Direktori Pakar
Jelajahi dosen/peneliti, ringkasan keahlian, dan indikator publikasi.
Mohd. Iqbal Abdul Wahab
Faculty of Law • Law
Mohd. Iqbal Abdul Wahab memiliki keahlian akademik di bidang hukum yang berfokus pada reformasi sistem peradilan dan pendidikan hukum. Publikasi terbarunya dalam lima tahun terakhir tidak tersedia, namun berdasarkan karya-karya sebelumnya, ia secara konsisten meneliti integrasi aspek praktis dalam kurikulum hukum, seperti yang terlihat pada kajiannya tentang reformasi pendidikan hukum di Pakistan pada 2019. Ia juga mendalami mekanisme penyelesaian sengketa alternatif, khususnya tantangan penerapan mediasi dalam kasus kekerasan dalam rumah tangga di Nigeria (2017). Minatnya terhadap perbandingan sistem hukum tercermin dalam konsep "adquisitorial" yang menggabungkan elemen sistem hukum common law dan civil law (2015). Selain itu, ia menganalisis yurisdiksi Mahkamah Pidana Internasional terkait situasi Boko Haram di Nigeria (2015) serta menyusun laporan negara tentang Malaysia (2013). Meskipun tidak ada publikasi mutakhir, arah risetnya menunjukkan kesinambungan pada isu-isu peradilan transnasional, reformasi pendidikan hukum, dan efektivitas mekanisme penyelesaian sengketa di negara berkembang. Fokus keahliannya terletak pada persinggungan antara teori hukum, praktik peradilan, dan konteks sosial-politik di kawasan Asia dan Afrika.
Mohd Ridzuan Bin M Shariff
Faculty of Industrial Technology • Informatics
Mohd Ridzuan Bin M Shariff memiliki keahlian akademik yang berfokus pada pengembangan usaha kecil dan menengah (UKM) serta isu keamanan siber di kawasan ASEAN. Dalam lima tahun terakhir, risetnya menunjukkan pergeseran signifikan dari kajian tradisional tentang kinerja UKM menuju isu kontemporer keamanan digital dan perlindungan data. Publikasi terbarunya pada 2025 menyoroti tren dan tantangan keamanan siber di ASEAN melalui analisis bibliometrik, serta analisis kebijakan privasi e-commerce Malaysia berdasarkan Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi. Sebelumnya, ia banyak meneliti faktor-faktor yang memengaruhi kinerja berkelanjutan UKM, seperti perencanaan strategis sistematis, inovasi bisnis strategis, modal manusia kompeten, fleksibilitas strategis, dan lingkungan turbulen, dengan studi kasus di Palestina dan Thailand. Riset-riset ini menggunakan metode kuantitatif seperti pemodelan persamaan struktural dan analisis data awal. Secara keseluruhan, keahliannya bertumpu pada persimpangan antara manajemen strategis UKM dan keamanan siber, dengan fokus mutakhir pada bagaimana regulasi dan teknologi digital membentuk ketahanan bisnis dan perlindungan konsumen di era digital.
Moh Hasyim
Faculty of Law • Law
Moh Hasyim memiliki keahlian akademik di bidang hukum, dengan fokus riset yang bergeser dari penegakan hukum lingkungan ke arah hukum jaminan sosial dan pelayanan publik. Publikasi terbarunya pada 2023 mengkaji legalitas pengaturan kepesertaan BPJS Kesehatan sebagai syarat pelayanan publik, menggunakan metode yuridis normatif dengan bahan hukum primer dan sekunder. Riset ini menyoroti aspek legalitas dan implikasi kebijakan yang mengaitkan kepesertaan jaminan sosial dengan akses layanan publik, menunjukkan perhatian pada isu hukum administrasi negara dan hak warga negara. Sementara itu, publikasi sebelumnya pada 2020 membahas asas otonomi daerah dalam penegakan hukum terhadap izin lingkungan, yang menandakan latar belakang dalam hukum tata negara dan lingkungan. Pergeseran tematik ini mengindikasikan perkembangan minat riset dari regulasi lingkungan berbasis kewenangan daerah menuju kajian tentang legalitas kebijakan sosial yang berdampak langsung pada pelayanan publik. Secara keseluruhan, keahlian Moh Hasyim kini terpusat pada analisis yuridis normatif terhadap regulasi yang mengatur hubungan antara negara dan warga, khususnya dalam konteks jaminan sosial dan pelayanan publik, dengan tetap mempertahankan pendekatan hukum yang sistematis dan berbasis pada peraturan perundang-undangan.
