Scholar Expert

Direktori Pakar

Jelajahi dosen/peneliti, ringkasan keahlian, dan indikator publikasi.

Cari pakar
Bersihkan
A

Atina Ahdika

Faculty of Sciences • Statistics

Atina Ahdika adalah seorang akademisi di bidang statistika yang risetnya berpusat pada pengembangan dan penerapan model stokastik serta optimasi untuk memecahkan masalah kompleks di berbagai sektor. Dalam lima tahun terakhir, fokus utamanya tertuju pada pemodelan ketergantungan dinamis menggunakan copula yang bergantung waktu, seperti terlihat pada publikasi 2026 tentang dampak strategi vaksinasi terhadap dinamika COVID-19 dan skema asuransi margin pertanian yang ditingkatkan pada 2024. Ia juga aktif mengembangkan algoritma optimasi global hibrida, seperti EDECT (2026) dan fungsi integral baru (2023), yang diaplikasikan pada masalah klasterisasi data. Metode machine learning dan deret waktu menjadi andalan lainnya, terbukti dari integrasi AR-SVR dengan ukuran risiko distorsi untuk peramalan mortalitas (2025), SVR berbasis ketergantungan arah untuk prediksi saham perbankan (2025), serta ARIMA-GARCH untuk peramalan harga saham (2024). Di ranah pemodelan data cacah, ia menerapkan model integer-valued autoregressive untuk mendiagnosis dampak bencana terkait perubahan iklim terhadap penyakit menular anak (2025). Publikasi lamanya, seperti pemodelan copula untuk data pertanian dan asuransi, memberikan landasan bagi pergeseran tematik ke arah yang lebih terapan dan multidisiplin, termasuk analisis sentimen pengguna ChatGPT (2024), pola pukulan bulu tangkis (2023), serta revitalisasi rumah kosong di Jepang (2025). Secara keseluruhan, keahliannya memadukan teori statistika canggih dengan solusi praktis di bidang keuangan, asuransi, kesehatan, dan lingkungan.

A

Atyanti Dyah Prabaswari

Faculty of Industrial Technology • Industrial Engineering

Keahlian akademik Atyanti Dyah Prabaswari dalam lima tahun terakhir menunjukkan pergeseran signifikan dari fokus awal pada ergonomi dan analisis beban kerja mental menuju integrasi keberlanjutan, digitalisasi, dan pemberdayaan UMKM. Publikasi terbarunya, seperti Sustainable Supply Chain Management untuk UMKM (2026) dan Optimalisasi Proses Bisnis pada Digitalisasi untuk Meningkatkan Produktivitas UKM (2025), menandai orientasi kuat pada efisiensi rantai pasok hijau dan transformasi digital sektor usaha kecil. Metode partisipatif dan pengujian kegunaan juga menjadi ciri riset mutakhir, terlihat pada Redesign of Automatic Vacuum Cleaner (2024) dan User Interface Design on Kira Indonesia Web-Apps (2025). Meskipun analisis beban kerja dengan NASA-TLX masih muncul pada studi kasus teknisi dan pemasaran (2023), fokusnya kini lebih terintegrasi dengan bias kognitif, seperti pada kajian optimistic dan pessimistic bias terhadap tingkat stres menggunakan Galvanic Skin Response (2024). Riset keselamatan kerja pun bergeser dari analisis postur ke identifikasi bahaya sistematis di industri kelapa sawit (2025). Objek kajiannya meluas dari industri furnitur dan minyak sawit ke sektor kreatif seperti ecoprint dan batik premium, dengan penekanan pada aspek ekonomi dan daya tahan produk. Secara keseluruhan, arah riset terkini Atyanti memadukan prinsip teknik industri klasik dengan tuntutan kontemporer akan praktik berkelanjutan, adopsi teknologi digital, dan pengembangan kapasitas UMKM.

