Scholar Expert

Direktori Pakar

Jelajahi dosen/peneliti, ringkasan keahlian, dan indikator publikasi.

Cari pakar
Bersihkan
S

Selfira Salsabilla

Faculty of Business and Economics • Akuntansi Perpajakan

Berdasarkan satu publikasi terbaru pada tahun 2024, keahlian akademik Selfira Salsabilla berfokus pada analisis implementasi perpajakan atas konsumsi listrik rumah tangga. Penelitian tersebut secara spesifik mengkaji penerapan tiga jenis pungutan, yaitu Pajak Pertambahan Nilai (PPN), Pajak Penerangan Jalan (PPJ), dan Bea Materai, yang dikenakan pada golongan pelanggan rumah tangga R-3 dengan daya di atas 6.600 VA. Kajian ini menyoroti aspek teknis implementasi pajak pusat dan daerah secara simultan dalam satu objek konsumsi, menunjukkan perhatian pada regulasi perpajakan yang tumpang tindih dan implikasinya terhadap wajib pajak rumah tangga. Dengan hanya satu publikasi dalam lima tahun terakhir, belum terlihat adanya pergeseran tema riset yang jelas. Fokus mutakhirnya tetap pada analisis penerapan pajak di sektor energi rumah tangga, khususnya pada segmen konsumen dengan daya listrik besar. Arah riset ini mengindikasikan spesialisasi pada perpajakan konsumsi spesifik dan regulasi fiskal di tingkat daerah, dengan metode analisis yang bersifat deskriptif dan terapan.

S

Septia Rani

Faculty of Industrial Technology • Informatics

Septia Rani memiliki keahlian akademik yang berfokus pada pengembangan sistem rekomendasi dan pemrosesan bahasa alami di domain pariwisata, dengan perluasan ke arah riset interaksi manusia-AI dan digitalisasi. Dalam lima tahun terakhir, risetnya menonjolkan pendekatan deep learning, seperti penggunaan BERT dan BiLSTM-CRF untuk pengenalan entitas bernama pariwisata dari media sosial, serta transfer learning untuk rekomendasi wisata berbasis citra. Ia juga mengkaji perbandingan algoritma faktorisasi matriks dalam sistem rekomendasi objek wisata dan melakukan survei aplikasi Android untuk perencanaan perjalanan. Pergeseran tematik terlihat dari publikasi terbaru yang mengeksplorasi mekanisme spesifikasi tujuan versus imbalan dalam pengambilan keputusan berurutan, serta analisis sikap orang tua terhadap pembelajaran dari rumah dan kepercayaan konspirasi pasca-pandemi. Selain itu, ia terlibat dalam perbandingan indeks digitalisasi internasional seperti DESI, ADII, dan DII dari perspektif kuantitatif, serta pengembangan prototipe deteksi jerawat otomatis pada citra wajah. Riset sebelumnya yang berfokus pada steganografi, optimasi TSP, dan klastering K-Means untuk perencanaan perjalanan memberikan landasan bagi pendekatan komputasionalnya. Secara keseluruhan, keahlian Septia Rani mencakup sistem rekomendasi, pemrosesan bahasa alami, pengolahan citra digital, dan analisis data digital, dengan arah riset mutakhir yang semakin menekankan interaksi manusia dengan teknologi AI dan dampak sosial digitalisasi.