Moh. Idris
Faculty of Industrial Technology • Informatics
Moh. Idris memiliki keahlian dalam pengembangan sistem informasi dan rekayasa perangkat lunak, dengan fokus mutakhir pada transparansi platform digital, otomatisasi deployment, serta perancangan antarmuka pengguna. Publikasi terbarunya pada 2025 mengkaji indikator transparansi kampanye donasi pada website donasi online untuk membangun kepercayaan publik dan mencegah penyalahgunaan dana, serta mengimplementasikan Continuous Integration dan Continuous Deployment untuk otomatisasi sistem yang andal. Pada tahun yang sama, ia merancang aplikasi monitoring akademik berbasis Android menggunakan Kotlin dan Laravel Lumen untuk menggantikan pencatatan manual, serta mengembangkan front end sistem informasi berbasis web dengan CodeIgniter dan Bootstrap untuk platform industri kreatif. Riset sebelumnya pada 2023 menekankan perancangan user interface mobile menggunakan Activity Centered Design dan teori Gestalt, implementasi RESTful web service dengan Golang untuk modul berita aplikasi Satudikti, serta digitalisasi pengajaran keterampilan bahasa melalui platform My Klass. Publikasi lebih awal pada 2021 berfokus pada user experience dan design thinking untuk e-learning, serta implementasi clean code. Pergeseran riset dari lingkungan virtual dan keamanan BYOD pada 2018-2019 menuju pengembangan aplikasi mobile, web service, dan transparansi platform digital pada 2023-2025 menunjukkan orientasi pada solusi teknis yang aplikatif dan berorientasi pengguna.
Moh. Mahfud Md
Faculty of Law • Law
Moh. Mahfud Md menunjukkan pergeseran riset yang signifikan dari bidang pertanian dan hortikultura menuju kajian hukum tata negara dan integrasi nilai. Publikasi terbaru pada 2025, "Constitutional Reinforcement of the Integration of Indonesian and Islamic Values," menjadi fokus utama keahliannya saat ini. Riset ini menyoroti penguatan nilai-nilai konstitusional Indonesia di tengah tantangan radikalisme, terorisme, intoleransi, dan konflik sosial, serta menekankan pentingnya penegakan hukum dan keadilan. Sementara itu, publikasi tahun 2023 tentang dosis pupuk pada tanaman kacang tanah masih menunjukkan sisa minat pada agrikultur, namun tampak sebagai transisi. Karya-karya lama dari tahun 1985 hingga 1997, yang membahas hubungan serangga dengan penyakit CVPD pada jeruk, pengaruh fungisida pada embun tepung apel, dan adopsi teknologi bibit salak, memberikan konteks bahwa ia memulai karier riset di bidang pertanian dan perlindungan tanaman. Namun, arah riset mutakhirnya jelas beralih ke hukum konstitusi dan integrasi nilai agama dalam sistem ketatanegaraan Indonesia. Metode yang digunakan kini lebih bersifat normatif dan konseptual, berbeda dengan pendekatan eksperimental dan agronomis pada masa lalu. Objek kajiannya pun bergeser dari tanaman pangan dan hortikultura ke isu-isu fundamental negara dan masyarakat.
Moh. Mizan Habibi
Faculty of Islamic Studies • Islamic Education
Moh. Mizan Habibi mengembangkan keahlian akademik yang berfokus pada inovasi pedagogis dalam pendidikan Islam, dengan pergeseran signifikan menuju integrasi teknologi digital dan kecerdasan buatan dalam lima tahun terakhir. Riset mutakhirnya mengeksplorasi pemanfaatan Human-AI Co-Regulation untuk meningkatkan pembelajaran Qira’ah al-Kutub di perguruan tinggi, melampaui praktik penerjemahan konvensional menuju pemahaman interpretatif yang lebih kritis. Selain itu, ia mengkaji efektivitas Barcode Based Test dalam memperkuat kompetensi pedagogis guru Pendidikan Agama Islam, serta optimalisasi pemasaran pendidikan melalui visibilitas kegiatan mahasiswa sebagai daya tarik bagi calon mahasiswa baru. Pada masa pandemi, ia meneliti pengaruh kepemimpinan kepala sekolah dan kualitas pembelajaran terhadap prestasi siswa, serta pengembangan platform pembelajaran daring bagi siswa tunagrahita dan laboratorium pendidikan Islam dalam perspektif blended learning. Secara berkesinambungan, publikasi awalnya mencakup internalisasi nilai Pancasila di madrasah, pendidikan Islam inklusif, ketahanan keluarga Islami, serta pengembangan berpikir kritis melalui pembelajaran fikih. Kini, fokus risetnya beralih dari kajian nilai dan manajemen pendidikan menuju eksplorasi teknologi adaptif dan kecerdasan buatan sebagai alat transformasi pembelajaran, dengan objek kajian mencakup guru, mahasiswa, dan siswa berkebutuhan khusus di lembaga pendidikan Islam.
