Direktori Pakar
Jelajahi dosen/peneliti, ringkasan keahlian, dan indikator publikasi.
Dwi Hardiani
Faculty of Civil Engineering and Planning • Teknik Lingkungan
Berdasarkan publikasi yang tersedia, keahlian akademik Dwi Hardiani berfokus pada dua bidang utama yang saling melengkapi, yaitu rekayasa lingkungan dan aspek hukum penegakan aturan. Publikasi paling awal pada tahun 2018 menunjukkan ketertarikan pada teknologi pengolahan limbah dan energi terbarukan, khususnya melalui produksi bioelektrik dari sedimen tambak ikan dan molase menggunakan teknologi Microbial Fuel Cell (MFC). Penelitian ini menyoroti pengaruh variasi konsentrasi substrat terhadap kinerja sistem, yang mencerminkan pendekatan eksperimental dalam mengoptimalkan proses biologis untuk menghasilkan energi bersih. Sementara itu, publikasi pada tahun 2020 menandai pergeseran tematik yang signifikan menuju isu sosial-hukum, yaitu kompleksitas penegakan hukum oleh Kepolisian Indonesia selama pandemi COVID-19. Karya ini menunjukkan perluasan minat riset dari laboratorium lingkungan ke ranah kebijakan publik dan implementasi regulasi di lapangan. Meskipun tidak ada publikasi dalam rentang lima tahun terakhir (2022-2026), kedua karya yang ada mengindikasikan bahwa fokus mutakhir Dwi Hardiani cenderung pada integrasi antara solusi teknis-lingkungan dan kerangka hukum yang mendukungnya. Arah riset terkini tampaknya bergerak dari pengembangan teknologi berbasis mikroba menuju analisis sistemik tentang bagaimana regulasi dan penegakan hukum memengaruhi keberhasilan program lingkungan, terutama dalam konteks krisis seperti pandemi.
Dwi Martutiningrum
Faculty of Business and Economics • Management
Dwi Martutiningrum memiliki keahlian akademik di bidang manajemen keuangan dengan fokus mutakhir pada literasi keuangan, inklusi keuangan, dan peran teknologi finansial sebagai variabel mediasi. Publikasi terbarunya pada tahun 2024 berjudul “Investigating the effect of financial literacy on financial inclusion: Mediating role of financial technology” menjadi sinyal utama yang menunjukkan arah riset terkini. Kajian ini menganalisis hubungan antara literasi keuangan dan inklusi keuangan, hubungan antara literasi keuangan dan teknologi finansial, serta hubungan antara teknologi finansial dan inklusi keuangan. Temuan riset ini menekankan pentingnya pemahaman keuangan dalam mendorong akses layanan keuangan melalui adopsi teknologi finansial. Dengan hanya satu publikasi dalam lima tahun terakhir, tidak terdapat bukti pergeseran tema riset yang signifikan, sehingga keahlian Dwi Martutiningrum tetap terpusat pada isu inklusi keuangan yang diperkuat oleh inovasi teknologi. Publikasi lama tidak tersedia sebagai konteks kesinambungan, namun konsentrasi pada literasi keuangan dan teknologi finansial menunjukkan orientasi riset yang relevan dengan perkembangan ekonomi digital kontemporer.
