Gambaran Luka pada Korban Mati Kecelakaan Kereta Api Berdasarkan Visum Et Repertum RSUD Dr. Moewardi Tahun 2017 – 2021
Plexus Medical Journal • 2025
Keahlian akademik Wahyu Dwi Atmoko berfokus pada kedokteran forensik dan medikolegal, dengan penekanan kuat pada analisis pola trauma dan kematian akibat kekerasan. Dalam lima tahun terakhir, risetnya secara konsisten mendeskripsikan karakteristik luka pada korban kecelakaan lalu lintas dan kereta api berdasarkan data visum et repertum di RSUD Dr. Moewardi, seperti terlihat pada publikasi tahun 2024 dan 2025. Ia juga meneliti perbedaan kekakuan mayat akibat keracunan organofosfat dibandingkan kematian biasa pada hewan coba, menunjukkan minat pada fisiologi postmortem. Kajiannya meluas ke identifikasi jenazah tanpa identitas dan pemeriksaan visum bayi, termasuk dampak pandemi COVID-19 terhadap pola kasus. Secara demografis, ia mengkaji karakteristik korban visum klinis sebagai dasar kebijakan kesehatan. Publikasi lamanya tentang etika kedokteran dan kekerasan di wahana pendidikan klinis memberikan konteks awal, namun fokus mutakhirnya telah bergeser sepenuhnya ke forensik deskriptif dan eksperimental berbasis data institusional. Metode yang dominan adalah studi retrospektif dan deskriptif observasional, dengan objek kajian berupa laporan otopsi dan visum. Arah riset terkini menekankan pada pemetaan epidemiologi trauma fatal serta pengembangan parameter forensik untuk memperkirakan penyebab dan waktu kematian, menjadikannya relevan bagi pengambilan keputusan di bidang kesehatan dan penegakan hukum.
Plexus Medical Journal • 2025
Jurnal Profesi Medika Jurnal Kedokteran dan Kesehatan • 2024
Sebatik • 2024
Plexus Medical Journal • 2024
Cerdika Jurnal Ilmiah Indonesia • 2023
Plexus Medical Journal • 2023
2022
Smart Society Empowerment Journal • 2021
Smart Medical Journal • 2020
2014
2014