Direktori Pakar
Jelajahi dosen/peneliti, ringkasan keahlian, dan indikator publikasi.
Moch Faried Cahyono
Faculty of Social and Cultural Sciences • Communication Science
Berdasarkan data publikasi yang tersedia, keahlian akademik Moch Faried Cahyono berfokus pada kajian konflik sosial dan kekerasan perkotaan dalam perspektif ilmu komunikasi. Satu-satunya publikasi yang tercatat, yaitu "Perbandingan manifestasi konflik kekerasan yang terjadi di Kota Yogyakarta dan Surakarta pada peristiwa Mei 1998" (2007), menunjukkan minat awal pada analisis komparatif manifestasi kekerasan di dua kota besar. Meskipun tidak ada publikasi dalam rentang lima tahun terakhir (2022–2026), karya tersebut memberikan konteks kesinambungan bahwa objek kajiannya adalah konflik sosial berskala urban dengan pendekatan perbandingan. Publikasi ini menandakan bahwa risetnya berakar pada studi peristiwa traumatis nasional, khususnya kerusuhan Mei 1998, dengan fokus pada dinamika kekerasan di tingkat lokal. Tanpa adanya publikasi mutakhir, tidak dapat diidentifikasi pergeseran tema riset atau perluasan metode dan objek kajian. Oleh karena itu, ringkasan ini hanya dapat menegaskan bahwa keahlian akademiknya terbatas pada analisis konflik kekerasan di perkotaan pada periode historis tertentu, tanpa bukti perkembangan riset terkini. Untuk memperoleh gambaran yang lebih komprehensif, diperlukan publikasi terbaru yang menunjukkan arah riset masa kini.
Moch Taufiq Ridho
Faculty of Civil Engineering and Planning • Teknik Lingkungan
Keahlian akademik Moch Taufiq Ridho menunjukkan pergeseran signifikan dari kajian organisasi pesantren menuju integrasi spiritualitas dalam kesehatan mental. Publikasi terbaru pada 2026 berjudul "The Integration of Dhikr and Reflection as a Coping Strategy for Managing Anxiety Symptoms" menjadi penanda utama fokus riset mutakhirnya. Karya ini menyoroti pendekatan interdisipliner yang menggabungkan praktik spiritual Islam—zikir dan refleksi—sebagai strategi koping untuk mengelola gejala kecemasan. Metode yang digunakan menekankan aspek non-kognitif dan dimensi spiritual, merespons meningkatnya tekanan psikologis dan kompleksitas kehidupan modern. Sementara itu, publikasi lama pada 2011 tentang sistem pengkaderan berorganisasi santri di Pesantren Maslakul Huda memberikan konteks kesinambungan, menunjukkan bahwa akar keilmuannya tetap pada ranah keislaman dan pengelolaan sumber daya manusia di lingkungan pesantren. Namun, arah riset terkini jelas bergeser dari kajian organisasi dan kaderisasi menuju eksplorasi peran praktik spiritual dalam mengatasi masalah kesehatan mental kontemporer. Objek kajiannya kini berfokus pada individu modern yang mengalami kecemasan, bukan lagi pada sistem organisasi pesantren. Dengan demikian, keahlian akademik Taufiq Ridho saat ini bertumpu pada sintesis antara psikologi, spiritualitas Islam, dan strategi koping, menjadikannya relevan dalam diskursus kesehatan mental berbasis nilai-nilai religius.