S

Setya Winarno

Faculty of Civil Engineering and Planning • Civil Engineering

Keahlian akademik Setya Winarno dalam lima tahun terakhir berfokus pada pengembangan material konstruksi berkelanjutan dan manajemen risiko proyek, dengan pergeseran signifikan dari kajian ketahanan gempa menuju inovasi material ramah lingkungan dan pengambilan keputusan berbasis data. Riset mutakhirnya mengeksplorasi pemanfaatan limbah industri dan pertanian, seperti abu terbang, arang aktif tempurung kelapa, sekam padi mentah, serta serbuk batu, untuk menghasilkan mortar geopolimer, blok beton ringan, dan paving block berkinerja tinggi. Studi-studi ini tidak hanya menguji kuat tekan dan karakteristik mikro struktur, tetapi juga mengintegrasikan aspek manajemen risiko dari segi teknik, ekonomi, dan lingkungan. Selain itu, ia mengembangkan metode penilaian kerusakan struktural pada rangka atap baja ringan dan bangunan bersejarah, serta menerapkan teknik komputasi lunak seperti SAW, TOPSIS, dan VIKOR untuk mengatasi ketidakpastian dalam manajemen proyek konstruksi dan evaluasi sistem drainase perkotaan. Fokus pada peningkatan kompetensi implementasi kode gempa untuk perumahan melalui visualisasi dan latihan praktis menunjukkan kesinambungan dengan riset awal tentang mitigasi risiko gempa, namun kini diperkuat dengan pendekatan inovatif pada material dan metode analisis risiko yang lebih komprehensif.

S

Shafarina Maulia Prasudia

Faculty of Medicine • Medicine

Berdasarkan satu publikasi yang tercatat, keahlian akademik Shafarina Maulia Prasudia berfokus pada faktor risiko perinatal dan pascanatal pada kasus cerebral palsy anak, dengan objek kajian di RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta pada rentang tahun 2012–2016. Publikasi ini, yang terbit pada 2017, menunjukkan minat awal pada epidemiologi klinis dan neurologi perkembangan anak, khususnya dalam mengidentifikasi determinan risiko yang berkontribusi terhadap gangguan motorik berat. Meskipun tidak terdapat publikasi dalam jendela lima tahun terakhir (2022–2026), kesinambungan riset dapat ditelusuri dari pendekatan analitik observasional yang digunakan, yakni menelaah faktor-faktor seperti asfiksia, prematuritas, atau infeksi neonatal sebagai variabel prediktor. Arah riset mutakhir yang mungkin relevan adalah pengembangan model prediksi risiko cerebral palsy berbasis data rumah sakit, integrasi faktor genetik atau biomarker, serta intervensi dini berbasis bukti untuk mengurangi dampak neurologis. Namun, tanpa publikasi terbaru, tidak dapat dipastikan adanya pergeseran tema signifikan. Secara keseluruhan, keahlian akademik Shafarina Maulia Prasudia masih terpusat pada faktor risiko perinatal dan pascanatal cerebral palsy, dengan potensi pengembangan ke arah studi kohort prospektif atau analisis data longitudinal untuk memperkuat bukti kausalitas.

S

Sheila Noor Baity

Faculty of Law • Law

Sheila Noor Baity, dosen di Fakultas Hukum, mengkhususkan diri pada regulasi keuangan berkelanjutan dan ketahanan pangan dalam kerangka hukum Indonesia. Dalam lima tahun terakhir, risetnya berfokus pada perlindungan investor dan kredibilitas instrumen keuangan hijau, terutama green bonds dan sovereign green sukuk. Publikasi tahun 2024 mengkaji perlindungan investor green bonds dari risiko greenwashing berdasarkan POJK Nomor 60 Tahun 2017, menyoroti celah regulasi dalam memastikan transparansi proyek ramah lingkungan. Pada tahun 2025, ia memperluas analisis ke green sukuk, menekankan pentingnya kepatuhan syariah dan kredibilitas untuk mencapai target net zero emission di Indonesia. Pergeseran tematik terlihat dari publikasi terbaru tahun 2025 yang beralih ke isu food loss and waste (FLW), mengaitkannya dengan mandat konstitusi Pasal 27 dan 28H Ayat (1) UUD 1945. Riset ini menandai perluasan objek kajian dari instrumen keuangan ke regulasi pangan, dengan metode normatif yang konsisten. Secara keseluruhan, keahlian akademiknya berpusat pada hukum ekonomi dan lingkungan, dengan fokus mutakhir pada pengaturan FLW sebagai bagian dari ketahanan pangan, serta penguatan kerangka hukum keuangan berkelanjutan untuk mencegah greenwashing dan memastikan kepatuhan syariah.

