Direktori Pakar
Jelajahi dosen/peneliti, ringkasan keahlian, dan indikator publikasi.
Widodo Brontowiyono
Faculty of Civil Engineering and Planning • Teknik Lingkungan
Keahlian akademik Widodo Brontowiyono dalam lima tahun terakhir menunjukkan pergeseran signifikan dari fokus awal pada kualitas air dan pengelolaan limbah domestik menuju riset yang lebih integratif dan multidimensi. Publikasi terbarunya menonjolkan analisis tingkat lanjut terhadap faktor-faktor yang memengaruhi kreativitas siswa, seperti lingkungan sekolah dan efikasi diri, menggunakan data PISA 2022 Indonesia dengan pemodelan hierarkis. Ia juga mengembangkan kerangka kerja keberlanjutan dalam rantai pasok pertanian, menekankan peran modal intelektual hijau, kepemimpinan transformasional, dan transformasi digital dalam menciptakan nilai bersama. Meskipun masih mengkaji dampak penggunaan lahan terhadap kualitas air di Sub-DAS Opak dan efektivitas instalasi pengolahan air limbah komunal, pendekatannya kini lebih terintegrasi dengan aspek sosial, ekonomi, dan partisipasi masyarakat. Risetnya tentang partisipasi masyarakat desa dalam mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan serta penilaian keberlanjutan IPAL komunal di Semarang dan Yogyakarta memperkuat orientasi pada solusi berbasis komunitas. Dengan demikian, fokus mutakhir Widodo Brontowiyono adalah pada pengembangan kerangka kerja keberlanjutan yang holistik, menggabungkan analisis lingkungan, sosial, dan kebijakan, serta memanfaatkan data berskala besar untuk memahami dinamika kompleks dalam konteks Indonesia.
Willi Ashadi
Faculty of Social and Cultural Sciences • International Relations
Willi Ashadi, dosen Ilmu Hubungan Internasional di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya, menunjukkan keahlian akademik yang berfokus pada persinggungan antara isu keamanan manusia, politik global, dan dinamika keagamaan kontemporer. Dalam lima tahun terakhir, risetnya secara konsisten mengkaji respons negara dan aktor non-negara terhadap krisis multidimensi, dengan penekanan khusus pada pendekatan human security dan perspektif Islam. Publikasi terbarunya pada 2025 menganalisis bentuk Islamofobia global melalui studi komparatif antara Indonesia, India, dan Prancis, menunjukkan perluasan kajian dari isu domestik ke perbandingan lintas negara. Sebelumnya, pada 2022-2023, ia meneliti sikap tokoh agama Ahlussunnah wal Jamaah dalam menghadapi pandemi COVID-19 serta kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Indonesia, yang dianalisis melalui kerangka human security dan maqashid syariah. Pergeseran tematik terlihat pada publikasi 2026 yang bersifat pengabdian masyarakat, yaitu pelatihan tahsin bagi calon imam lansia, menandai integrasi antara riset akademik dan aksi sosial langsung di tingkat komunitas. Sementara itu, publikasi lamanya pada 2019 tentang human security dan kematian Jamal Khashoggi serta studi 2017 tentang pendidikan agama Islam multikultural memberikan landasan awal bagi minatnya pada isu keamanan manusia dan pluralisme. Secara keseluruhan, fokus mutakhir Ashadi menonjolkan analisis komparatif Islamofobia global serta penerapan prinsip keamanan manusia dalam kebijakan publik dan praktik keagamaan di Indonesia.