Moetrarsi Sri Kanapsijah Firngadi
Faculty of Medicine • Medicine
Berdasarkan publikasi terbaru dalam lima tahun terakhir, keahlian akademik Moetrarsi Sri Kanapsijah Firngadi berfokus pada psikiatri komunitas dan kesehatan mental populasi dewasa muda, khususnya mahasiswa di Indonesia. Riset mutakhirnya menyelidiki hubungan antara perilaku swa-diagnosis dengan tingkat pengetahuan dan sikap terhadap gangguan jiwa pada mahasiswa. Kajian ini menyoroti fenomena kontemporer di mana akses informasi digital mendorong mahasiswa untuk mengidentifikasi sendiri kondisi mental mereka, yang kemudian dikaitkan dengan pemahaman dan stigma terhadap penyakit mental. Dengan menggunakan pendekatan kuantitatif pada sampel mahasiswa di Indonesia, penelitian ini berupaya mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi sikap positif dan kesadaran akan kesehatan jiwa. Fokus pada kelompok mahasiswa sebagai agen perubahan menunjukkan arah riset yang aplikatif, yaitu merancang intervensi berbasis bukti untuk meningkatkan literasi kesehatan mental di lingkungan pendidikan tinggi. Temuan ini mengindikasikan perhatian pada isu sosial-psikologis yang relevan dengan tantangan kesehatan mental generasi muda di era digital. Secara keseluruhan, keahlian akademik beliau berpusat pada epidemiologi psikiatri, perilaku kesehatan, dan upaya destigmatisasi gangguan jiwa melalui pendekatan edukatif pada populasi rentan.
Mohamad Joko Susilo
Faculty of Islamic Studies • Islamic Studies
Mohamad Joko Susilo memiliki keahlian akademik yang berfokus pada pengembangan pendidikan Islam integratif, inovasi kurikulum, dan pemanfaatan teknologi pembelajaran, dengan penekanan kuat pada riset mutakhir dalam lima tahun terakhir. Publikasi terkininya menunjukkan pergeseran signifikan dari kajian otonomi sekolah dan desain ruang kelas menuju pengembangan model pembelajaran berbasis teknologi dan nilai-nilai profetik. Ia secara konsisten meneliti strategi manajerial kepala sekolah dalam mengintegrasikan Kurikulum Merdeka dengan program Tahfidz, serta mengembangkan media pembelajaran seperti video tutorial untuk siswa tunagrahita dan Android-based Al-Qur'an Edu-Game untuk meningkatkan hafalan siswa SD. Kajiannya juga merambah analisis kebijakan pendidikan Islam di Al-Azhar Mesir dan nilai moderasi beragama dalam pemikiran Yusuf Qardhawi. Metode riset yang dominan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus, observasi, dan wawancara, serta pengembangan model seperti IREC Learning Model untuk penguatan karakter siswa. Objek kajiannya meliputi sekolah dasar Islam, madrasah, pondok pesantren, dan komunitas pedesaan, dengan fokus pada pemberdayaan guru dan manajemen program jamaah. Arah riset terkini menonjolkan inovasi e-learning, pengembangan kurikulum operasional satuan pendidikan, dan internalisasi nilai-nilai Islam dalam kepemimpinan sekolah, menunjukkan kesinambungan antara tradisi keilmuan Islam dan adaptasi terhadap tantangan pendidikan kontemporer.
Mohamad Rezky Utama
Faculty of Social and Cultural Sciences • International Relations
Mohamad Rezky Utama memiliki keahlian akademik yang berfokus pada kajian identitas, komunitas minoritas, dan dinamika sosial-politik dalam perspektif Hubungan Internasional. Publikasi terbarunya pada tahun 2022, berjudul "Identity and Sense Belonging of the Indonesian Jewish Communities", menandai pergeseran signifikan dari analisis geopolitik konvensional menuju studi mendalam tentang komunitas dan konstruksi identitas di tingkat domestik. Riset ini mengisi celah akademik dengan mengeksplorasi bagaimana komunitas Yahudi Indonesia membangun identitas dan rasa memiliki di tengah konteks sosial yang jarang dikaji secara ilmiah. Sebelumnya, publikasi seperti "Zionisme dan Identitas Keyahudian: Telaah Ashabiyyah Ibnu Khaldun" (2021) dan "Zionisme dan Identitas Keyahudian" (2021) menunjukkan kesinambungan minat terhadap isu keyahudian, namun dengan pendekatan teoretis dan historis yang lebih luas. Sementara itu, karya-karya awal tentang konflik AS-Iran dan dampaknya bagi Indonesia (2020) mencerminkan fokus awal pada isu keamanan dan politik global. Secara keseluruhan, arah riset mutakhir Utama menonjolkan pergeseran dari analisis makro-geopolitik menuju studi mikro-sosiologis tentang identitas dan komunitas, dengan objek kajian yang spesifik dan jarang disentuh, yaitu komunitas Yahudi di Indonesia. Metode yang digunakan cenderung kualitatif dan eksploratif, menekankan pemahaman mendalam terhadap pengalaman subjektif kelompok minoritas.