A

Aviandi Okta Maulana

Faculty of Business and Economics • Accounting

Keahlian akademik Aviandi Okta Maulana berfokus pada akuntansi sektor publik dan kelembagaan standar akuntansi, dengan pergeseran signifikan menuju isu kontemporer dalam lima tahun terakhir. Publikasi awalnya menyoroti dinamika legitimasi penetapan standar akuntansi di Indonesia (2019) dan contagion informasi pajak global terhadap pasar modal (2020), yang menunjukkan minat pada aspek kelembagaan dan internasional. Namun, riset mutakhirnya lebih terarah pada akuntabilitas, tata kelola, dan pencegahan kecurangan di sektor publik domestik. Kajian terbaru (2024) menganalisis pengaruh kepemimpinan dan kapasitas sumber daya manusia terhadap kualitas laporan Bantuan Operasional Sekolah Daerah (BOSDA) di Kabupaten Sleman, dengan pengendalian internal sebagai variabel mediasi. Studi kasus pada Bank Pembangunan Daerah Nusa Tenggara Timur (2023) mengevaluasi efektivitas whistleblowing system dalam mencegah fraud. Lebih jauh, penelitian tahun 2022 mengeksplorasi persepsi kepercayaan Generasi Z dan Milenial terhadap implementasi kecerdasan buatan (AI) dalam layanan sektor publik Indonesia, menandai pergeseran ke arah digitalisasi dan teknologi. Publikasi paling mutakhir (2026) kembali ke akar kelembagaannya dengan menganalisis legitimasi lembaga penetapan standar akuntansi keuangan, membandingkan peran pemerintah versus swasta pasca perubahan regulasi sektor keuangan. Secara keseluruhan, fokus riset terkini Aviandi menonjolkan akuntabilitas sektor publik, pencegahan fraud, dan kepercayaan terhadap teknologi, dengan objek kajian pada institusi pemerintah daerah, perbankan, dan persepsi generasi muda.

A

Awaluddin Nurmiyanto

Faculty of Civil Engineering and Planning • Teknik Lingkungan

Berdasarkan publikasi lima tahun terakhir, keahlian akademik Awaluddin Nurmiyanto berfokus pada pengembangan teknologi pengolahan air limbah berbasis bioremediasi dan material alami, serta analisis dampak lingkungan secara spasial-hidrogeologis. Riset mutakhirnya menonjolkan pemanfaatan bakteri endofit dan indigenous dalam sistem Floating Treatment Wetland untuk mendegradasi air limbah tekstil secara efektif, sebagaimana ditunjukkan pada dua publikasi tahun 2024. Inovasi material juga terlihat pada penggunaan kitosan dari cangkang kerang darah (Anadara granosa) sebagai koagulan alami untuk menghilangkan padatan tersuspensi dan kekeruhan air sumur (2023). Pergeseran signifikan terjadi pada tahun 2025, di mana ia mengintegrasikan pendekatan spasial dan pemodelan hidrogeologis menggunakan Modflow untuk menganalisis sebaran dampak pemanfaatan air limbah rumah sakit terhadap kualitas airtanah. Hal ini menunjukkan perluasan objek kajian dari pengolahan air limbah di titik sumber menuju pemahaman dampak lingkungan yang lebih luas. Publikasi sebelumnya, seperti kajian Constructed Wetland untuk limbah minyak (2021) dan reaktor Downflow Hanging Sponge untuk pemulihan fosfor (2017), memberikan konteks kesinambungan pada keahliannya dalam bioremediasi dan teknologi pengolahan air limbah. Secara keseluruhan, arah riset terkini menekankan pada solusi pengolahan air limbah yang berkelanjutan, ramah lingkungan, dan terintegrasi dengan analisis risiko lingkungan berbasis spasial.

A

Awan Setya Dewanta

Faculty of Business and Economics • Development Economics

Awan Setya Dewanta adalah akademisi di bidang ekonomi pembangunan yang risetnya berfokus pada perdagangan internasional, ketahanan ekonomi, dan transformasi digital moneter. Dalam lima tahun terakhir, kajiannya menonjolkan analisis dampak impor kedelai terhadap ketahanan ekonomi nasional, yang mengukur kontribusi komoditas pangan strategis terhadap pembangunan berkelanjutan. Ia juga meneliti intensitas kelembagaan ekonomi kreatif dan kemitraan dalam pemberdayaan usaha mikro dan kecil, dengan menggunakan data panel dan regresi robust untuk mengidentifikasi determinan kinerja perusahaan. Pergeseran tematik terlihat pada kajiannya tentang pengaruh uang elektronik terhadap permintaan uang riil sebelum dan sesudah pandemi Covid-19, menggunakan metode ARDL untuk menangkap perubahan struktural akibat krisis. Selain itu, ia menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi ekspor udang Indonesia ke Amerika Serikat dalam jangka panjang, menegaskan minat berkelanjutan pada perdagangan komoditas primer. Secara keseluruhan, riset mutakhirnya memadukan pendekatan ekonometrika time series dan panel untuk mengkaji isu ketahanan pangan, digitalisasi keuangan, serta pemberdayaan sektor riil, dengan objek kajian yang bergeser dari analisis pasar tradisional dan rantai nilai regional menuju isu kontemporer seperti resiliensi ekonomi dan inklusi keuangan digital.

