Scholar Expert

Direktori Pakar

Jelajahi dosen/peneliti, ringkasan keahlian, dan indikator publikasi.

Cari pakar
Bersihkan
R

Ruzardi

Faculty of Civil Engineering and Planning • Civil Engineering

Ruzardi memiliki keahlian akademik yang berfokus pada pengembangan sistem monitoring dan manajemen sumber daya air berbasis teknologi informasi, dengan pergeseran signifikan menuju analisis pengambilan keputusan multi-kriteria pada riset mutakhir. Publikasi awal menunjukkan konsistensi dalam perancangan sistem monitoring cuaca dan hidrologi, seperti pengembangan alat ukur hujan menggunakan Bluetooth dan RF modem (2011), perancangan jaringan nirkabel untuk pemantauan cuaca (2016), serta desain sistem IoT untuk monitoring cuaca menggunakan Raspberry (2018). Pada periode yang sama, ia juga mengkaji tahanan pada aliran air (2016) dan mengembangkan model logika fuzzy dalam sistem IoT sebagai sistem pendukung keputusan penentuan status bencana banjir (2020). Fokus riset terkini bergeser dari pengembangan infrastruktur monitoring menuju analisis kesiapan implementasi kebijakan, sebagaimana terlihat pada publikasi terbaru tahun 2023 yang menganalisis kesiapan modernisasi irigasi di Kabupaten Purworejo menggunakan metode Fuzzy Analytical Hierarchy Process (FAHP). Kajian ini mengintegrasikan keahlian sebelumnya dalam sistem fuzzy dan pengelolaan air dengan pendekatan pengambilan keputusan multi-kriteria yang lebih terstruktur. Objek kajian tetap pada infrastruktur sumber daya air, namun metode riset beralih dari perancangan sistem ke analisis kebijakan dan kesiapan implementasi, menunjukkan arah riset yang semakin aplikatif dalam mendukung modernisasi irigasi.

R

R Yosi Aprian Sari

Faculty of Sciences • Analisis Kimia

R Yosi Aprian Sari menunjukkan pergeseran riset yang signifikan dari kajian fisika nuklir dan akustik menuju pengembangan instrumen pendidikan kimia berkelanjutan. Publikasi terbaru pada tahun 2026 berfokus pada pengembangan instrumen pengukur kesadaran keberlanjutan lingkungan dalam pembelajaran kimia, menandai orientasi baru pada metodologi pengembangan alat ukur pendidikan yang teruji validitas dan reliabilitasnya. Sebelumnya, pada tahun 2023, ia mengkaji aplikasi bandul terbalik dalam transformasi Laplace fisika matematika, menunjukkan keahlian dalam pemodelan matematis sistem dinamik. Riset tahun 2022 tentang singularitas efek tepi dari diskontinuitas saluran pada resonator silinder tipe-H melanjutkan minat sebelumnya pada akustik resonator yang terlihat sejak publikasi tahun 2020 mengenai pengaruh konfigurasi geometri buffer resonator tipe-H terhadap intensitas bunyi. Publikasi yang lebih lama mencakup desain konseptual perisai untuk terapi boron neutron capture, dinamika pertukaran partikel nukleon, serta sifat elektromagnetik deuteron, yang menunjukkan latar belakang kuat dalam fisika nuklir dan partikel. Kegiatan pengabdian masyarakat berupa pelatihan praktikum IPA bagi guru SD juga menjadi konteks kontinuitas dalam ranah pendidikan. Secara keseluruhan, fokus mutakhir risetnya beralih dari fisika teoretis dan eksperimental akustik menuju pengembangan instrumen pendidikan kimia yang berorientasi pada kesadaran lingkungan, dengan tetap mempertahankan keahlian dalam pemodelan matematis dan analisis sistem.