Mohammad Adi Wicaksono
Faculty of Islamic Studies • Islamic Economics
Mohammad Adi Wicaksono, dari Fakultas Studi Islam dengan spesialisasi Ekonomi Islam, memiliki rekam jejak publikasi yang terbatas namun menunjukkan fokus pada aspek operasional perbankan syariah. Dalam lima tahun terakhir, tidak terdapat publikasi baru yang tercatat, sehingga analisis keahliannya harus didasarkan pada satu karya sebelumnya sebagai konteks. Publikasi tahun 2017 berjudul "Peran Loan Service dalam Menyikapi Permasalahan Debitur Terkait Penyelesaian Pelunasan KPR di Bank Tabungan Negara Kantor Cabang Pemuda Surabaya" mengindikasikan minat awal pada mekanisme penanganan kredit bermasalah, khususnya pada produk KPR di lembaga keuangan konvensional. Meskipun judul menyebut "loan service", konteks kelembagaan di bawah Fakultas Studi Islam dan departemen Ekonomi Islam menunjukkan bahwa kajian ini kemungkinan besar membahas praktik pembiayaan yang relevan dengan prinsip syariah, seperti murabahah atau musyarakah mutanaqisah. Ketiadaan publikasi terbaru menyulitkan identifikasi pergeseran tema riset yang jelas. Namun, berdasarkan latar belakang keilmuan dan satu publikasi yang ada, dapat disimpulkan bahwa keahlian akademiknya berpusat pada manajemen risiko pembiayaan dan penyelesaian kredit bermasalah di sektor perbankan, dengan potensi pengembangan ke arah studi komparatif antara sistem konvensional dan syariah. Untuk memperkuat profil riset, diperlukan publikasi lebih lanjut yang menunjukkan kontribusi spesifik dalam ekonomi Islam kontemporer.
Mohammad Bekti Hendrie Anto
Faculty of Business and Economics • Development Economics
Keahlian akademik Mohammad Bekti Hendrie Anto berpusat pada ekonomi dan perbankan Islam, dengan penekanan khusus pada stabilitas keuangan, kualitas pembiayaan, dan risiko gagal bayar. Riset mutakhirnya dalam lima tahun terakhir menunjukkan pergeseran fokus yang jelas dari analisis stabilitas bank Islam secara umum menuju eksplorasi faktor-faktor penentu yang lebih kompleks dan spesifik. Publikasi terbaru pada tahun 2025 mengkaji hubungan antara kualitas institusional dan risiko gagal bayar dalam sistem perbankan ganda secara lintas negara, menandai perluasan cakupan riset ke tingkat komparatif internasional. Sebelumnya, ia mendalami implementasi maqasid syariah dan dampaknya terhadap stabilitas bank Islam di Indonesia, serta menyelidiki determinan kualitas pembiayaan bank Islam dengan pendekatan regional dan sektoral. Kontribusi penting lainnya adalah analisis kontribusi bank Islam terhadap stabilitas finansial Indonesia menggunakan pendekatan non-linear, serta pengaruh konsentrasi pembiayaan sektoral terhadap profitabilitas. Selain itu, ia juga meneliti determinan pembiayaan bermasalah secara asimetris sebelum dan selama pandemi. Sebagai konteks kesinambungan, riset awalnya berfokus pada perbandingan stabilitas bank Islam versus konvensional dan risiko pembiayaan pada bank perkreditan rakyat syariah. Secara keseluruhan, arah riset terkini menonjolkan pendalaman analisis risiko dan stabilitas perbankan Islam dengan metodologi yang semakin canggih, cakupan regional dan sektoral yang lebih terperinci, serta perluasan ke analisis lintas negara dan kualitas institusional.