A

Ayu Atika Dewi

Faculty of Law • Law

Keahlian akademik Ayu Atika Dewi berfokus pada hukum arbitrase dan penyelesaian sengketa, dengan pergeseran signifikan menuju analisis konseptual dan perbandingan hukum. Publikasi terbarunya pada 2023, "The Concept of Competence-Competence: An Indonesian Approach," menjadi sinyal utama yang menonjolkan kajian mendalam tentang prinsip kompetensi-kompetensi dalam arbitrase internasional dari perspektif Indonesia. Riset ini menyoroti bagaimana Indonesia mengadopsi dan mengadaptasi prinsip fundamental tersebut ke dalam hukum nasionalnya, menunjukkan fokus mutakhir pada harmonisasi antara norma internasional dan praktik lokal. Sebagai konteks kesinambungan, publikasi lama seperti "Tarik Ulur Kompetensi Absolut Lembaga Arbitrase" (2018) dan "Problematika Pelaksanaan Putusan Arbitrase Internasional di Indonesia" (2017) memperlihatkan konsistensi minat pada isu yurisdiksi dan eksekusi putusan arbitrase. Sementara itu, karya awal tentang nasionalisme penyelesaian sengketa penanaman modal asing (2014-2015) memberikan latar belakang perhatiannya pada pemberdayaan lembaga arbitrase nasional. Pergeseran tematik terlihat dari kajian historis Peradilan Agama (2021) dan implementasi PERMA (2019) yang kini tidak lagi dominan, digantikan oleh pendekatan teoretis-filosofis terhadap prinsip arbitrase. Secara keseluruhan, risetnya berpusat pada pengembangan hukum arbitrase Indonesia, dengan metode analisis konseptual dan perbandingan, serta objek kajian berupa prinsip kompetensi-kompetensi dan implementasinya dalam sistem hukum nasional.

A

Ayu Chairina Laksmi

Faculty of Business and Economics • Accounting

Keahlian akademik Ayu Chairina Laksmi dalam lima tahun terakhir menunjukkan pergeseran signifikan dari fokus awal pada pendidikan akuntansi dan persepsi mahasiswa menuju riset terapan yang lebih berorientasi pada tata kelola, keberlanjutan, dan pencegahan kecurangan. Publikasi terbarunya menonjolkan pendekatan partisipatif dalam pemberdayaan UMKM melalui penyusunan laporan keberlanjutan untuk meningkatkan daya saing, serta perancangan sistem akuntansi seperti flowchart penerimaan pendapatan. Di sisi lain, ia secara konsisten mendalami determinan fraud di perguruan tinggi dan perusahaan, dengan menelaah faktor seperti kesesuaian kompensasi, efektivitas pengendalian internal, serta peran moderasi kualitas audit terhadap hubungan antara tanggung jawab sosial perusahaan dan stabilitas keuangan dengan kecurangan pelaporan. Risetnya juga mencakup analisis kepatuhan pajak, baik dari sisi wajib pajak kendaraan bermotor maupun persepsi mahasiswa terhadap profesi konsultan pajak, serta pengaruh belanja pemerintah sektor pendidikan dan kesehatan terhadap kemiskinan. Metode yang digunakan beragam, mulai dari pendekatan kuantitatif dengan regresi dan analisis moderasi hingga studi kasus dan pelatihan pemberdayaan masyarakat. Objek kajiannya meliputi UMKM, perusahaan manufaktur dan tambang, pemerintah daerah, serta institusi pendidikan tinggi. Secara keseluruhan, arah riset mutakhirnya berpusat pada integrasi akuntansi keberlanjutan, penguatan tata kelola, dan mitigasi risiko kecurangan dalam konteks organisasi publik dan privat di Indonesia.

