Scholar Expert

Direktori Pakar

Jelajahi dosen/peneliti, ringkasan keahlian, dan indikator publikasi.

Cari pakar
Bersihkan
A

Azham Umar Abidin

Faculty of Civil Engineering and Planning • Teknik Lingkungan

Azham Umar Abidin memiliki keahlian akademik yang berfokus pada penilaian risiko kesehatan lingkungan dan keselamatan kerja, dengan penekanan kuat pada paparan polutan di tempat kerja informal dan lingkungan ekstrem. Dalam lima tahun terakhir, risetnya secara konsisten menyelidiki dampak toksikologis pada pekerja rentan, terutama di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Piyungan dan Kawah Ijen. Publikasi terbaru mendominasi dengan kajian mendalam tentang paparan logam berat di rambut pekerja TPA, karakterisasi dan risiko kesehatan dari PM2.5 serta logam berat di udara ambien, dan evaluasi tekanan panas pada pekerja. Fokus mutakhirnya juga mencakup analisis risiko kesehatan akibat sulfur dioksida pada penambang belerang tradisional di Kawah Ijen, termasuk dampak akut inhalasi dan karakteristik lingkungan toksik alami. Pergeseran tematik terlihat dari riset awal yang lebih luas tentang higiene makanan dan pengelolaan limbah medis, beralih ke spesialisasi pada toksikologi lingkungan dan epidemiologi okupasi di lokasi dengan paparan ekstrem. Metode yang digunakan meliputi penilaian risiko kesehatan lingkungan, karakterisasi sumber polutan, dan analisis biomarker paparan. Objek kajian utamanya adalah pekerja informal dan komunitas yang terpajan polutan di area TPA serta lingkungan vulkanik. Arah riset terkini menunjukkan pendalaman pada mekanisme paparan toksik dan dampak kesehatan kumulatif di lingkungan kerja non-konvensional.

A

Azis Nurwahyudi

Faculty of Social and Cultural Sciences • International Relations

Azis Nurwahyudi memiliki keahlian akademik di bidang hubungan internasional dengan fokus pada diplomasi publik dan isu separatisme, khususnya dalam konteks Papua. Publikasi terbaru dalam lima tahun terakhir belum tercatat, sehingga analisis keahlian mutakhir didasarkan pada satu karya sebelumnya yang relevan. Dalam publikasi tahun 2018, ia mengkaji diplomasi publik Indonesia di Vanuatu sebagai upaya membendung gerakan separatisme Papua, dengan objek kajian berupa interaksi diplomatik antara Indonesia dan negara Pasifik tersebut. Metode yang digunakan cenderung kualitatif, menekankan pada analisis kebijakan luar negeri dan strategi komunikasi publik. Meskipun tidak ada publikasi baru dalam rentang 2022–2026, karya lama ini menunjukkan kesinambungan minat riset pada isu diplomasi publik, separatisme, dan hubungan bilateral Indonesia dengan negara-negara kecil di kawasan Pasifik. Arah riset mutakhir yang dapat disintesis dari korpus ini adalah fokus pada peran diplomasi publik dalam menangani tantangan kedaulatan dan integritas wilayah, terutama di tengah dinamika geopolitik regional. Keahlian Azis Nurwahyudi terletak pada pemahaman mendalam tentang strategi diplomasi publik Indonesia dalam konteks konflik separatisme, dengan objek kajian yang spesifik pada Vanuatu sebagai studi kasus.

A

Azizah Amin

Faculty of Sciences • Pharmacy

Keahlian akademik Azizah Amin berpusat pada eksplorasi potensi tanaman obat tropis sebagai sumber antioksidan alami dan agen farmakologis, dengan pergeseran signifikan menuju riset terapan dan pemberdayaan masyarakat dalam lima tahun terakhir. Publikasi awalnya menekankan aktivitas sitotoksik ekstrak daun ungu (Graptophyllum pictum) terhadap sel kanker kolon serta pemanfaatan kulit manggis sebagai formulasi tablet antikanker, menunjukkan fondasi kuat dalam fitokimia dan onkologi eksperimental. Namun, fokus mutakhirnya beralih ke kajian molekuler dan pengembangan ekonomi berbasis obat tradisional. Tinjauan sistematis terbarunya pada 2026 mengupas mekanisme molekuler Melastoma malabathricum dalam mereduksi spesies oksigen reaktif sebagai modulator antioksidan, mengintegrasikan data fitokimia, in vitro, dan in vivo. Pada 2025, ia terlibat dalam upaya pengembangan ekonomi masyarakat melalui pembuatan sediaan obat tradisional di Yogyakarta, merespons tingginya konsumsi jamu nasional. Sementara itu, tinjauan fitokimia dan aktivitas farmakologis Strobilanthes crispus pada 2024 memperkuat minatnya pada tanaman obat Indonesia untuk penyakit degeneratif seperti diabetes dan batu ginjal. Secara keseluruhan, riset Azizah menunjukkan kesinambungan dalam eksplorasi tanaman obat, namun kini lebih menonjolkan pendekatan sistematis berbasis bukti, aplikasi langsung pada produk tradisional, dan dampak sosial-ekonomi, meninggalkan fokus awal pada kanker menuju antioksidan dan pemberdayaan komunitas.