S

Sheila Nurul Huda

Faculty of Industrial Technology • Informatics

Sheila Nurul Huda memiliki keahlian akademik yang berfokus pada pengembangan sistem rekomendasi pariwisata dan gamifikasi untuk pendidikan, dengan pergeseran signifikan menuju pemanfaatan teknologi imersif dan kecerdasan buatan dalam lima tahun terakhir. Riset mutakhirnya menonjolkan integrasi gamifikasi digital untuk memperkuat pembelajaran STEM, seperti terlihat pada program pengabdian masyarakat di Sanggar Bimbingan Sentul, Kuala Lumpur, serta perancangan gim edukasi matematika berbasis Android untuk sekolah dasar. Ia juga mendalami pemanfaatan augmented reality dalam gim sejarah dan pengembangan asisten tur berpandu misi untuk situs warisan budaya, seperti Keraton Kotagede. Di bidang pariwisata, fokusnya beralih dari perencanaan perjalanan berbasis algoritma klasik ke sistem rekomendasi implisit berbasis citra menggunakan transfer learning dan pengenalan entitas bernama dengan model BERT dari data media sosial. Kajian literatur yang dilakukannya secara konsisten mengeksplorasi gim edukasi untuk pengenalan budaya Indonesia, lagu daerah, dan matematika, serta peran sistem informasi manajemen di industri peternakan. Secara keseluruhan, arah risetnya kini berpusat pada penggabungan teknologi multimedia, kecerdasan buatan, dan gamifikasi untuk menciptakan solusi pembelajaran interaktif dan sistem rekomendasi pariwisata yang adaptif, meninggalkan pendekatan perencanaan perjalanan konvensional yang mendominasi publikasi awalnya.

S

Sheni Novita Irjayanti

Faculty of Medicine • Medicine

Sheni Novita Irjayanti memiliki latar belakang keahlian di bidang entomologi kesehatan, khususnya terkait resistensi vektor penyakit terhadap insektisida. Publikasi awalnya pada tahun 2017 mengkaji resistensi larva nyamuk Aedes aegypti terhadap insektisida Temephos di Dusun Pedak, Sinduharjo, Ngaglik, menggunakan metode bioassay. Kajian ini menunjukkan fokus awal pada pengujian efektivitas insektisida kimia terhadap vektor demam berdarah dengue di tingkat populasi lokal. Meskipun dalam lima tahun terakhir (2022–2026) tidak terdapat publikasi baru yang tercatat, konsistensi minat risetnya tetap pada isu resistensi vektor dan pengendalian penyakit tular vektor. Pergeseran tematik belum teridentifikasi karena belum ada publikasi mutakhir yang menunjukkan arah baru. Dengan demikian, keahlian akademik Sheni Novita Irjayanti saat ini masih terpusat pada entomologi medis, khususnya bioassay resistensi larva Aedes aegypti terhadap insektisida organofosfat seperti Temephos. Metode bioassay menjadi andalan dalam penelitiannya, dengan objek kajian berupa larva nyamuk lapangan. Riset ini relevan untuk mendukung strategi pengendalian vektor yang efektif di Indonesia, terutama di daerah endemis demam berdarah. Ke depannya, potensi pengembangan riset dapat mencakup eksplorasi insektisida alternatif atau mekanisme resistensi molekuler, meskipun belum terlihat dari publikasi terbaru.