Dwi Martutiningrum
Faculty of Business and Economics • Management
Dwi Martutiningrum, dosen di Fakultas Bisnis dan Ekonomika pada Departemen Manajemen, menunjukkan fokus riset yang terarah pada isu keuangan kontemporer. Berdasarkan publikasi terbaru pada tahun 2024, keahlian akademiknya berpusat pada hubungan antara literasi keuangan, inklusi keuangan, dan teknologi keuangan. Secara spesifik, penelitiannya mengkaji peran mediasi financial technology dalam menjembatani pengaruh literasi keuangan terhadap inklusi keuangan. Hal ini menandakan pergeseran dari pendekatan tradisional yang hanya melihat hubungan langsung antara literasi dan inklusi, menuju pemahaman yang lebih kompleks dengan memasukkan variabel teknologi sebagai katalisator. Metode analisis yang digunakan dalam studi ini menekankan pada pengujian hubungan kausal antar variabel, yang mengindikasikan pendekatan kuantitatif dalam penelitiannya. Objek kajiannya adalah masyarakat umum atau kelompok tertentu yang menjadi sasaran program inklusi keuangan, dengan fokus pada bagaimana adopsi teknologi finansial dapat memperluas akses layanan keuangan. Arah riset mutakhir Dwi Martutiningrum jelas mengarah pada pengembangan model inklusi keuangan yang adaptif terhadap era digital, di mana literasi keuangan tidak lagi berdiri sendiri melainkan diperkuat oleh inovasi teknologi. Meskipun hanya memiliki satu publikasi dalam lima tahun terakhir, konsistensi tematik ini menunjukkan spesialisasi yang mendalam pada persimpangan antara pendidikan keuangan, teknologi, dan kebijakan akses keuangan.
Dwi Nur Ahsani
Faculty of Medicine • Medicine
Dwi Nur Ahsani memiliki keahlian akademik yang berfokus pada patofisiologi metabolik dan stres oksidatif pada berbagai model penyakit, dengan penekanan mutakhir pada mekanisme molekuler neuroproteksi. Riset terbaru menyoroti peran SIRT1 sebagai agen neuroprotektif pada trauma saraf perifer, menunjukkan pergeseran dari kajian metabolik menuju eksplorasi jalur sinyal seluler spesifik. Publikasi lima tahun terakhir secara konsisten meneliti dampak paparan lingkungan dan diet terhadap stres oksidatif dan inflamasi, seperti pengaruh rokok konvensional dan elektronik terhadap parameter metabolik pada tikus yang diberi diet tinggi lemak, serta efek konsumsi kopi pada profil superoksida dismutase hati pada kondisi hiperurisemia. Kajian toksikologi nanopartikel terhadap limpa melalui studi scoping review juga menjadi perhatian. Objek kajian meliputi hewan coba (tikus Wistar) dengan induksi diabetes, hiperurisemia, atau diet tinggi lemak, serta analisis histologis organ seperti pankreas, testis, dan hati. Metode yang digunakan mencakup uji biokimia, histopatologi, dan tinjauan sistematis. Publikasi awal memberikan konteks kesinambungan pada minat terhadap stres oksidatif, disfungsi metabolik terkait diabetes dan penuaan, serta peran SIRT1, yang kini diperdalam pada aplikasi neuroprotektif. Arah riset terkini mengintegrasikan pemahaman tentang stres oksidatif dengan mekanisme molekuler spesifik, menjembatani toksikologi lingkungan dan potensi terapeutik alami.
Dwi Pudjaningsih
Faculty of Sciences • Pharmacy
Keahlian akademik Dwi Pudjaningsih berfokus pada manajemen farmasi rumah sakit, khususnya pada optimalisasi sistem pengelolaan obat dan peningkatan mutu pelayanan kefarmasian. Publikasi terbaru pada tahun 2021 mengkaji peran indikator kinerja utama dalam meningkatkan kinerja apoteker klinis di rumah sakit, yang menunjukkan pergeseran dari analisis sistemik menuju evaluasi dampak langsung terhadap praktik profesional. Riset sebelumnya secara konsisten meneliti efisiensi pengelolaan obat, seperti analisis biaya obat melalui substitusi generik (2002), pengembangan indikator efisiensi (2006), serta analisis pengelolaan obat di berbagai rumah sakit (2008, 2011). Kajian ini diperkuat dengan evaluasi sistem informasi manajemen farmasi menggunakan model D&M IS Success (2015) dan analisis waktu tunggu pelayanan dengan metode antrean (2017). Fokus mutakhir risetnya menonjolkan integrasi antara sistem informasi, indikator kinerja, dan peran apoteker klinis sebagai ujung tombak pelayanan. Objek kajian utamanya adalah rumah sakit di Indonesia, dengan metode kuantitatif dan evaluatif. Arah riset terkini menekankan pada pengukuran kinerja berbasis bukti untuk mendukung pengambilan keputusan manajerial, sekaligus menjembatani kesenjangan antara sistem pengelolaan obat tradisional dengan tuntutan pelayanan klinis yang lebih responsif dan terukur.