B

Bagus Panuntun

Faculty of Business and Economics • Management

Bagus Panuntun memiliki keahlian akademik yang berfokus pada manajemen keuangan dan perbankan, khususnya dalam pengelolaan kredit, optimalisasi kas, serta literasi keuangan. Dalam lima tahun terakhir, risetnya secara konsisten menyoroti aspek penilaian kredit dan mitigasi risiko kredit macet, seperti terlihat pada studi tentang prosedur credit scoring untuk calon debitur KUR di Bank Sumsel Babel guna menekan non-performing loan. Ia juga meneliti strategi optimalisasi manajemen kas untuk mengurangi risiko keterlambatan pembayaran kewajiban pada perusahaan kontraktor, serta menganalisis pengaruh pengungkapan ESG, struktur modal, profitabilitas, dan ukuran perusahaan terhadap nilai perusahaan pada emiten indeks IDXESGL. Selain itu, perhatiannya meluas ke sektor keuangan syariah melalui kajian modal ventura syariah sebagai alternatif pembiayaan bagi UMKM. Di bidang perilaku konsumen, ia meneliti strategi peningkatan literasi keuangan nasabah dalam keputusan penggunaan produk simpanan dan strategi peningkatan portofolio investasi nasabah pensiun prioritas. Risetnya juga mencakup aspek manajemen sumber daya manusia sektor publik melalui tinjauan sistematis reformasi manajemen modal manusia kepolisian berbasis jabatan fungsional dan sistem penilaian kompetensi. Pada publikasi yang lebih lama, ia meneliti dampak pandemi Covid-19 terhadap kinerja bank syariah dan pasar saham ASEAN, serta faktor penentu penyaluran kredit perbankan konvensional. Secara keseluruhan, fokus mutakhir keahliannya bertumpu pada manajemen risiko kredit, optimalisasi keuangan perusahaan, literasi keuangan, dan keuangan berkelanjutan, dengan objek kajian dominan pada lembaga perbankan dan UMKM.

B

Bagus Panuntun

Faculty of Business and Economics • Management

Bagus Panuntun memiliki keahlian akademik yang berfokus pada manajemen keuangan dan perbankan, khususnya dalam pengelolaan kredit dan optimalisasi keuangan perusahaan. Dalam lima tahun terakhir, risetnya secara konsisten menyoroti penilaian kelayakan kredit untuk meminimalkan kredit bermasalah, seperti terlihat pada studi tentang KUR Credit Scoring Assessment di BPD Sumsel Babel. Ia juga mendalami strategi optimalisasi manajemen kas untuk mengurangi risiko keterlambatan pembayaran, sebagaimana dikaji pada PT Bukaka Teknik Utama. Pergeseran tematik yang menonjol adalah integrasi faktor lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG) dalam penilaian nilai perusahaan, yang diteliti pada perusahaan indeks IDXESGL. Selain itu, ia memperluas kajiannya ke sektor pariwisata dan pemberdayaan UMKM melalui analisis pemangku kepentingan dan strategi branding digital, seperti pada pengembangan destinasi wisata Pantai Pasir Putih Wates dan kampung wisata Purbayan. Risetnya juga mencakup reformasi manajemen sumber daya manusia berbasis kompetensi di sektor kepolisian serta literasi keuangan untuk mencegah penipuan investasi. Dengan demikian, fokus mutakhir keahliannya berada pada pengelolaan risiko kredit, optimalisasi keuangan korporasi, dan pemberdayaan ekonomi berbasis komunitas, yang didukung oleh pendekatan kuantitatif dan studi kasus.