A

Ayu Helena Cornellia

Faculty of Social and Cultural Sciences • Communication Science

Keahlian akademik Ayu Helena Cornellia berfokus pada pengembangan pariwisata berkelanjutan dan pemberdayaan masyarakat melalui inovasi strategi pemasaran serta adopsi teknologi digital, dengan objek kajian utama di desa wisata dan museum di Yogyakarta. Dalam lima tahun terakhir, risetnya secara konsisten menekankan pada pemberdayaan komunitas dan ekonomi kreatif, seperti terlihat pada studi tentang pemanfaatan minyak jelantah menjadi lilin aromatik untuk mendukung pariwisata berkelanjutan di Desa Ngestirejo, serta pengukuran kematangan teknologi digital pada usaha kecil menengah di Sleman untuk memperkuat pariwisata dan ekonomi kreatif. Pergeseran fokus yang menonjol adalah dari kajian awal tentang strategi pemasaran museum berbasis media sosial menuju pendekatan yang lebih integratif dan terapan, yaitu menggabungkan pemberdayaan ekonomi masyarakat desa, pengembangan atraksi wisata, dan peningkatan kapasitas digital pelaku UMKM. Riset terbarunya juga mengeksplorasi strategi inovatif museum selama pandemi dan kisah sukses Desa Wisata Tepus, yang menunjukkan kesinambungan minat pada pengelolaan destinasi wisata namun dengan penekanan baru pada ketahanan dan adaptasi komunitas. Secara keseluruhan, arah riset mutakhirnya berpusat pada sinergi antara pariwisata berkelanjutan, pemberdayaan komunitas, dan transformasi digital sebagai kunci pembangunan ekonomi kreatif di tingkat lokal.

A

Ayu Heryati Naqsabandiyah

Faculty of Social and Cultural Sciences • International Relations

Ayu Heryati Naqsabandiyah memiliki keahlian akademik yang berfokus pada dinamika keamanan dan diplomasi di kawasan Indo-Pasifik, dengan penekanan mutakhir pada isu perubahan iklim dan tata kelola sumber daya air lintas batas. Dalam lima tahun terakhir, risetnya secara konsisten mengkaji peran diplomasi pertahanan dalam adaptasi iklim di Indo-Pasifik, khususnya melalui mekanisme ADMM-Plus dan Quad, serta menganalisis motivasi normatif China dalam membentuk Kerja Sama Lancang-Mekong untuk mengelola sungai transnasional. Pergeseran tematik terlihat dari fokus awal pada respons Indonesia terhadap pandemi COVID-19 melalui peran kontributif di G20 dan perspektif sosial pascapandemi, yang kemudian beralih ke persaingan strategis AS-China dan konstruktivisme dalam kebijakan luar negeri Indonesia. Publikasi terbaru menunjukkan pendalaman pada isu lingkungan dan keamanan non-tradisional, dengan metode kualitatif dan kajian pustaka untuk mengeksplorasi bagaimana norma-norma regional dibentuk dan ditantang. Secara keseluruhan, keahlian Ayu Heryati Naqsabandiyah mencakup diplomasi pertahanan, tata kelola sungai internasional, dan konstruktivisme dalam hubungan internasional, dengan objek kajian utama di kawasan Indo-Pasifik dan Asia Tenggara.

A

Ayu Izza Elvany

Faculty of Law • Law

Keahlian akademik Ayu Izza Elvany berfokus pada hukum pidana lingkungan dengan penekanan pada konservasi ekosistem pesisir dan laut, serta sistem pemidanaan berbasis perlindungan lingkungan. Dalam lima tahun terakhir, risetnya bergeser secara signifikan dari isu perikanan destruktif seperti penangkapan ikan dengan bahan peledak dan penyelundupan benih lobster menuju kajian yang lebih spesifik tentang ekosistem karbon biru. Publikasi terbaru menyoroti perlindungan mangrove, padang lamun, dan kawasan suaka melalui analisis putusan pengadilan serta perspektif kebijakan kriminal dan hukum Islam, termasuk konsep maqasid syariah. Ia juga meneliti sistem pemidanaan terhadap pelanggaran ekosistem karbon biru dan kebijakan formulatif perlindungan mangrove berbasis konservasi pesisir. Selain itu, perhatiannya meluas ke isu kontemporer seperti penyitaan aset hasil pencucian uang melalui transaksi kripto dan pengungkapan kekerasan seksual di media sosial dari perspektif hukum pidana. Metode yang digunakan umumnya bersifat doktrinal dengan pendekatan perundang-undangan dan konseptual, serta empiris untuk isu sosial. Secara keseluruhan, arah riset mutakhirnya menonjolkan integrasi antara hukum pidana lingkungan, konservasi ekosistem pesisir, dan ketahanan iklim, dengan tetap mempertimbangkan nilai-nilai keislaman dan regulasi keuangan modern.