Dwi Siswoyo
Faculty of Business and Economics • Management
Dwi Siswoyo memiliki keahlian akademik yang berfokus pada pendidikan karakter, nilai-nilai moral, dan budaya sekolah, dengan pergeseran signifikan menuju konteks pendidikan anak usia dini dan pesantren dalam lima tahun terakhir. Publikasi terbarunya pada 2023 dan 2024 mengkaji pendidikan nilai-nilai moral anak usia dini di taman kanak-kanak berbasis Islam serta jenis-jenis hukuman yang diterima santri di pesantren, menggunakan pendekatan kualitatif untuk mendeskripsikan praktik dan metode pengembangan moral. Riset ini melanjutkan minat sebelumnya pada nilai-nilai dan metode pendidikan karakter di taman kanak-kanak serta nilai-nilai inti budaya dalam perbaikan sekolah, namun kini lebih terfokus pada lembaga pendidikan berbasis agama dan usia dini. Publikasi yang lebih lama, seperti kajian tentang nilai-nilai kejuangan, filosofi pendidikan nasional Pancasila, dan kultur sekolah, memberikan konteks kesinambungan pada tema nilai, budaya, dan pendidikan karakter. Dengan demikian, arah riset mutakhir Dwi Siswoyo menonjolkan eksplorasi praktik pendidikan moral di lingkungan pesantren dan taman kanak-kanak Islam, meninggalkan kajian yang lebih umum tentang kultur sekolah dan filosofi pendidikan nasional.
Dyah Hendrawati
Faculty of Civil Engineering and Planning • Architecture
Keahlian akademik Dyah Hendrawati berfokus pada arsitektur tropis dengan penekanan pada optimalisasi desain fasad untuk kenyamanan termal melalui sistem penghawaan alami. Riset mutakhirnya, yang terangkum dalam publikasi tahun 2026 berjudul "Optimalisasi Fasad Untuk Kenyamanan Termal Melalui Aliran Udara: Studi Kasus Masjid Quwwatul Islami, Yogyakarta," secara spesifik mengkaji bagaimana elemen fasad bangunan dapat dimanipulasi untuk meningkatkan aliran udara dan menciptakan lingkungan termal yang nyaman bagi pengguna. Studi kasus pada bangunan masjid ini menunjukkan perhatian terhadap tipologi bangunan publik dengan okupansi tinggi, di mana kenyamanan termal menjadi krusial untuk efektivitas aktivitas ibadah. Fokus riset ini menyoroti pergeseran dari sekadar pemahaman arsitektur tropis umum menuju penerapan solusi desain yang terukur dan berbasis studi kasus spesifik. Dengan memanfaatkan prinsip penghawaan alami, penelitian ini mengintegrasikan aspek desain fasad sebagai elemen aktif dalam pengendalian iklim mikro bangunan, bukan sekadar elemen estetika. Pendekatan ini menegaskan komitmennya pada arsitektur berkelanjutan yang responsif terhadap iklim tropis lembap, dengan target utama meningkatkan kualitas ruang dalam tanpa bergantung sepenuhnya pada sistem pendingin mekanis.