Mohammad Bherbudi Wicaksono
Faculty of Medicine • Medicine
Mohammad Bherbudi Wicaksono memiliki keahlian akademik yang terfokus pada penyakit jantung rematik (rheumatic heart disease/RHD) pada populasi pediatri, dengan penekanan khusus pada tantangan tata laksana di Indonesia. Publikasi terbarunya pada tahun 2022, berupa narrative review, menyoroti kompleksitas penanganan RHD pada anak di Indonesia, termasuk aspek pencegahan demam rematik akut (ARF) yang seharusnya dapat dihindari. Meskipun angka mortalitas global RHD menurun berkat kemajuan terapi, peningkatan angka harapan hidup pasien justru menimbulkan beban baru dalam manajemen jangka panjang. Kajian ini mengindikasikan pergeseran fokus dari sekadar penanganan akut menuju tantangan berkelanjutan dalam perawatan pasien pediatri yang selamat. Dengan hanya satu publikasi dalam lima tahun terakhir, keahliannya tampak sangat spesifik dan belum menunjukkan diversifikasi tematik yang luas. Publikasi ini menjadi sinyal utama bahwa risetnya berpusat pada epidemiologi klinis dan hambatan sistemik dalam pengelolaan penyakit kardiovaskular anak di negara berkembang. Tidak ada indikasi pergeseran tema riset yang signifikan karena seluruh korpus publikasi yang tersedia hanya mencakup topik ini. Oleh karena itu, kontribusi akademiknya saat ini dapat disarikan sebagai upaya mengidentifikasi dan mengartikulasikan kesenjangan antara kemajuan medis global dengan realitas praktik klinis di Indonesia, khususnya dalam konteks penyakit jantung rematik pediatri.
Mohammad Faizun
Faculty of Industrial Technology • Teknik Mesin
Mohammad Faizun, dari Departemen Teknik Mesin, Fakultas Teknologi Industri, memiliki rekam jejak publikasi yang sangat terbatas dalam lima tahun terakhir (2022–2026), dengan total satu publikasi dan tanpa publikasi baru dalam periode tersebut. Satu-satunya publikasi yang tercatat adalah karya berjudul "Discrimination of the Roughness Patterns with First-, Second-, and Third-Order Markovian Textures" dari tahun 2017. Publikasi ini menunjukkan keahlian awal di bidang analisis tekstur permukaan, khususnya dalam membedakan pola kekasaran menggunakan model Markovian orde pertama, kedua, dan ketiga. Metode yang digunakan bersifat kuantitatif dan komputasional, berfokus pada pengolahan sinyal atau citra untuk mengidentifikasi karakteristik permukaan. Karena tidak ada publikasi baru dalam lima tahun terakhir, tidak dapat diidentifikasi adanya pergeseran tema riset atau fokus mutakhir yang jelas. Keahlian akademik Faizun tampaknya masih terpusat pada analisis tekstur permukaan dan pemodelan Markovian, namun tanpa perkembangan riset terkini yang terdokumentasi. Untuk memahami arah riset saat ini, diperlukan informasi lebih lanjut mengenai proyek atau kegiatan akademik yang mungkin sedang berlangsung di luar publikasi yang tercatat.
Mohammad Mahsun
Faculty of Business and Economics • Accounting
Mohammad Mahsun, dari Fakultas Bisnis dan Ekonomi Jurusan Akuntansi, menunjukkan pergeseran riset yang signifikan dalam lima tahun terakhir dari fokus pada pendidikan vokasi dan sistem evaluasi menuju ke arah rekayasa sistem energi berkelanjutan dan otomasi industri. Publikasi terbarunya, seperti perancangan mikrogrid hibrida kaya energi terbarukan untuk komunitas terpencil di Bangladesh (2025) dan solusi energi berkelanjutan untuk pedesaan Bangladesh (2025), menandai pendalaman pada optimasi sistem tenaga surya, angin, dan biogas menggunakan perangkat lunak seperti HOMER Pro. Ia juga aktif dalam desain teknis sistem tenaga listrik, termasuk penataan ulang pengaturan relai jarak pada gardu induk (2025) dan analisis transformator bantu unit melalui uji gas terlarut (2024). Di ranah otomasi dan IoT, ia mengembangkan sistem pemantauan dan pengendalian limbah industri batik berbasis IoT (2022), evaluasi komunikasi LoRaMesh untuk aplikasi IoT industri (2025), serta unit pelatihan instalasi listrik industri dan perbaikan faktor daya (2023, 2025). Meskipun masih ada jejak riset sebelumnya dalam sistem pendukung keputusan kinerja guru (2024) dan pengaruh tanaman terhadap kualitas udara (2024), bobot utama riset mutakhirnya terpusat pada solusi teknis-ekonomis untuk energi terbarukan, keandalan sistem tenaga, dan penerapan IoT di sektor industri dan lingkungan.