Willy Prasetya
Faculty of Social and Cultural Sciences • English Education
Willy Prasetya, dosen Pendidikan Bahasa Inggris di Fakultas Ilmu Sosial dan Budaya, menunjukkan keahlian akademik yang berfokus pada inovasi pedagogi dan pengembangan profesional guru bahasa Inggris. Dalam lima tahun terakhir, risetnya didominasi oleh implementasi pembelajaran mendalam (deep learning) untuk meningkatkan kompetensi berbahasa Inggris siswa madrasah, seperti terlihat pada program “Mayoga Super English Day” dan “Mayoga English Camp” yang menekankan penguasaan speaking dan komunikasi kolaboratif. Ia juga aktif meneliti penerapan project-based learning dan problem-based learning dalam microteaching sebagai jembatan antara teori dan praktik nyata bagi calon guru. Pergeseran tematik terlihat dari meningkatnya perhatian pada isu kurikulum, seperti adaptasi guru terhadap perubahan kurikulum Merdeka, serta pengembangan berpikir kritis dan intertekstualitas dalam pembelajaran bahasa Inggris sebagai bahasa asing. Analisis stereotip budaya dalam buku teks ELT dan perspektif guru dalam memilih konten interkultural menjadi fokus mutakhir yang menandai perluasan kajian dari sekadar metode pengajaran ke arah kritik materi ajar dan kesadaran global. Publikasi awalnya tentang translanguaging, emosi guru dalam praktik mengajar internasional, dan konstruksi identitas pembelajar memberikan konteks kesinambungan pada minatnya terhadap pengalaman subjektif guru dan siswa. Secara keseluruhan, keahlian Willy Prasetya berpusat pada pengembangan pedagogi inovatif, adaptasi kurikulum, dan pengintegrasian perspektif kritis dan interkultural dalam pendidikan bahasa Inggris di Indonesia.
Winda Nur Cahyo
Faculty of Industrial Technology • Industrial Engineering
Winda Nur Cahyo memiliki keahlian akademik yang berfokus pada pengelolaan aset, rantai pasok berkelanjutan, dan sistem manajemen risiko di sektor industri, dengan penekanan kuat pada riset mutakhir dalam lima tahun terakhir. Publikasi terbaru menunjukkan pergeseran signifikan menuju integrasi teknologi digital seperti blockchain, digital twin, dan Internet of Things (IoT) untuk meningkatkan transparansi dan ketahanan rantai pasok, terutama di sektor energi dan manufaktur. Contohnya, kerangka kerja berbasis kepercayaan untuk rantai pasok energi bersih serta adopsi blockchain dalam manajemen aset pembangkit listrik menjadi fokus utama. Selain itu, risetnya juga merambah ke bidang keberlanjutan perkotaan, seperti pengelolaan limbah rumah tangga melalui model simulasi dan insinerator portabel berbasis IoT, serta pengembangan sistem transportasi publik cerdas di Makassar menggunakan simulasi sistem dinamis dan pelacak pergerakan orang. Di sisi lain, ia tetap mempertahankan kesinambungan dengan riset sebelumnya tentang manajemen aset dan pemeliharaan, namun kini diperkaya dengan pendekatan analitis seperti data envelopment analysis dan integrasi ISO 55001. Metode yang dominan digunakan meliputi pemodelan simulasi, analisis multilevel, dan kerangka hibrida seperti WASPAS-ISM-MICMAC. Secara keseluruhan, arah riset Winda saat ini menonjolkan pemanfaatan teknologi digital dan analisis data untuk menciptakan sistem industri yang lebih aman, efisien, dan berkelanjutan.
Wing Wahyu Winarno
Faculty of Business and Economics • Development Economics
Wing Wahyu Winarno mengembangkan keahlian akademik yang berfokus pada tata kelola teknologi informasi, adopsi sistem digital, dan transformasi organisasi di sektor publik dan bisnis. Riset mutakhirnya dalam lima tahun terakhir menunjukkan pergeseran signifikan dari sekadar evaluasi penerimaan teknologi menuju integrasi strategis teknologi dengan manajemen dan kebijakan. Publikasi terbaru menyoroti kepemimpinan dan manajemen untuk insinyur maritim, adopsi AI oleh dosen program studi bisnis, serta pemanfaatan akuntansi dan perpajakan digital untuk meningkatkan kualitas pelaporan keuangan. Ia juga meneliti peran gender dalam respons konsumen terhadap pemasaran influencer, analisis kualitas situs e-commerce menggunakan Webqual, dan pemilihan teknologi pengolahan sampah berbasis keadilan energi dengan metode AHP-TOPSIS. Di ranah tata kelola, ia mengkaji keselarasan COBIT 2019 dengan kebijakan SPBE untuk digitalisasi pasar tradisional dalam konsep smart city, serta audit tata kelola TI menggunakan COBIT 2019. Analisis sentimen masyarakat terhadap pertambangan melalui data mining dan perancangan platform marketplace bagi UMKM turut menjadi fokus. Publikasi sebelumnya yang mengevaluasi e-government, penerimaan e-money, dan model UTAUT2 memberikan konteks kesinambungan, namun arah riset kini lebih menekankan pada implementasi teknologi untuk pengambilan keputusan strategis, peningkatan kinerja organisasi, dan dampak sosial-ekonomi, dengan objek kajian meliputi sektor pendidikan, industri, UMKM, dan pemerintahan daerah.