S

Saepudin

Faculty of Sciences • Pharmacy

Berdasarkan data yang tersedia, keahlian akademik Saepudin di bidang Farmasi berfokus pada farmakokinetika klinis, khususnya pada populasi pasien dengan kondisi metabolik kompleks. Publikasi tunggal yang tercatat, yaitu studi pendahuluan tentang farmakokinetika keadaan tunak metformin pada pasien obesitas dengan diabetes melitus tipe 2 (2016), menjadi fondasi awal risetnya. Karya ini menunjukkan minat pada pemodelan disposisi obat dalam tubuh pasien yang mengalami gangguan metabolik, dengan metformin sebagai obat antidiabetes yang umum digunakan. Meskipun tidak terdapat publikasi dalam rentang lima tahun terakhir (2022–2026), tidak dapat disimpulkan adanya pergeseran tema riset yang jelas. Dengan demikian, fokus mutakhir Saepudin masih dapat diasumsikan berkelanjutan pada kajian farmakokinetika pada populasi khusus, terutama yang berkaitan dengan obesitas dan diabetes. Keahliannya mencakup desain studi farmakokinetik, analisis data konsentrasi obat dalam plasma, serta interpretasi parameter farmakokinetik seperti klirens dan volume distribusi. Riset ini relevan untuk pengembangan dosis yang lebih personal pada pasien dengan komorbiditas, mengingat variabilitas respons obat pada populasi obesitas. Untuk memperkuat profil riset terkini, diperlukan publikasi terbaru yang dapat mengonfirmasi arah penelitian, misalnya perluasan ke obat lain atau penambahan variabel farmakogenetik.

S

Sahabudin Sidiq

Faculty of Business and Economics • Development Economics

Sahabudin Sidiq memiliki keahlian akademik yang berfokus pada ekonomi moneter, perbankan, dan kebijakan ekonomi makro, dengan penekanan mutakhir pada dampak kebijakan terhadap kualitas sumber daya manusia dan pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Dalam lima tahun terakhir, risetnya menyoroti bagaimana kebijakan ekonomi, seperti anggaran pendidikan dan kesehatan, memengaruhi indeks pembangunan manusia dan modal manusia, sebagaimana terlihat pada publikasi tahun 2024. Ia juga mengkaji hubungan antara persaingan dan konsentrasi perbankan syariah dengan pengambilan risiko, serta pengaruh transaksi uang elektronik dan variabel makroekonomi terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia. Pergeseran tematik terlihat dari fokus awal pada stabilitas perbankan syariah dan konvensional, efisiensi, serta perbandingan indeks saham internasional, yang kini berkembang ke analisis konsumsi masyarakat regional, kebijakan harga, dan pemberdayaan usaha mikro melalui ekonomi kreatif. Metode yang digunakan meliputi regresi panel dinamis dengan GMM, Error Correction Model, dan Autoregressive Distributed Lag, dengan objek kajian mencakup data makroekonomi Indonesia dan ASEAN. Arah riset terkini menekankan pada evaluasi kebijakan publik, digitalisasi keuangan, dan pengembangan sumber daya manusia sebagai fondasi pertumbuhan berkelanjutan.

S

Sahid Hadi

Faculty of Law • Law

Sahid Hadi adalah akademisi hukum yang keahliannya berpusat pada hak asasi manusia (HAM) dalam konteks hukum ketenagakerjaan, kebebasan beragama, dan tata kelola pemerintahan di Indonesia. Dalam lima tahun terakhir, risetnya secara dominan menyoroti penerapan standar HAM dalam kasus pemutusan hubungan kerja (PHK), seperti terlihat pada analisis putusan Martinus Masa Dorita v. PT Musim Mas yang menunjukkan potensi pengadilan mengintegrasikan norma HAM ke dalam ranah hukum perdata. Ia juga mengkaji dampak kebijakan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) terhadap hak masyarakat lokal melalui pendekatan berbasis HAM, serta meneliti anomali perlindungan kebebasan beragama di Mahkamah Agung dan problematika peraturan daerah berbasis syariah. Fokus mutakhirnya bergeser ke isu-isu kontemporer seperti tuntutan standar lingkungan dan HAM dalam perjanjian dagang IEU-CEPA, gugatan warga atas bencana lingkungan di Sumatra, serta kerentanan korban PHK di tengah gelombang kepailitan perusahaan. Publikasi awalnya mengenai SLAPP dan pengawasan kampanye petahana memberikan konteks awal tentang ancaman terhadap kebebasan berekspresi dan integritas pemilu, namun kini risetnya lebih terarah pada bagaimana hukum positif dapat menjamin hak-hak fundamental dalam praktik peradilan dan kebijakan publik.

