teknologi, keberlanjutan lingkungan, dan inovasi pedagogi yang responsif terhadap tantangan abad ke-21.
