Scholar Expert

Direktori Pakar

Jelajahi dosen/peneliti, ringkasan keahlian, dan indikator publikasi.

Cari pakar
Bersihkan
U

Umi Rofiqah

Faculty of Industrial Technology • Chemical Engineering

Keahlian akademik Umi Rofiqah dalam bidang teknik kimia berfokus pada ekstraksi dan pemrosesan senyawa bioaktif dari bahan alam, dengan penekanan mutakhir pada isolasi flavonoid menggunakan metode soxhletasi. Publikasi terbarunya pada tahun 2022 mengkaji pengaruh polaritas pelarut terhadap ekstraksi senyawa flavonoid dari buah dan daun pare (Momordica charantia L.), menunjukkan kesinambungan riset dari kajian sebelumnya tentang enkapsulasi flavonoid dari biji kepel pada tahun 2021. Pergeseran tematik terlihat dari latar belakang riset yang lebih awal, yang mencakup berbagai topik seperti pretreatment lignoselulosa dari tongkol jagung menggunakan ionic liquids, produksi mikrosfer polistirena dengan teknologi superkritis CO2, esterifikasi PFAD, serta komposit polimer. Riset-riset awal tersebut juga meliputi fermentasi ekstraktif tebu untuk bioetanol dan produksi etanol food grade dari batang sorgum. Fokus terkini Umi Rofiqah secara jelas beralih ke eksplorasi senyawa bioaktif dari tanaman tropis, khususnya flavonoid, dengan metode ekstraksi konvensional seperti soxhletasi. Objek kajiannya adalah bahan alam Indonesia yang potensial sebagai sumber antioksidan, dengan arah riset yang lebih spesifik pada optimasi proses ekstraksi dan pemurnian senyawa aktif, meninggalkan topik-topik rekayasa material dan bioproses yang mendominasi publikasi sebelumnya.

U

Umi Sulistiyanti

Faculty of Business and Economics • Accounting

Umi Sulistiyanti memiliki keahlian akademik yang berfokus pada akuntansi keuangan dan perpajakan, dengan pergeseran signifikan menuju isu keberlanjutan dan lingkungan dalam lima tahun terakhir. Publikasi awalnya, seperti pada 2016 hingga 2020, banyak mengkaji kepatuhan pajak individu dan UMKM, penghindaran pajak di industri pertambangan, serta pengungkapan tanggung jawab sosial perusahaan pada sektor manufaktur. Namun, sejak 2022, risetnya bertransformasi ke arah yang lebih global dan kontemporer. Karya terbarunya, seperti "CEO Characteristics, Sustainability Committee, and Carbon Emission Disclosure" (2025), menyoroti peran tata kelola perusahaan dalam pengungkapan emisi karbon di sektor energi ASEAN, menggunakan data empiris lintas negara. Ia juga aktif dalam analisis bibliometrik, seperti pada "Carbon tax: A bibliometric analysis for future research in Indonesia" (2024) dan "Global Research Trends on Environmental, Social and Governance" (2024), yang memetakan tren riset global terkait pajak karbon dan ESG. Meskipun masih meneliti kepatuhan pajak, seperti dampak pandemi Covid-19 terhadap kepatuhan wajib pajak individu dan UMKM (2023), fokus mutakhirnya jelas bergeser ke isu lingkungan dan keberlanjutan. Metode yang digunakan beragam, mulai dari regresi data panel hingga analisis bibliometrik, dengan objek kajian meliputi perusahaan energi, wajib pajak, dan mahasiswa akuntansi. Arah risetnya kini terpusat pada integrasi antara karakteristik perusahaan, kebijakan fiskal hijau, dan pengungkapan informasi non-keuangan.