S

Shidarta

Faculty of Law • Law

Shidarta adalah akademisi hukum yang dalam lima tahun terakhir memfokuskan risetnya pada persinggungan antara hak asasi manusia, hukum privat, dan teknologi digital. Publikasi terbarunya pada 2024 mengkaji penalaran hukum hak asasi manusia dalam kasus privat, yang menunjukkan pergeseran dari kajian filosofis umum menuju analisis terapan tentang bagaimana norma HAM dioperasionalkan dalam ranah hukum perdata di Indonesia. Riset ini dilengkapi dengan kajian kritis pada 2023 mengenai kebijakan pemblokiran ChatGPT, yang menyoroti tantangan regulasi kecerdasan buatan dari perspektif perlindungan data dan standar hukum. Pada tahun yang sama, ia juga meneliti hak konsumen atas informasi di tengah hegemoni media, menegaskan perhatiannya pada relasi kuasa dalam arus informasi dan dampaknya terhadap hak politik warga negara sebagai konsumen media. Sebelumnya, pada 2020, ia telah merintis diskusi tentang kemungkinan penggantian hakim oleh kecerdasan buatan, yang menjadi landasan bagi fokus mutakhirnya pada etika dan regulasi teknologi. Dengan demikian, riset Shidarta kini berporos pada dinamika hukum di era digital, khususnya dalam menjembatani perlindungan HAM, hak konsumen, dan tantangan regulasi teknologi informasi, meninggalkan kajian terdahulu yang lebih bersifat filosofis dan metodologis.

S

Shofwatul Fadilah

Faculty of Civil Engineering and Planning • Civil Engineering

Shofwatul Fadilah memiliki keahlian akademik yang berfokus pada bidang hidrologi dan teknik sumber daya air, dengan penekanan mutakhir pada analisis risiko banjir dan optimalisasi jaringan pemantauan hidrologi. Dalam lima tahun terakhir, risetnya menyoroti dua isu utama: pertama, rasionalisasi stasiun curah hujan di Daerah Aliran Sungai Bedadung menggunakan metode WMO dan Kriging (2025), yang menunjukkan keahlian dalam statistik spasial dan manajemen data hidrologi untuk efisiensi jaringan pemantauan. Kedua, investigasi penyebab genangan banjir di kawasan Aerotropolis Bandara Internasional Yogyakarta (2023), yang mengidentifikasi faktor hidrologis dan drainase di area rawan banjir, khususnya pada saluran Carik yang terhubung ke Sungai Bogowonto dan Serang. Sebelumnya, kajiannya tentang pengaruh hujan lebat terhadap stabilitas lereng di Makam Imogiri (2020) memberikan konteks kesinambungan dalam analisis curah hujan ekstrem dan dampaknya terhadap infrastruktur. Publikasi lebih awal mengenai tekstur tanah dan bajak lorong (2016) serta sistem irigasi tetes cerdas untuk tembakau (2015) menunjukkan latar belakang di bidang mekanika tanah dan irigasi presisi. Secara keseluruhan, terjadi pergeseran fokus dari teknik irigasi dan stabilitas lereng menuju pemodelan hidrologi perkotaan dan manajemen risiko banjir, dengan objek kajian yang kini berpusat pada kawasan aerotropolis dan DAS, serta metode yang mengandalkan analisis spasial dan data lapangan.

S

Sholeh Ma'Mun

Faculty of Industrial Technology • Chemical Engineering

Sholeh Ma'mun memiliki keahlian akademik yang berfokus pada pengembangan energi terbarukan dan material ramah lingkungan, dengan pergeseran signifikan menuju biorefinery berbasis mikroalga dalam lima tahun terakhir. Publikasi terbarunya secara konsisten mengeksplorasi produksi bioetanol dari Arthrospira platensis (Spirulina) menggunakan pretreatment hidrolisis asam berbantuan gelombang mikro, sebagaimana terlihat pada judul-judul tahun 2024. Kajian ini mencakup optimasi proses untuk meningkatkan gula pereduksi dan efisiensi fermentasi, dengan target mendukung target bahan bakar nabati 46% di sektor transportasi pada 2050. Selain itu, ia mengembangkan bioplastik dari pati biji kurma (Phoenix dactylifera) sebagai alternatif plastik berbasis minyak bumi, serta meneliti ekstrak daun sirih hijau (Piper betle L.) untuk hand sanitizer dan daun zodia (Evodia suaveolens) sebagai penolak nyamuk alami melalui metode distilasi. Pada ranah kebijakan energi, ia melakukan meta-analisis adopsi fotovoltaik atap rumah tangga di Indonesia dan menyusun kerangka konseptual hambatan serta pendorong ekonomi sirkular untuk baterai kendaraan listrik. Publikasi lamanya, seperti penangkapan CO2 berbasis amina dan komposit nanoklay, memberikan konteks kesinambungan riset tentang pemisahan dan material, namun fokus mutakhirnya jelas beralih ke bioenergi mikroalga, bioplastik, dan produk alami bernilai tambah. Metode yang dominan meliputi hidrolisis berbantuan gelombang mikro, karakterisasi film bioplastik, dan analisis kebijakan berbasis tinjauan sistematis. Objek kajian utamanya kini adalah biomassa mikroalga dan limbah pertanian, dengan arah riset menuju proses berkelanjutan dan sirkular.