M Roem Syibly
Faculty of Islamic Studies • Hukum Keluarga (Ahwal Syakhshiyah)
M. Roem Syibly memiliki keahlian akademik yang berfokus pada hukum Islam kontemporer, dengan penekanan pada fikih lingkungan, fikih muamalah, dan pengelolaan wakaf produktif. Dalam lima tahun terakhir, risetnya menunjukkan pergeseran signifikan ke isu-isu aktual seperti peran fikih lingkungan dalam mengatasi sampah non-organik di kawasan wisata Yogyakarta, analisis yuridis pencatatan kelahiran bagi anak perkawinan siri, serta literasi wakaf tunai di Indonesia dan Malaysia. Ia juga mengkaji perdagangan berjangka pada platform digital dari perspektif fikih muamalah, budaya hukum pembagian waris adat Suku Sasak, dan ruislag tanah wakaf untuk proyek jalan tol. Publikasi sebelumnya, yang membahas keadilan dalam pembagian waris pada masyarakat patrilineal dan bilateral, serta hubungan harmonis antara adat Minangkabau dan Islam, memberikan konteks kesinambungan minatnya pada pluralitas hukum dan keadilan sosial. Secara keseluruhan, arah riset mutakhir Syibly menonjolkan penerapan prinsip-prinsip fikih pada problematika modern, termasuk pengelolaan lingkungan, regulasi digital, dan pengembangan wakaf berkelanjutan yang selaras dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan.
M. Sirajul Islam
Faculty of Industrial Technology • Informatics
Keahlian akademik M. Sirajul Islam berpusat pada adopsi, penerimaan, dan dampak sistem informasi serta teknologi digital dalam konteks organisasi dan masyarakat Indonesia, dengan penekanan kuat pada riset mutakhir dalam lima tahun terakhir. Fokus terkini tertuju pada analisis perilaku pengguna dan prioritas pemangku kepentingan dalam penerapan teknologi spesifik. Publikasi tahun 2026 mengkaji logika pengambilan keputusan prioritas Business Intelligence di perguruan tinggi dengan menggabungkan teori salience pemangku kepentingan dan metode MoSCoW. Sementara itu, studi tahun 2024 menyelidiki faktor penentu niat penggunaan ulang layanan pesan-antar makanan daring di Indonesia, menyoroti peran kepuasan, kebiasaan, kualitas makanan, dan efek ikut-ikutan. Riset tahun 2022 memperluas jangkauan ke penerimaan sistem pembelajaran daring oleh siswa sekolah menengah atas selama pandemi Covid-19 menggunakan kerangka UTAUT. Pergeseran tematik terlihat jelas dari kajian sebelumnya yang lebih luas tentang institusionalisasi sistem e-procurement, partisipasi elektronik melalui media sosial, dan sistem informasi di fasilitas kesehatan publik, menuju fokus yang lebih spesifik pada layanan digital konsumen dan sektor pendidikan. Konteks kesinambungan riset tetap pada isu implementasi dan dampak teknologi informasi di Indonesia, dengan objek kajian yang kini lebih terarah pada sektor pendidikan tinggi dan layanan berbasis platform digital.
M. Syafi'Ie
Faculty of Law • Law
Keahlian akademik M. Syafi’Ie dalam lima tahun terakhir berfokus pada hukum disabilitas, khususnya penyandang disabilitas mental, yang menjadi inti riset mutakhirnya. Publikasi terbaru mengkritisi praktik diskriminasi pengampuan dan menawarkan transformasi dari pengambilan keputusan substitutif ke suportif, sebagaimana terlihat dalam kajian amnesti dan perlindungan hak pilih melalui putusan Mahkamah Konstitusi. Ia juga meneliti aksesibilitas fisik dan sosial, seperti penataan ruang masjid inklusif di universitas Islam Yogyakarta dengan perspektif teori ruang Henri Lefebvre, serta mengulas kebijakan eksklusif perda syariah yang membatasi kebebasan beragama. Di luar isu disabilitas, Syafi’Ie menyoroti asas tiada pidana tanpa kesalahan dalam delik lingkungan, menunjukkan perluasan kajian ke hukum pidana lingkungan. Publikasi lamanya, seperti pemberdayaan forum pemuda lintas agama dan harmonisasi hak kepegawaian bagi disabilitas, memberikan konteks kesinambungan pada minat awalnya terhadap hak asasi manusia dan toleransi. Namun, pergeseran tematik jelas terjadi: dari fokus awal pada kebebasan beragama dan pendidikan kewarganegaraan, riset terkini lebih terpusat pada disabilitas mental, aksesibilitas inklusif, serta kritik terhadap kebijakan diskriminatif, dengan metode normatif dan studi kasus yang mendalam.