U

Unggul Priyadi

Faculty of Business and Economics • Development Economics

Unggul Priyadi memiliki keahlian akademik yang berfokus pada ekonomi kelembagaan, pembangunan berkelanjutan, dan pengelolaan sektor publik, dengan penekanan mutakhir pada pariwisata hijau, ketahanan pangan, serta digitalisasi pengelolaan aset wakaf. Dalam lima tahun terakhir, risetnya secara konsisten mengintegrasikan pendekatan kuantitatif dan kelembagaan untuk mengkaji isu-isu strategis di Daerah Istimewa Yogyakarta dan Indonesia. Publikasi terbaru tahun 2025 menyoroti strategi kuantitatif untuk pariwisata hijau dan ketahanan pangan melalui model Lumbung Mataraman, optimalisasi pengelolaan sampah organik dengan pendekatan ekonomi sirkular, serta analisis dampak pariwisata internasional terhadap emisi CO2 di Thailand menggunakan metode ARDL. Ia juga meneliti perilaku impulsif pembayaran paylater pada mahasiswa dan pusat pertumbuhan wilayah di Kulon Progo. Pada tahun 2024, fokusnya meliputi efisiensi dana keistimewaan dalam kerangka SDGs, pengaruh kualitas kebijakan terhadap investasi asing langsung di ASEAN, serta digitalisasi layanan nazhir dan aset tanah wakaf. Riset sebelumnya tentang dana keistimewaan, efisiensi alokasi pendapatan daerah, dan pariwisata syariah memberikan konteks kesinambungan, namun arah mutakhirnya jelas bergeser ke integrasi ekonomi kelembagaan dengan teknologi digital, keberlanjutan lingkungan, dan pemberdayaan ekonomi berbasis komunitas, seperti budidaya ikan lele bioflok dan pengembangan UMKM melalui peran masjid.

U

Utami

Faculty of Medicine • Medicine

Utami memiliki keahlian akademik yang berfokus pada kimia material dan lingkungan, dengan penekanan pada sintesis nanomaterial berbasis green chemistry untuk aplikasi remediasi lingkungan dan energi terbarukan. Dalam lima tahun terakhir, risetnya didominasi oleh pengembangan fotokatalis dan adsorben dari bahan alam dan limbah, seperti sintesis TiO2/rGO menggunakan ekstrak kulit manggis atau kulit pisang untuk degradasi polutan organik dan aktivitas antibakteri, serta pemanfaatan limbah sekam padi menjadi Fe3O4/biochar untuk adsorpsi ion logam berat. Ia juga aktif mengembangkan katalis heterogen dari ekstrak bunga rosella untuk produksi biodiesel dari minyak jelantah, dan mengeksplorasi material MXene serta komposit CQDs/TiO2 untuk remediasi air. Pergeseran tematik terlihat dari riset awal yang berfokus pada katalis asam padat dan hidrokracking minyak nabati menjadi biofuel, seperti penggunaan zirkonia tersulfatasi dan Ni-Al2O3-bentonit, yang kemudian bertransisi ke sintesis nanomaterial multifungsi dengan pendekatan hijau. Publikasi terbaru juga mencakup formulasi produk konsumen seperti lilin aromaterapi dari minyak adas dan pengembangan foam biodegradable dari selulosa durian, menunjukkan perluasan aplikasi ke arah produk bernilai tambah. Secara keseluruhan, keahlian Utami terintegrasi dalam sintesis material berkelanjutan, karakterisasi lanjutan, dan aplikasi fotokatalitik serta adsorptif untuk mengatasi pencemaran lingkungan dan krisis energi.

U

Utami Mulyaningrum

Faculty of Medicine • Medicine

Utami Mulyaningrum memiliki keahlian akademik yang berfokus pada hematologi dan imunologi diagnostik, dengan penekanan kuat pada pemanfaatan profil darah sebagai biomarker untuk berbagai kondisi penyakit infeksius dan non-infeksius. Dalam lima tahun terakhir, risetnya secara dominan menyoroti peran rasio neutrofil-limfosit sebagai alat diagnostik pada pasien COVID-19 positif di RSUD Wonosari, serta profil hematologi pada infeksi virus dengue di RS PKU Muhammadiyah Wonosari. Publikasi terbaru juga mencakup imunogenisitas dan reaktivitas protein NS1 rekombinan virus Zika dari isolat Indonesia, menunjukkan perluasan minat ke arah pengembangan diagnostik berbasis antigen untuk arbovirus. Selain itu, kajian tentang profil darah rutin pada tikus iskemik global berdasarkan durasi iskemia serta korelasi antara persentase eritrosit hipokromik dan kadar feritin pada pasien penyakit ginjal kronik yang menjalani hemodialisis menegaskan konsistensi dalam mengeksplorasi parameter hematologi sebagai indikator patofisiologis. Secara keseluruhan, terjadi pergeseran tematik dari studi awal tentang puasa dan antioksidan, koagulasi diabetes, serta validasi kuesioner pendidikan, menuju fokus mutakhir pada diagnostik hematologis untuk penyakit infeksi emerging seperti COVID-19 dan dengue, serta pengembangan reagen imunologis untuk Zika. Metode yang digunakan meliputi uji diagnostik, analisis korelasi, dan produksi protein rekombinan, dengan objek kajian mencakup pasien manusia dan model hewan. Arah riset terkini menekankan pada aplikasi klinis biomarker sederhana dan terjangkau untuk skrining dan prognosis penyakit infeksi serta komplikasi sistemik.