Wirawan Hardinto
Faculty of Business and Economics • Accounting
Wirawan Hardinto memiliki keahlian akademik di bidang akuntansi sektor publik dan perilaku organisasi, dengan fokus mutakhir pada tata kelola keuangan daerah serta kinerja entitas milik negara. Dalam lima tahun terakhir, risetnya menyoroti faktor-faktor yang memengaruhi kinerja Bank Pembangunan Daerah (BPD) yang sangat bergantung pada dana pemerintah daerah, sebagaimana terlihat dalam studi empiris tahun 2023. Kajian ini menekankan pentingnya memahami kondisi khusus perbankan daerah dalam konteks keuangan publik Indonesia. Selain itu, Hardinto meneliti hubungan partisipasi anggaran dengan budgetary slack, dengan menguji peran moderasi komitmen organisasi, locus of control, dan pertimbangan etika pada tahun 2022. Riset ini menunjukkan perhatiannya terhadap aspek perilaku dalam proses penganggaran. Pada tahun yang sama, ia juga merefleksikan kinerja pegawai di Badan Usaha Milik Negara (BUMN), menyoroti rendahnya kualitas kinerja organisasi yang dipengaruhi oleh kinerja individu. Secara keseluruhan, arah riset terkini Hardinto berpusat pada akuntansi sektor publik dan perilaku organisasi, dengan objek kajian utama berupa lembaga keuangan daerah dan BUMN. Metode yang digunakan cenderung kuantitatif dengan analisis regresi dan moderasi. Pergeseran tematik dari publikasi sebelumnya tidak tampak signifikan, namun fokus pada institusi daerah dan BUMN menjadi penekanan utama dalam karya-karya terbarunya.
Wiryono Raharjo
Faculty of Civil Engineering and Planning • Architecture
Wiryono Raharjo, dosen di Departemen Arsitektur Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan, menunjukkan pergeseran riset dari kajian permukiman informal dan partisipasi masyarakat menuju eksplorasi arsitektur yang responsif terhadap kebutuhan kontemporer dan nilai budaya. Publikasi terbarunya pada 2022–2026 menyoroti fokus pada desain ruang kerja produktif dan sadar kesehatan mental, seperti terlihat pada kajian faktor desain ruang kerja untuk work from home yang mengintegrasikan prinsip mindfulness. Ia juga mendalami arsitektur inklusif melalui evaluasi kriteria sekolah luar biasa bagi anak tunagrahita, serta mengkaji sense of place dan genius loci pada kawasan budaya seperti Nagari Pagaruyung dan Pecinan Magelang sebagai potensi wisata. Metode SWOT dan pendekatan interaksionisme simbolik digunakan untuk menganalisis makna ruang, sementara pemanfaatan teknologi AR dan VR pada Candi Borobudur menunjukkan arah riset konservasi berbasis digital. Meskipun riset awalnya berfokus pada permukiman informal, tipologi hunian, dan keterlibatan masyarakat, karya terbaru menegaskan perhatian pada isu keberlanjutan, aksesibilitas, dan identitas budaya. Objek kajian meliputi ruang domestik, kawasan bersejarah, dan ruang publik perkotaan, dengan metode kualitatif dan evaluatif. Arah riset mutakhirnya menekankan integrasi antara kesejahteraan pengguna, pelestarian warisan, dan inovasi teknologi dalam arsitektur.