S

Saifudin

Faculty of Law • Law

Keahlian akademik Saifudin dalam lima tahun terakhir berfokus pada integrasi teknologi digital dan pendekatan multidisiplin untuk pelestarian cagar budaya, dengan studi kasus utama Candi Kimpulan di Yogyakarta. Publikasi terbaru menonjolkan pemanfaatan Heritage-Building Information Modeling (BIM) dan realitas virtual untuk dokumentasi serta preservasi candi terkubur, yang diintegrasikan dengan desain arsitektur modern seperti perpustakaan dan museum. Riset ini juga mengeksplorasi pola spasial pradaksina dalam arsitektur kontemporer, pembangunan toleransi melalui desain, serta model kemitraan publik-swasta untuk pengembangan dan pelestarian terpadu. Selain itu, Saifudin mengkaji pendekatan konstruksi ramah warisan budaya yang menggabungkan nilai kultural dengan efisiensi. Sebelumnya, fokus risetnya meliputi kompetensi arsitek dan pembelajaran studio arsitektur, namun kini bergeser ke arah pelestarian berbasis teknologi dan pemberdayaan masyarakat. Hal ini terlihat dari publikasi terkait penyediaan perumahan terjangkau, pemberdayaan ekonomi desa melalui home industry dan desa wisata, serta evaluasi program tanggung jawab sosial perusahaan di berbagai sektor. Secara keseluruhan, riset mutakhir Saifudin menyatukan teknologi digital, pelestarian warisan budaya, dan pembangunan berkelanjutan dengan penekanan pada kolaborasi lintas sektor dan penerapan praktis di lapangan.

S

Saifudin Zuhri

Faculty of Social and Cultural Sciences • International Relations

Berdasarkan publikasi terbaru dalam lima tahun terakhir, keahlian akademik Saifudin Zuhri menunjukkan pergeseran signifikan dari kajian sosial-humaniora menuju riset interdisipliner yang menggabungkan ilmu kesehatan, pariwisata berkelanjutan, dan pendidikan dasar. Fokus mutakhirnya meliputi pengembangan ekowisata di Candi Gedong Songo dengan metode penilaian kontingensi, penanganan nyeri punggung bawah pada ibu hamil melalui latihan inti dan fleksibilitas di rumah, serta perbandingan efektivitas dry needling dan terapi laser untuk spasme otot trapezius dan nyeri punggung miogenik. Di bidang pendidikan, ia meneliti keterampilan bertanya ilmiah siswa sekolah dasar melalui strategi kontekstual dan inkuiri. Sementara itu, riset sebelumnya yang membahas ekonomi rumah tangga pengusaha dengan pendekatan maqashid syariah saat pandemi dan internalisasi nilai sosial melalui pembelajaran kitab Alala masih relevan sebagai konteks kesinambungan. Publikasi lama seperti analisis volatilitas indeks saham syariah, kepemimpinan transformatif dalam pendidikan, serta manajemen sumber daya manusia berbasis kearifan lokal menunjukkan latar belakang multidisiplin yang memperkaya perspektif riset terkini. Secara keseluruhan, arah riset Saifudin Zuhri kini berpusat pada solusi praktis berbasis bukti di bidang kesehatan fisik, pelestarian lingkungan, dan peningkatan kualitas pembelajaran, dengan metode kuantitatif dan eksperimental yang dominan.