U

Uzulul Hikmah

Faculty of Sciences • Pharmacy

Uzulul Hikmah memiliki keahlian akademik yang mencakup dua bidang utama, yaitu farmasi klinis dan biologi molekuler, dengan fokus riset mutakhir pada aspek regulasi dan mekanisme penyakit kronis. Dalam lima tahun terakhir, publikasi terbarunya menunjukkan pergeseran tematik yang signifikan menuju dua arah riset yang tampak berbeda namun saling melengkapi. Publikasi tahun 2025 tentang cosmetovigilance di Indonesia menyoroti sistem pemantauan efek samping kosmetik, yang menekankan aspek keamanan produk dan farmakovigilans di ranah kosmetik. Sementara itu, publikasi lainnya pada tahun yang sama mengkaji peran non-coding RNA (ncRNA) pada nefropati diabetik, yang merupakan komplikasi mikrovaskular diabetes melitus. Tinjauan ini mendalami mekanisme molekuler seperti regulasi peradangan ginjal, apoptosis, autofagi, proliferasi sel, dan fibrosis ginjal yang dimediasi oleh ncRNA. Kedua publikasi ini mencerminkan keahlian dalam farmasi klinis dan biologi molekuler, dengan objek kajian yang mencakup aspek regulasi produk kesehatan dan patogenesis penyakit metabolik. Secara keseluruhan, arah riset mutakhir Uzulul Hikmah berfokus pada integrasi antara keamanan produk kosmetik dan pemahaman molekuler penyakit kronis, khususnya nefropati diabetik, yang menunjukkan kesinambungan minat pada farmasi klinis dan biomedis.

V

Vania Lutfi Safira Erlangga

Faculty of Law • Hukum Bisnis

Vania Lutfi Safira Erlangga memiliki keahlian akademik yang berfokus pada hukum bisnis dengan penekanan pada interaksi antara hukum nasional, hukum internasional, dan hak asasi manusia dalam konteks kontemporer. Publikasi terbarunya dalam lima tahun terakhir menunjukkan pergeseran tematik yang jelas dari analisis hukum internasional klasik menuju isu-isu hak asasi manusia yang lebih terapan dan kontekstual. Pada tahun 2022, ia mengkaji klaim bela diri Israel dalam serangan terhadap Hamas, yang mencerminkan minat awal pada hukum internasional dan konflik bersenjata. Namun, sejak 2023, fokus risetnya bergeser ke persoalan domestik yang lebih konkret, seperti penangguhan paten vaksin COVID-19 dalam perspektif hukum paten Indonesia, yang menyoroti akses terhadap kesehatan dan keadilan ekonomi. Puncak pergeseran ini terlihat pada tahun 2024 dan 2025, di mana ia meneliti perlindungan hukum dan pendekatan restoratif bagi anak yang terlibat dalam kejahatan terorisme, dilema pengaturan hukum internasional dalam konstitusi Indonesia, serta peran pembela hak asasi manusia di era digital. Karya terbarunya pada tahun 2025 secara spesifik mengkaji bagaimana hukum hak asasi manusia dapat diterapkan dalam kasus pemutusan hubungan kerja, seperti dalam perkara Martinus Masa Dorita v. PT Musim Mas. Secara keseluruhan, riset Vania menunjukkan kesinambungan dalam mengkaji ketegangan antara hukum nasional dan internasional, namun dengan penekanan mutakhir pada implementasi hak asasi manusia dalam ranah hukum bisnis dan kebijakan publik Indonesia.