Wisnu Hendrawan Bayuaji
Faculty of Civil Engineering and Planning • Architecture
Keahlian akademik Wisnu Hendrawan Bayuaji dalam bidang arsitektur menunjukkan pergeseran fokus yang jelas dari kajian lingkungan binaan berbasis performa menuju eksplorasi aspek persepsi dan spiritualitas dalam desain. Publikasi awalnya pada 2017 dan 2018 berfokus pada pendidikan arsitektur yang berpusat pada manusia serta pengaruh kualitas pencahayaan terhadap kinerja visual mahasiswa, menandakan minat awal pada faktor ergonomis dan pedagogis ruang. Namun, riset terbarunya pada 2024 mengarah pada kajian yang lebih mendalam tentang pengalaman ruang sakral, khususnya bagaimana komposisi visual pada selubung masjid memengaruhi kekhusyukan beribadah. Studi ini mengevaluasi elemen arsitektur masjid sebagai tipologi bangunan yang sangat berkembang di Indonesia, dengan meneliti hubungan antara bentuk fasad dan fungsi utama ruang salat. Pergeseran ini menonjolkan fokus mutakhir pada arsitektur sebagai medium pengalaman spiritual, di mana objek kajian bergeser dari ruang studio dan aktivitas visual menuju ruang ibadah dan aspek afektif pengguna. Metode yang digunakan tampak beralih dari analisis kuantitatif pencahayaan menuju evaluasi kualitatif komposisi visual, menandai pendalaman pada dimensi simbolis dan perseptual dalam desain arsitektur.
Wisnu Indaryanto
Faculty of Law • Law
Wisnu Indaryanto memiliki keahlian akademik yang berfokus pada hukum pidana dan peraturan daerah, dengan pergeseran riset mutakhir ke arah interpretasi yuridis dan implikasi kebijakan legislasi. Dalam lima tahun terakhir, publikasinya menonjolkan analisis terhadap Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan Pemerintah Pusat dan Daerah, khususnya mengenai dana kompensasi penggunaan tenaga kerja asing yang diatur dalam peraturan daerah horison. Kajian ini menunjukkan perhatian pada dampak perubahan nomenklatur pungutan terhadap sumber pendapatan daerah. Selain itu, risetnya mendalami interpretasi ketentuan pidana dalam peraturan daerah di Daerah Istimewa Yogyakarta, menyoroti problematika frasa “dapat” dalam Pasal 15 ayat (1) Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2011. Publikasi lain mengkaji bestandeel percobaan dan permufakatan jahat dalam Undang-Undang Narkotika dari perspektif tujuan hukum, menekankan perbedaan elemen dan bestandeel dalam surat dakwaan. Sebagai konteks kesinambungan, karya sebelumnya membahas urgensi pembentukan peraturan daerah tentang bantuan hukum selama pandemi Covid-19, serta kedaulatan Indonesia di tengah asas resiprositas dan manfaat terkait bebas visa kunjungan. Secara keseluruhan, fokus mutakhir Wisnu terletak pada sinergi antara hukum pidana dan regulasi daerah, dengan metode yuridis normatif yang mengedepankan interpretasi sistematis terhadap peraturan perundang-undangan.
Wiyogo Prio Wicaksono
Faculty of Sciences • Chemistry
Wiyogo Prio Wicaksono memiliki keahlian akademik yang berfokus pada pengembangan material fungsional berskala nano untuk aplikasi sensor elektrokimia dan kolorimetri, dengan penekanan mutakhir pada sintesis hijau dan rekayasa permukaan. Dalam lima tahun terakhir, risetnya secara dominan mengarah pada fabrikasi sensor berbasis nanomaterial untuk deteksi senyawa target, seperti pengembangan sensor elektrokimia bebas enzim menggunakan nikel oksida dari ekstrak kulit jeruk untuk deteksi glukosa, serta sensor grafit nanosheet untuk kuantifikasi migrasi bisphenol-A. Ia juga aktif mengeksplorasi sensor berbasis kertas dengan nanopartikel perak untuk deteksi cepat ion logam berat Pb²⁺, dan sensor fotoelektrokimia berbasis rGO/CuI untuk memantau kloramfenikol. Pergeseran tematik terlihat dari meluasnya kajian ke arah simulasi komputasi, seperti studi molecular docking dan dinamika senyawa aktif jahe untuk terapi sindrom pernapasan, serta tinjauan strategi fungsionalisasi permukaan poliasetilena untuk sensor kolorimetri. Publikasi awalnya yang banyak berkutat pada sintesis nanopartikel dari ekstrak tumbuhan untuk fotokatalisis dan sensor, seperti NiO dari Tagetes erecta dan SnO₂ dari bayam merah, menjadi fondasi bagi pendekatan sintesis hijau yang kini diterapkan pada material maju seperti hidroksiapatit termodifikasi logam untuk aplikasi lingkungan. Secara keseluruhan, keahliannya terintegrasi pada sintesis nanomaterial ramah lingkungan, karakterisasi fungsional, dan pengembangan sensor elektrokimia serta optik yang sensitif dan selektif untuk deteksi analit lingkungan, biomedis, dan pangan.