A

Ayundyah Kesumawati

Faculty of Sciences • Statistics

Ayundyah Kesumawati memiliki keahlian di bidang statistika terapan dengan fokus mutakhir pada pemodelan data deret waktu, analisis sentimen, dan pengelompokan untuk isu lingkungan, ketenagakerjaan, serta ekonomi. Dalam lima tahun terakhir, risetnya menonjolkan penggunaan metode hibrida Prophet-ELM untuk analisis metana atmosfer serta penerapan Prophet Facebook untuk emisi CO2, menunjukkan pergeseran ke arah pemodelan polusi udara dengan pendekatan machine learning. Ia juga aktif menerapkan topic modelling Latent Dirichlet Allocation dan klasifikasi Naïve Bayes pada data Twitter terkait persepsi Covid-19 serta ulasan video game lokal di Steam, memperkuat keahlian dalam analisis teks tidak terstruktur. Di bidang ketenagakerjaan, ia menggunakan Multidimensional Scaling dan K-Means untuk mengelompokkan lapangan usaha berdasarkan level skill, serta membandingkan K-Medoids dengan Self Organizing Maps pada indikator pasar tenaga kerja Indonesia. Peramalan jumlah pekerja migran Indonesia dengan Triple Exponential Smoothing Damped, kedatangan penumpang internasional, dan nilai ekspor Kalimantan Timur menggunakan Double Exponential Smoothing menunjukkan penguasaan metode peramalan klasik untuk data ekonomi dan transportasi. Secara keseluruhan, riset terkini Ayundyah berpusat pada integrasi teknik statistik tradisional dan machine learning untuk analisis lingkungan, persepsi publik, dan kebijakan tenaga kerja, meninggalkan fokus awal pada klasifikasi akademik dan data pelanggan.

A

Ayunita Nur Rohanawati

Faculty of Law • Law

Keahlian akademik Ayunita Nur Rohanawati berfokus pada hukum ketenagakerjaan dan jaminan sosial, dengan pergeseran signifikan dari ranah pedagogi hukum menuju isu-isu struktural ketenagakerjaan kontemporer. Publikasi terbarunya secara konsisten mengkaji problematika kelembagaan dan implementasi kebijakan ketenagakerjaan di Indonesia. Riset tahun 2024 menyoroti masalah bentuk kelembagaan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial serta polemik penerapan sanksi teguran sebelum pemutusan hubungan kerja akibat pelanggaran. Pada tahun 2023, ia menelaah prinsip partisipasi bermakna dalam pembentukan kebijakan cuti melahirkan dan hambatan hukum bagi pekerja dengan disabilitas dalam menikmati hak atas pekerjaan. Sebuah publikasi kritisnya bahkan secara eksplisit mengartikulasikan posisi dosen sebagai buruh sebagai langkah awal memperjuangkan kesejahteraan akademisi. Pergeseran tematik ini tampak jelas jika dibandingkan dengan publikasi lamanya yang lebih berfokus pada pengembangan model pembelajaran Student Center Learning dan analisis kesetaraan dalam perjanjian kerja dari perspektif konstitusi. Secara keseluruhan, arah riset mutakhir Ayunita menitikberatkan pada analisis yuridis normatif dan kritis terhadap kebijakan jaminan sosial, perlindungan pekerja rentan, serta dinamika hubungan industrial di Indonesia, dengan objek kajian yang meliputi peraturan perundang-undangan, putusan pengadilan, dan praktik ketenagakerjaan aktual.

Halaman 18 dari 97 · 1159 pakar