V

Veby Novri Yendri

Faculty of Medicine • Medicine

Veby Novri Yendri memiliki keahlian akademik yang terfokus pada bidang otorinolaringologi pediatrik, khususnya gangguan pendengaran dan infeksi telinga pada anak. Dalam lima tahun terakhir, risetnya secara konsisten menyelidiki faktor risiko dan kondisi terkait gangguan pendengaran sensorineural pada populasi anak. Publikasi terbaru berupa scoping review tahun 2025 mengkaji hubungan antara otitis media akut rekuren dengan tonsilitis kronis pada anak, menyoroti keterkaitan infeksi saluran napas atas dengan komplikasi telinga tengah. Kajian tahun 2024 memperkuat fokus ini dengan menganalisis peran infeksi TORCH sebagai faktor risiko gangguan pendengaran sensorineural, menggunakan desain kasus-kontrol untuk mengidentifikasi kontribusi masing-masing patogen. Laporan kasus langka tahun 2022 tentang sindrom Waardenburg melengkapi spektrum risetnya dengan mengeksplorasi kelainan genetik yang bermanifestasi sebagai tuli sensorineural kongenital. Secara keseluruhan, arah riset mutakhir Veby Novri Yendri berpusat pada identifikasi faktor risiko infeksi dan genetik yang mendasari gangguan pendengaran pada anak, dengan metode yang mencakup studi tinjauan sistematis, analisis kasus-kontrol, dan laporan kasus. Pergeseran tematik terlihat dari publikasi awalnya tahun 2013 tentang pendidikan moral dan karakter di fakultas kedokteran, yang kemudian beralih total ke ranah klinis otorinolaringologi pediatrik dengan penekanan pada diagnosis dan pencegahan gangguan pendengaran anak.

V

Vembri Noor Helia

Faculty of Industrial Technology • Industrial Engineering

Vembri Noor Helia memiliki keahlian akademik yang berfokus pada rekayasa industri, terutama dalam optimalisasi tata letak fasilitas, manajemen rantai pasok, dan peningkatan kualitas produksi. Dalam lima tahun terakhir, risetnya menonjolkan pergeseran ke arah penerapan metode klasik yang disesuaikan dengan konteks industri kecil dan menengah, seperti terlihat pada publikasi tahun 2025 tentang redesain gudang bahan baku dari penyimpanan acak ke berbasis kelas, serta tahun 2024 tentang redesain tata letak produksi dompet menggunakan Activity Relationship Chart dan simulasi. Kajiannya juga mencakup lean manufacturing dengan metode Kaizen pada produksi air minum kemasan dan penerapan Six Sigma untuk mengurangi cacat tutup botol. Di bidang rantai pasok, ia mengembangkan model SCOR Racetrack untuk meningkatkan kinerja, serta mengukur kinerja rantai pasok halal menggunakan Analytical Hierarchy Process dan SCOR 12.0. Topik halal juga muncul dalam tinjauan literatur sertifikasi halal dan studi tentang pengaruh persediaan serta fasilitas terhadap kualitas layanan di hotel syariah. Metode yang sering digunakan meliputi algoritma genetika adaptif untuk masalah vehicle routing dengan permintaan fuzzy, serta pendekatan sistematis seperti systematic literature review pada e-procurement. Publikasi lamanya, seperti pengukuran kinerja rantai pasok di perusahaan gula dan kulit, serta identifikasi limbah di gudang, memberikan konteks kesinambungan bahwa fokus mutakhirnya lebih menekankan pada integrasi teknik optimasi klasik dengan kebutuhan spesifik UKM dan sektor halal, menjadikan risetnya relevan secara praktis dan aplikatif.