Dyah Retno Sawitri
Faculty of Industrial Technology • Chemical Engineering
Dyah Retno Sawitri, dari Teknik Kimia Fakultas Teknologi Industri, menunjukkan pergeseran riset yang signifikan dalam lima tahun terakhir dari kimia material dan energi terbarukan menuju penerapan teknologi tepat guna, pengelolaan limbah, serta pemberdayaan masyarakat. Publikasi awalnya banyak berfokus pada sintesis material seperti epoksidasi asam oleat untuk poliester, pengembangan DSSC dengan nanopartikel TiO2, serta pirolisis limbah plastik menjadi bahan bakar. Namun, sejak 2022, fokus mutakhirnya lebih terarah pada solusi berbasis limbah dan pengabdian masyarakat. Ia mengembangkan bio-komposit dari ampas tebu dengan matriks karet, memanfaatkan cangkang telur ayam sebagai koagulan alami untuk pengolahan limbah cair pabrik kelapa sawit, serta meneliti penambahan limbah plastik dan abu serat kelapa pada agregat beton. Di sisi lain, ia juga aktif dalam pengembangan media pembelajaran interaktif berbasis energi terbarukan untuk mendukung Kurikulum Merdeka di tingkat sekolah dasar. Risetnya juga merambah ke bidang rekayasa sosial dan manajemen, seperti optimalisasi strategi pemasaran digital untuk pemulihan ekonomi UMKM pasca-pandemi serta analisis sumber daya manusia dan kepemimpinan organisasi. Secara keseluruhan, keahliannya kini bertumpu pada integrasi antara inovasi teknik kimia berbasis bahan alam dan limbah, pengolahan air limbah, serta penerapan teknologi untuk peningkatan kapasitas masyarakat dan pendidikan.
Dzata Farahiyah
Faculty of Industrial Technology • Electrical Engineering
Keahlian akademik Dzata Farahiyah dalam lima tahun terakhir berfokus pada pengelolaan spektrum frekuensi cerdas dan deteksi anomali berbasis pembelajaran mesin, dengan pergeseran signifikan dari riset awal tentang Internet of Things dan penentuan posisi dalam ruangan. Publikasi terbaru menonjolkan pengembangan kerangka kerja spektrum sensing menggunakan Gated Recurrent Unit berbasis Power Spectral Density untuk mendeteksi koeksistensi antara 5G, WiFi, dan Fixed Service di pita 6 GHz, serta studi potensi interferensi antara 5G NR-U dan WiFi 6E terhadap layanan tetap. Riset ini diperkuat dengan pendekatan pembelajaran penguatan melalui algoritma Penalty-Tuned Thompson Sampling untuk pemilihan saluran multi-pengguna yang sadar tabrakan. Selain itu, Dzata mengembangkan OptRAAL, pengklasifikasi pembelajaran mesin yang tangguh untuk memprediksi anomali pada reaktor fusi nuklir, serta mengeksplorasi metode interkoneksi ring pada topologi jaringan Named Data Networking di Sumatra. Meskipun riset awal mencakup kontrol suhu dan kelembaban sangkar semut berbasis IoT serta estimasi derau untuk radio kognitif, fokus mutakhirnya beralih ke kecerdasan buatan untuk optimasi spektrum dan prediksi kegagalan sistem energi maju, menggabungkan pemodelan statistik, pembelajaran mendalam, dan teori permainan untuk mengatasi tantangan koeksistensi dan keandalan sistem.
Dzulkifli Hadi Imawan
Faculty of Islamic Studies • Islamic Studies
Keahlian akademik Dzulkifli Hadi Imawan berpusat pada kajian pemikiran dan peradaban Islam Nusantara dengan penekanan pada kontribusi ulama lokal dalam membumikan hukum Islam serta pengembangan pendidikan Islam. Dalam lima tahun terakhir, risetnya secara konsisten menyoroti figur-figur kunci seperti K.H. Hasyim Asy'ari, Syekh Nawawi al-Bantani, dan Syekh Mahfudz at-Tarmasi, sebagaimana terlihat pada analisis kitab Arba'in Hadithan yang mengungkap prinsip sosial dalam fikih Indonesia serta warisan intelektual mereka untuk konteks pendidikan modern. Pergeseran tematik tampak pada perluasan objek kajian ke arah perbandingan mazhab, seperti metodologi fikih muqaranah Ibn Qudamah dalam al-Mugni, serta eksplorasi relasi politik-keagamaan antara Kerajaan Aceh Darussalam dan Turki Utsmani dalam pengembangan pendidikan Islam di Nusantara. Selain itu, ia juga mengkaji akulturasi Islam dan budaya lokal melalui tradisi Shalawat Ngelik di Masjid Pathok Negoro Mlangi, serta relevansi pemikiran Buya Hamka terhadap tantangan pendidikan era digital. Metode yang digunakan dominan kualitatif-deskriptif dengan pendekatan historis dan analisis sosio-komunitas. Fokus mutakhirnya menonjolkan upaya mengontekstualisasikan warisan keilmuan ulama klasik dan modern ke dalam isu-isu kontemporer seperti ijtihad, pendidikan, dan hukum keluarga, yang menunjukkan kesinambungan antara tradisi pesantren dan dinamika keindonesiaan.