Yaltafit Abror Jeem
Faculty of Medicine • Medicine
Keahlian akademik Yaltafit Abror Jeem berpusat pada pengelolaan penyakit kronis dan respons kesehatan bencana, dengan penekanan kuat pada integrasi teknologi digital dan pendekatan berbasis data dalam lima tahun terakhir. Riset mutakhirnya secara dominan menyoroti pemanfaatan big data dan Internet of Things (IoT) untuk manajemen penyakit kronis pada jamaah haji Indonesia, seperti terlihat pada kajian tentang strategi integrasi data dan kesiapan infrastruktur layanan primer. Fokus ini diperkuat oleh pengembangan dan evaluasi alat deteksi dini prediabetes, termasuk penggunaan algoritma machine learning dan instrumen non-laboratorium TAG-IT pada populasi Indonesia, yang menunjukkan kesinambungan dari riset sebelumnya mengenai skrining prediabetes. Selain itu, perhatian terhadap aspek psikologis dan spiritual dalam penanganan hipertensi pada jamaah haji, serta respons medis terpadu pasca bencana banjir, memperluas cakupan riset ke arah pelayanan kesehatan darurat dan pendekatan holistik. Publikasi terbaru juga mencakup evaluasi program kesehatan masyarakat seperti Desa Siaga dan pengaruh paparan pestisida terhadap stunting, yang menandakan pergeseran ke arah analisis faktor lingkungan dan implementasi program. Secara keseluruhan, riset Yaltafit Abror Jeem menunjukkan pergeseran dari studi protokol awal tentang intervensi kesehatan seluler dan skrining menuju penerapan konkret teknologi data besar, kecerdasan buatan, dan sistem terpadu untuk meningkatkan deteksi dini, manajemen penyakit kronis, serta kesiapsiagaan bencana pada populasi rentan, khususnya jamaah haji dan masyarakat di layanan primer.
Yanasta Yudo Pratama
Faculty of Medicine • Medicine
Yanasta Yudo Pratama memiliki keahlian akademik yang berfokus pada riset klinis dan epidemiologi penyakit tidak menular serta pengembangan intervensi berbasis bahan alam dan manajemen kesehatan. Dalam lima tahun terakhir, risetnya menonjolkan kajian terhadap peran imunomodulator Curcuma xanthorrhiza yang menargetkan Interleukin-6 pada kondisi inflamasi, serta eksplorasi potensi famili Menispermaceae sebagai terapi herbal untuk COVID-19. Ia juga aktif meneliti faktor maternal yang berhubungan dengan berat badan lahir rendah, hubungan antara jenis kelamin dan pekerjaan dengan risiko hiperkolesterolemia pada populasi hipertensi, serta aktivitas fisik dan komposisi tubuh sebagai faktor risiko sindrom metabolik. Pergeseran tematik terlihat dari fokus awalnya pada faktor risiko stunting dan hipertensi pada populasi tertentu, kemudian meluas ke studi klinis yang lebih kompleks seperti efektivitas akupunktur pada hipertensi resisten, penggunaan kortisol sebagai biomarker stres dan depresi pada mahasiswa kedokteran, serta manajemen strategi layanan kebugaran di rumah sakit untuk meningkatkan kepuasan dan loyalitas pasien. Ia juga meneliti efek teh bunga telang terhadap berat otak tikus yang diinduksi penuaan, serta pentingnya kesadaran dan pencegahan bunuh diri pada remaja. Metode yang digunakan meliputi studi potong lintang, tinjauan pustaka, dan studi kohort, dengan objek kajian mencakup pasien stroke, diabetes, dan COVID-19. Arah riset mutakhirnya menekankan integrasi antara pengobatan herbal, manajemen penyakit kronis, dan peningkatan kualitas hidup masyarakat melalui pemberdayaan dan pendekatan holistik.