V

Vendie Abma

Faculty of Civil Engineering and Planning • Civil Engineering

Vendie Abma memiliki keahlian akademik yang berpusat pada penerapan Building Information Modelling (BIM) dalam manajemen proyek konstruksi, dengan pergeseran fokus mutakhir dari adopsi konseptual menuju implementasi teknis dan integrasi rantai pasok. Dalam lima tahun terakhir, risetnya secara dominan mengeksplorasi BIM 5D untuk quantity take-off otomatis pada model struktur jembatan dan gedung, serta simulasi perencanaan arus kas berbasis BIM guna meningkatkan akurasi estimasi biaya dan pengendalian keuangan proyek. Kajiannya juga merambah hambatan penerapan Common Data Environment (CDE) pada fase konstruksi proyek berbasis BIM, menyoroti aspek kolaborasi dan interoperabilitas data. Selain itu, analisis kinerja rantai pasok material konstruksi pada proyek gedung tinggi menggunakan metode Supply Chain Operations Reference (SCOR) menunjukkan perluasan objek kajian ke efisiensi pengadaan material. Publikasi pengabdian masyarakat terbaru tentang perancangan masterplan wisata partisipatif menandai dimensi terapan yang melibatkan pemangku kepentingan lokal. Sementara publikasi awal lebih berfokus pada model adopsi BIM dalam pendidikan arsitektur dan pengendalian waktu proyek konvensional, karya-karya terkini mempertegas pendalaman pada otomatisasi kuantitas, simulasi finansial, serta identifikasi hambatan implementasi BIM di lapangan, menjadikan keahliannya bertumpu pada jembatan antara perencanaan digital dan realitas operasional konstruksi.

V

Venitalitya Alethea Sari Augustia

Faculty of Industrial Technology • Chemical Engineering

Keahlian akademik Venitalitya Alethea Sari Augustia dalam bidang teknik kimia berfokus pada pengembangan teknologi ekstraksi berbasis gelombang mikro dan pemanfaatan limbah biomassa untuk material bernilai tambah. Riset mutakhirnya menonjolkan peningkatan isolasi minyak atsiri serai wangi melalui metode microwave-assisted hydro-distillation yang menghasilkan rendemen lebih tinggi dibandingkan metode konvensional. Ia juga aktif mengkaji produksi nanoserat selulosa mengandung lignin dari daun tebu sebagai penguat bioplastik agar untuk kemasan aktif, serta ekstraksi antosianin dari kulit buah naga yang dimurnikan dengan adsorpsi menggunakan Amberlite IRC 120. Studi enkapsulasi ekstrak kulit semangka dalam mikrokapsul kitosan untuk mengontrol pelepasan flavonoid turut menjadi perhatian, menunjukkan kesinambungan dengan penelitian sebelumnya tentang ekstraksi antosianin dan flavonoid dari sumber alami. Pergeseran tematik terlihat dari fokus awal pada komposit polimer dan katalis heterogen, seperti komposit serat kurma dengan polietilena densitas tinggi serta katalis dari ampas tebu untuk pengolahan PFAD, yang kini beralih ke biorefinery berbasis limbah pertanian dan teknologi ekstraksi ramah lingkungan. Secara keseluruhan, arah riset terkini menekankan integrasi metode ekstraksi hijau, rekayasa material biopolimer fungsional, dan valorisasi limbah agroindustri untuk aplikasi kemasan dan bahan aktif.

V

Vitarani Dwi Ananda Ningrum

Faculty of Sciences • Pharmacy

Vitarani Dwi Ananda Ningrum memiliki keahlian akademik yang berfokus pada farmasi klinis dan terapi obat, dengan penekanan kuat pada evaluasi efektivitas, keamanan, dan kejadian efek samping obat pada berbagai kondisi penyakit kronis. Riset mutakhirnya dalam lima tahun terakhir secara dominan menyoroti implementasi Home Medication Review (HMR) pada pasien penyakit kronis di puskesmas, seperti terlihat pada publikasi tahun 2025 dan 2026 yang mengkaji drug-related problems dan kepatuhan minum obat. Ia juga aktif meneliti efektivitas terapi jangka pendek pada tuberkulosis multiresisten obat serta penggunaan obat antipsikotik seperti klozapin pada skizofrenia. Pergeseran tematik terlihat dari fokus awalnya pada bioanalisis dan farmakogenetik, seperti validasi metode HPLC untuk terapi obat dan polimorfisme gen transporter metformin, yang kini lebih banyak digunakan sebagai landasan metodologis. Saat ini, objek kajiannya meluas ke evaluasi terapi sindrom koroner akut, penggunaan antibiotik profilaksis pada seksio sesarea, serta analisis biaya aktual dibandingkan tarif INA-CBGs dalam sistem JKN. Metode yang dominan adalah studi potong lintang multisenter dan scoping review, dengan sasaran populasi pasien di fasilitas kesehatan primer dan rumah sakit rujukan. Arah riset terkini menunjukkan komitmennya pada pengembangan pelayanan kefarmasian komunitas dan optimalisasi terapi pada penyakit tidak menular serta infeksi.

Halaman 91 dari 97 · 1159 pakar