S

Saiful Aziz

Faculty of Islamic Studies • Hukum Keluarga (Ahwal Syakhshiyah)

Saiful Aziz, dosen Hukum Keluarga di Fakultas Studi Islam, menunjukkan pergeseran riset yang signifikan dalam lima tahun terakhir dari kajian sosial-keagamaan lokal menuju studi empiris tentang adopsi sistem kalender Islam global. Dua publikasi terbarunya pada 2025 dan 2026 secara konsisten menyelidiki niat masyarakat Indonesia dalam mengadopsi kalender Islam global, menandai fokus mutakhir pada isu fikih kontemporer yang terintegrasi dengan pendekatan perilaku dan survei publik. Sebelumnya, pada 2022, ia meneliti peran guru dalam manajemen kelas di pondok pesantren serta performa kincir air undershot untuk potensi energi sungai, menunjukkan minat lintas bidang pada pendidikan pesantren dan teknologi energi terbarukan. Karya lamanya tentang pendidikan agama anak mucikari di lokalisasi (2018) dan hafalan Al-Qur’an dalam sebulan (2009) memberikan konteks kesinambungan pada minat awal di pendidikan agama dan isu sosial marginal. Namun, arah riset mutakhirnya jelas bertumpu pada pengukuran niat publik terhadap kalender Islam global, menggabungkan keahlian hukum keluarga dengan metodologi ilmu sosial kuantitatif. Pergeseran ini menonjolkan orientasi baru pada isu keislaman transnasional dan pengambilan keputusan kolektif umat, meninggalkan kajian lokal dan teknis semata.

S

Salma Dias Saraswati

Faculty of Business and Economics • Accounting

Salma Dias Saraswati, yang bernaung di Fakultas Bisnis dan Ekonomi pada Departemen Akuntansi, menunjukkan jejak akademik yang unik dengan pergeseran fokus riset yang signifikan. Publikasi awalnya pada tahun 2018 dan 2019 berkutat pada ranah psikologi klinis dan sosial, mengkaji religiositas, kecerdasan emosi, dan tawadhu pada mahasiswa pascasarjana, serta pengaruh terapi kelompok suportif untuk meningkatkan optimisme pada pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisis. Dua karya ini menandakan latar belakang interdisipliner yang kuat, khususnya dalam aspek kesejahteraan psikologis dan spiritual. Namun, dalam lima tahun terakhir (2022–2026), tidak tercatat publikasi baru yang diterbitkan. Ketiadaan publikasi mutakhir ini mengindikasikan bahwa fokus riset Salma saat ini belum dapat dipastikan berdasarkan korpus yang tersedia. Meskipun afiliasi institusionalnya kini berada di bidang akuntansi dan bisnis, tidak ada bukti publikasi terbaru yang mendukung pergeseran tematik ke arah tersebut. Dengan demikian, keahlian akademik Salma secara keseluruhan masih bertumpu pada kontribusi lamanya di bidang psikologi terapan, khususnya intervensi kelompok dan pengukuran konstruk psikologis, tanpa adanya indikasi perkembangan riset yang berkesinambungan dalam disiplin akuntansi atau ekonomi.

S

Salma Fajar Puspita

Faculty of Sciences • Pharmacy

Salma Fajar Puspita mengembangkan keahlian akademik di bidang farmasi klinik dengan pergeseran fokus yang jelas dari manajemen nyeri paliatif menuju kesehatan mental pada penyakit kronis. Publikasi awalnya pada 2019 secara mendalam mengkaji luaran penggunaan analgesik opioid pada pasien kanker, termasuk pengaruh jenis opioid terhadap luaran klinik dan kualitas hidup di RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta, yang menunjukkan kompetensi dalam farmakoterapi paliatif dan evaluasi luaran terapi. Namun, riset terbarunya pada 2025 menandai transisi signifikan ke arah psikofarmasi dan epidemiologi klinis, dengan studi berjudul "Prevalensi Problem Depresi pada Pasien Diabetes Mellitus di Puskesmas." Penelitian ini menyoroti perhatian pada komorbiditas depresi pada diabetes melitus, mengingat potensi gangguan depresi menyebabkan ketidakpatuhan terapi dan komplikasi. Pergeseran ini memperlihatkan perluasan objek kajian dari pasien kanker ke populasi diabetes di layanan primer, serta metode yang lebih berfokus pada prevalensi dan faktor risiko. Secara keseluruhan, keahlian Salma kini bertumpu pada integrasi farmasi klinik dengan psikiatri komunitas, menekankan pentingnya deteksi dini problem depresi pada penyakit kronis untuk meningkatkan kepatuhan dan kualitas hidup pasien.

