Analisa Hukum Penetapan Tersangka Yang Didasarkan Alat Bukti Hasil Penyelidikan Oleh KPK
Jurnal Lex Renaissance • 2024
Wahyu Priyanka Nata Permana memiliki keahlian akademik di bidang hukum pidana dengan fokus mutakhir pada isu konstitusionalitas dan prosedur penegakan hukum. Dalam lima tahun terakhir, risetnya menyoroti tiga tema utama. Pertama, analisis hukum terhadap praktik penetapan tersangka oleh KPK yang didasarkan pada alat bukti hasil penyelidikan, mengkritisi potensi pelanggaran hak asasi tersangka. Kedua, kajian konstitusionalitas pengaturan usia calon presiden dan wakil presiden menjelang Pemilu 2024, yang menelaah batas minimal usia dari perspektif hukum tata negara. Ketiga, eksplorasi penerapan asas punishment without culpability dalam tindak pidana lingkungan, yang membuka kemungkinan perluasan pertanggungjawaban pidana tanpa mens rea di ranah lingkungan. Pergeseran riset terlihat dari fokus awal pada aspek prosedural dan korporasi, seperti tinjauan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik terhadap Konvensi Cybercrime 2001, perspektif psikologis pertanggungjawaban pidana korporasi dalam kejahatan lingkungan, serta sinkronisasi penanganan perkara pidana subjek hukum korporasi. Kini, perhatiannya beralih ke isu konstitusionalitas dan legitimasi prosedural penegakan hukum, khususnya terkait kewenangan lembaga antikorupsi dan batas usia pejabat publik. Metode yang digunakan umumnya normatif-doktrinal dengan pendekatan perundang-undangan dan perbandingan. Objek kajian meliputi kebijakan hukum pidana, hukum acara pidana, dan hukum tata negara, dengan arah riset yang menekankan pada jaminan hak asasi dan kepastian hukum dalam proses peradilan.
Jurnal Lex Renaissance • 2024
Jurnal Lex Renaissance • 2024
Cogent Social Sciences • 2022
Jurnal Hukum Novelty • 2021
Systematic Reviews in Pharmacy • 2020
Jurnal Pengabdian Hukum Indonesia (Indonesian Journal of Legal Community Engagement) JPHI • 2017