Muafi
Faculty of Business and Economics • Management
Muafi memiliki keahlian akademik yang berfokus pada pengembangan manajemen sumber daya manusia dan strategi organisasi, dengan penekanan mutakhir pada keberlanjutan dan transformasi digital. Dalam lima tahun terakhir, risetnya secara dominan menyelidiki implementasi ekonomi sirkular di industri tekstil, pengelolaan sumber daya manusia hijau (GHRM) untuk meningkatkan komitmen dan kinerja inovasi hijau, serta peran kepemimpinan digital dalam membangun kewirausahaan digital pada usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Ia juga mengeksplorasi bagaimana kapabilitas dinamis dan jaringan digital mendorong kewirausahaan berkelanjutan, serta pengaruh kepemimpinan otentik dan profetik terhadap kreativitas, inovasi, dan perilaku kewargaan organisasi. Objek kajiannya meliputi sektor tekstil, pariwisata, rumah sakit, perbankan syariah, dan UMKM, dengan metode kuantitatif yang menguji model mediasi dan moderasi. Meskipun riset sebelumnya banyak menyoroti aspek spiritualitas Islam dan keseimbangan kerja-kehidupan, fokus terkini bergeser ke arah integrasi teknologi digital, kapabilitas organisasi yang lincah, dan praktik ramah lingkungan sebagai pendorong kinerja bisnis dan keberlanjutan. Pergeseran ini menunjukkan konsistensi dalam mengembangkan kerangka relasional dan sumber daya manusia, namun dengan orientasi yang lebih kuat pada inovasi hijau dan digitalisasi sebagai respons terhadap tantangan industri kontemporer.
Muafi
Faculty of Business and Economics • Management
Muafi memiliki keahlian akademik yang berfokus pada manajemen sumber daya manusia, kepemimpinan, dan inovasi organisasi, dengan penekanan kuat pada keberlanjutan dan transformasi digital dalam lima tahun terakhir. Riset mutakhirnya menyoroti implementasi ekonomi sirkular di industri tekstil, di mana ia mengintegrasikan kapabilitas analitik bisnis, green human resource management (GHRM), dan rantai pasok digital untuk mendorong keberlanjutan bisnis. Ia juga mengembangkan relational view dalam konteks agilitas organisasi dan kinerja inovasi, khususnya pada operator tur, serta mengeksplorasi kepemimpinan digital untuk membangun kewirausahaan digital UMKM. Pergeseran tematik terlihat dari fokus awalnya pada religiusitas dan perilaku organisasi, seperti pengaruh spiritualitas Islam terhadap kesiapan karyawan dan kepemimpinan profetik, menuju integrasi isu-isu hijau dan digital. Publikasi terbaru menonjolkan peran GHRM dalam komitmen karyawan dan kinerja inovasi hijau, serta pengaruh kepemimpinan otentik terhadap kreativitas dan inovasi yang dimoderasi oleh bahasa motivasi. Ia juga meneliti modal sosial daring dan luring dalam mendorong inovasi digital serta kinerja sosial dan bisnis. Dengan menggunakan metode kuantitatif dan kualitatif, objek kajiannya meliputi UMKM, industri perhotelan, makanan cepat saji, dan sektor publik, menunjukkan arah riset yang terpadu antara keberlanjutan lingkungan, transformasi digital, dan pengembangan sumber daya manusia.
Muamar Nur Kholid
Faculty of Business and Economics • Accounting
Muamar Nur Kholid memiliki keahlian akademik yang berfokus pada riset akuntansi keperilakuan dan keuangan, dengan penekanan kuat pada adopsi teknologi digital serta kinerja berkelanjutan pada sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dan perbankan syariah. Dalam lima tahun terakhir, risetnya secara dominan mengkaji determinan adopsi aplikasi akuntansi personal dan mobile banking pada generasi centennial dan Muslim, menggunakan kerangka Technology Acceptance Model dan Diffusion of Innovation. Ia juga mengeksplorasi audit delay dan penghindaran pajak pada perusahaan sektor energi dan bahan baku di Indonesia, dengan mempertimbangkan ukuran kantor akuntan publik dan transformasi digital. Pergeseran tematik terlihat dari fokus awalnya pada niat berdonasi dan e-book, menuju kajian yang lebih terintegrasi antara keuangan hijau, adopsi teknologi berkelanjutan, dan keunggulan kompetitif hijau pada UMKM, seperti peran green IT dan green innovative behavior. Risetnya juga mencakup determinan kinerja perbankan syariah dari perspektif keuangan serta pengaruh religiusitas dan sertifikasi halal terhadap niat penggunaan vaksin. Metode yang digunakan umumnya kuantitatif dengan analisis regresi pada data sekunder laporan keuangan dan survei. Objek kajian meliputi UMKM, perusahaan energi dan pertambangan, serta bank syariah di Asia. Arah riset mutakhirnya menonjolkan sinergi antara akuntansi, teknologi, dan keberlanjutan, dengan tetap mempertahankan minat pada perilaku individu dan tata kelola perusahaan.