S

Salmahaminati

Faculty of Sciences • Chemistry

Keahlian akademik Salmahaminati dalam bidang kimia menunjukkan pergeseran signifikan dari fokus awal pada sintesis senyawa organik dan polimer menuju riset mutakhir yang mengintegrasikan material fungsional, energi terbarukan, dan pemodelan komputasi. Publikasi terbaru dalam lima tahun terakhir mendominasi dengan kajian tentang nanokomposit TiO2/rGO yang disintesis secara hijau menggunakan ekstrak kulit manggis dan kulit pisang, yang terbukti efektif untuk aktivitas self-cleaning dan fotokatalitik bakterisidal dengan degradasi metilen biru hingga 99,20%. Riset ini diperkuat oleh metode komputasi TD-DFT untuk mengonfirmasi efektivitas proses fotokatalitik. Salmahaminati juga mengeksplorasi fotofisika dan fotokimia asam amino aromatik menggunakan metode CASSCF/CASPT2, serta pemodelan prediktif etil-p-metoksisinamat untuk pengembangan tabir surya alami dari kencur. Di bidang energi, ia mengkaji pemanenan energi dari biomassa tropis di kawasan Wallacea, menunjukkan perluasan riset ke arah energi terbarukan. Meskipun masih melanjutkan tradisi studi komputasi pada kompleks rutenium untuk transfer muatan dan fotopolimerisasi stirena, fokus mutakhirnya jelas beralih ke material nano ramah lingkungan, fotokatalisis, dan aplikasi biomedis serta energi, meninggalkan riset awal tentang sintesis propanol dan polipropilen.

S

Salman Luthan

Faculty of Law • Law

Salman Luthan memiliki keahlian akademik yang berakar pada filsafat hukum dan kebijakan kriminal, dengan fokus mutakhir pada kriminalisasi di bidang keuangan serta kriteria dan asas yang mendasarinya. Publikasi awalnya sejak 1994 hingga 2007 menunjukkan konsistensi minat pada dialektika hukum dan kekuasaan, relevansi peradilan pidana internasional bagi perlindungan HAM, serta anatomi kejahatan korporasi dan penanggulangannya. Namun, dalam lima tahun terakhir, tidak terdapat publikasi baru yang tercatat, sehingga bobot utama diberikan pada karya-karya yang mendekati periode tersebut, yaitu publikasi tahun 2009 dan 2012. Pada tahun 2009, ia menerbitkan beberapa tulisan yang secara spesifik membahas kebijakan penal mengenai kriminalisasi di bidang keuangan, asas dan kriteria kriminalisasi, serta versi bahasa Inggrisnya tentang kriteria kriminalisasi. Karya-karya ini menandai pergeseran tematik dari pembahasan umum tentang hukum dan kekuasaan menuju analisis yang lebih teknis dan terapan dalam hukum pidana ekonomi. Selanjutnya, publikasi tahun 2012 tentang dialektika hukum dan moral dalam perspektif filsafat hukum memperkuat landasan teoretisnya. Dengan demikian, keahlian Salman Luthan terkonsentrasi pada perumusan dan evaluasi kebijakan kriminal, khususnya dalam menentukan batas-batas kriminalisasi yang sah dan proporsional di sektor keuangan, dengan pendekatan filsafat hukum sebagai kerangka analitis utamanya.

Halaman 77 dari 97 · 1159 pakar