S

Shubhi Mahmashony Harimurti

Faculty of Sciences • Pharmacy

Shubhi Mahmashony Harimurti mengembangkan keahlian akademik yang memadukan studi keislaman, pendidikan, dan isu-isu kontemporer, dengan penekanan pada keberlanjutan dan moderasi beragama dalam lima tahun terakhir. Publikasi terbarunya, seperti "Sustainability as a Part of Mercy for All (Rahmatan lil ‘Alamin)" dan "Efforts to Save the Universe: Muhammadiyah's Concern for the Environment," menunjukkan fokus pada integrasi nilai-nilai Islam dengan kesadaran lingkungan dan pembangunan berkelanjutan. Risetnya juga menyoroti moderasi beragama dan wawasan kebangsaan, sebagaimana terlihat dalam "The understanding and implementation of Religious Moderation and national insight by Islamic student movements," serta penerapan teknologi dalam pendidikan tinggi Islam melalui "Integrating ChatGPT in Islamic Higher Education: Enhancing Students’ Understanding of the Sustainable Development Goals." Selain itu, ia mengeksplorasi dimensi etika dan filsafat dalam sains ("Ethics and Science in Philosophy") dan pembelajaran sosial-emosional berbasis humanisme. Kajian etnomedisin pada masyarakat lokal dan perubahan spiritualitas perkotaan di Yogyakarta dan Surakarta memperkuat pendekatan interdisiplinernya. Sementara publikasi lama, seperti tentang pembelajaran daring dan pengelolaan sampah, memberikan konteks kesinambungan, fokus mutakhirnya beralih dari respons pandemi menuju isu keberlanjutan, moderasi, dan integrasi teknologi dalam kerangka keislaman.

S

Sidik Tono

Faculty of Islamic Studies • Hukum Keluarga (Ahwal Syakhshiyah)

Sidik Tono memiliki keahlian akademik di bidang hukum keluarga Islam dan hukum pidana Islam, dengan fokus mutakhir pada penerapan konsep diversi dalam penegakan hukum in concreto dari perspektif hukum pidana Islam pada tahun 2024. Publikasi terbaru ini menandai pergeseran tematik yang signifikan dari kajian sebelumnya yang berkutat pada sengketa perdata Islam di pengadilan agama, keadilan dalam pembagian waris pada masyarakat patrilineal, reformulasi kepemilikan Allah atas wakaf, serta hubungan harmonis antara adat Minangkabau dan Islam dalam distribusi warisan. Riset-riset terdahulu tersebut menunjukkan konsistensi dalam mengeksplorasi prinsip keadilan, wasiat wajibah, dan dinamika hukum keluarga di Indonesia, termasuk analisis terhadap pemikiran Al-Syatibi dan pengaruh kebijakan fiskal terhadap fikih zakat. Namun, publikasi tahun 2024 mengindikasikan perluasan objek kajian ke ranah hukum pidana Islam, khususnya mekanisme diversi sebagai alternatif penyelesaian perkara anak di luar sistem peradilan formal untuk mencegah stigmatisasi. Pergeseran ini memperlihatkan kemampuan Sidik Tono dalam mengintegrasikan perspektif hukum Islam ke dalam isu-isu kontemporer penegakan hukum, dengan tetap mempertahankan pendekatan sosio-kultural dan metodologis yang telah dibangun sejak publikasi awalnya pada tahun 1993 tentang elaborasi nilai hukum pidana Islam dalam konteks sosial budaya Indonesia.

Halaman 79 dari 97 · 1159 pakar