Edi Safitri
Faculty of Islamic Studies • Islamic Education
Edi Safitri memiliki keahlian akademik di bidang pendidikan Islam dengan fokus mutakhir pada strategi dakwah dan prinsip kecukupan materi pembelajaran. Dalam lima tahun terakhir, risetnya menyoroti dialektika Islam dan budaya lokal melalui studi tentang strategi dakwah Mafia Sholawat di Jawa pada tahun 2025, yang mengkaji landasan filosofis, doktrinal, dan sosiologis di balik orientasi dakwah serta transformasi jemaah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan observasi, dokumentasi, dan wawancara. Selain itu, pada tahun 2023, ia meneliti prinsip kecukupan materi pembelajaran bagi mahasiswa semester 3 Pendidikan Agama Islam di Universitas Islam Indonesia dalam mata kuliah Metodologi Penelitian Pendidikan, yang bertujuan mengevaluasi kebijakan akademik dan penyebab mahasiswa belum memenuhi prinsip tersebut. Sebagai konteks kesinambungan, publikasi sebelumnya mencakup pemanfaatan media online untuk pembelajaran PAI di era pandemi, pergeseran varian dan afiliasi ideologis lembaga pendidikan Islam di Yogyakarta, serta sufisme kelas menengah perkotaan. Arah riset mutakhir menunjukkan pergeseran dari kajian kelembagaan dan toleransi menuju analisis strategi dakwah kontemporer dan evaluasi kebijakan pembelajaran, dengan objek kajian yang lebih spesifik pada komunitas dakwah dan implementasi kurikulum di tingkat program studi.
Edward Omar Sharif Hiariej
Faculty of Law • Law
Edward Omar Sharif Hiariej memiliki keahlian akademik yang berfokus pada hukum pidana dan pemilu, dengan pergeseran riset mutakhir ke arah isu kontemporer dalam sistem hukum Indonesia. Dalam lima tahun terakhir, publikasinya menonjolkan kajian tentang kerangka hukum Badan Intelijen Negara (BIN) sebagai koordinator intelijen, yang mengungkap kelemahan kewenangan akibat dasar hukum peraturan presiden. Ia juga meneliti jerat pidana terhadap pembelian suara pasif dalam pemilu, menyoroti celah hukum yang hanya menjerat pemberi suap, bukan penerima. Selain itu, risetnya mencakup mediasi penal berbasis kearifan lokal Dayak Ngaju sebagai alternatif penyelesaian perkara pidana, serta problematika batas waktu dalam penyelesaian pelanggaran pemilu. Publikasi sebelumnya, seperti asas lex specialis systematis dalam hukum pidana pajak dan pertanggungjawaban pidana pengganti pada kecelakaan lalu lintas anak, memberikan konteks kesinambungan pada minatnya terhadap pembaruan hukum pidana. Secara keseluruhan, arah riset terkini Hiariej berfokus pada penguatan regulasi dan mekanisme hukum dalam sistem pemilu dan intelijen, dengan tetap mengintegrasikan nilai-nilai lokal dan prinsip pembaruan hukum pidana.