Mohammad Rifai
Faculty of Business and Economics • Management
Mohammad Rifai menunjukkan pergeseran riset yang signifikan dari bidang komputasi dan sistem cerdas menuju rekayasa manajemen operasi dan lean manufacturing dalam lima tahun terakhir. Publikasi awalnya (2010–2015) berfokus pada komposisi layanan web berbasis QoS, peringkas garis waktu berita, dan sistem pembelajaran adaptif, yang membangun dasar dalam pemodelan proses dan optimasi. Namun, sejak 2022, risetnya bertumpu pada penerapan metodologi DMAIC dan Lean Six Sigma untuk meningkatkan efisiensi rekrutmen, serta pemanfaatan value stream mapping dan alat lean untuk merampingkan manufaktur perangkat elektronik. Di sisi lain, ia juga mengembangkan pendekatan canggih berbasis pembelajaran penguatan multi-agen dan graph convolutional untuk penjadwalan stasiun pengisian kendaraan listrik bergerak, estimasi beban kendaraan melalui visi komputer, prediksi gerakan multi-modal dengan Graphormer, serta sistem identifikasi pengemudi berbasis deep learning yang andal. Objek kajian mutakhirnya mencakup proses bisnis sumber daya manusia, lini produksi elektronik, infrastruktur kendaraan listrik, dan keselamatan berkendara. Metode yang dominan adalah integrasi alat lean tradisional dengan teknik machine learning dan deep learning, seperti DMAIC, VSM, Graphormer, dan multi-agent reinforcement learning. Arah riset terkini menekankan pada peningkatan efisiensi operasional melalui pendekatan hybrid yang menggabungkan prinsip manajemen kualitas dengan kecerdasan buatan, serta pengembangan sistem otonom untuk mobilitas dan manufaktur cerdas.
Mohammad Suyanto
Faculty of Business and Economics • Economics
Mohammad Suyanto, dosen di Fakultas Bisnis dan Ekonomi, menunjukkan pergeseran riset yang signifikan dalam lima tahun terakhir dari fokus awal pada sistem informasi dan gamifikasi menuju kajian perilaku konsumen dan pemasaran digital. Publikasi terbarunya pada 2025 mengeksplorasi adopsi teknologi perbankan mobile di Indonesia dengan pendekatan dual-faktor yang menggabungkan UTAUT dan SQB, serta model niat beli produk bangunan ramah lingkungan yang menekankan peran kepedulian lingkungan dan pengetahuan ekolabel. Risetnya juga merambah ke sektor pariwisata halal melalui analisis bibliometrik untuk mengidentifikasi agenda riset masa depan, dan studi partisipasi masyarakat dalam pengembangan desa wisata religi. Di bidang kewirausahaan, ia meneliti pengaruh toleransi risiko, lingkungan keluarga, dan kebebasan bekerja terhadap minat berwirausaha mahasiswa. Sementara itu, publikasi sebelumnya yang banyak membahas gamifikasi, strategi sistem informasi, dan media pembelajaran kini berfungsi sebagai landasan kontekstual. Secara keseluruhan, keahlian akademik Suyanto kini terpusat pada pemasaran berkelanjutan, adopsi teknologi digital, dan pariwisata berbasis nilai, dengan metodologi yang mencakup analisis bibliometrik dan machine learning untuk prediksi popularitas film Indonesia.