B

Bagya Agung Prabowo

Faculty of Law • Law

Keahlian akademik Bagya Agung Prabowo berfokus pada hukum ekonomi syariah, dengan penekanan mutakhir pada analisis regulasi dan fatwa kontemporer. Dalam lima tahun terakhir, risetnya menyoroti penalaran hukum di balik larangan transaksi mata uang kripto di Indonesia, yang menunjukkan pergeseran dari sekadar kepatuhan syariah perbankan ke isu keuangan digital dan kebijakan negara. Kajiannya juga mencakup tanggung jawab mudharib atas dana nasabah dalam akad pembiayaan, implikasi hukum hybrid contract pada pegadaian syariah, serta interpretasi force majeure dalam kontrak murabahah pascaperaturan presiden. Selain itu, ia meneliti status harta pemberian saat perkawinan sebagai warisan dan paradigma hukum kenabian untuk energi nuklir. Publikasi sebelumnya, seperti tentang prinsip syariah di OJK, pengawasan dewan pengawas syariah, dan implementasi akad murabahah serta wakalah, memberikan konteks kesinambungan bahwa objek kajiannya tetap pada hukum perbankan dan keuangan syariah. Namun, fokus terkini bergeser ke isu-isu hukum yang lebih spesifik dan multidimensi, seperti kripto, kontrak hibrida, dan force majeure, yang mencerminkan respons terhadap dinamika ekonomi digital dan regulasi nasional. Metode yang digunakan umumnya yuridis normatif dengan pendekatan perbandingan dan analisis putusan atau fatwa. Arah risetnya kini lebih menonjolkan interaksi antara prinsip syariah, regulasi negara, dan inovasi produk keuangan modern.

B

Baiq Rohaslia Rhadiana

Faculty of Medicine • Medicine

Baiq Rohaslia Rhadiana memiliki keahlian akademik yang berfokus pada kesehatan mental dalam konteks penyakit kronis, dengan penekanan pada aspek psikososial dan spiritual. Dalam lima tahun terakhir, risetnya secara konsisten menyoroti gangguan psikologis seperti kecemasan dan depresi pada populasi rentan. Dua publikasi terbaru pada tahun 2023 mengkaji insiden kecemasan dan depresi serta faktor-faktor terkait pada keluarga perawat pasien kanker di Indonesia, menyoroti beban psikologis pengasuh di negara dengan sumber daya terbatas. Riset ini menunjukkan perhatian pada dampak penyakit kronis terhadap lingkungan sosial terdekat pasien. Publikasi paling mutakhir pada tahun 2025 memperluas fokus ke pasien stroke, secara spesifik mengeksplorasi pendekatan religius-spiritual sebagai alternatif penanganan depresi pasca-stroke. Pergeseran tematik terjadi dari identifikasi faktor risiko pada pengasuh menuju intervensi berbasis spiritualitas pada pasien, menandakan arah riset yang lebih aplikatif dan holistik. Metode yang digunakan adalah laporan kasus berbasis bukti, menekankan sintesis bukti ilmiah untuk praktik klinis. Secara keseluruhan, keahliannya berpusat pada epidemiologi gangguan mental pada penyakit kronis dan pengembangan intervensi non-farmakologis yang sensitif terhadap konteks budaya dan spiritual Indonesia.

B

Bambang Hernawan Nugroho

Faculty of Sciences • Pharmacy

Bambang Hernawan Nugroho memiliki keahlian akademik yang berfokus pada pengembangan sistem penghantaran obat berbasis nanoteknologi dan eksplorasi senyawa bioaktif dari bahan alam, dengan penekanan kuat pada riset mutakhir dalam lima tahun terakhir. Publikasi terbarunya menunjukkan pergeseran signifikan menuju aplikasi sensor selektif, seperti pengembangan sensor kolorimetri berbasis molecularly imprinted polymer untuk deteksi Bisphenol-A pada botol plastik, serta profiling komprehensif senyawa bioaktif dari daun Artocarpus heterophyllus menggunakan LC-MS/MS yang dikaitkan dengan potensi antioksidan dan inhibisi tirosinase. Risetnya juga secara konsisten mendalami formulasi nanopartikel organik, termasuk nanoliposom beta-karoten, nanopartikel PLGA untuk kafein, dan self-nano emulsifying drug delivery system (SNEDDS) dari ekstrak sirih merah sebagai antibakteri terhadap Mycobacterium tuberculosis dan Pseudomonas aeruginosa. Selain itu, ia mengeksplorasi fitoremediasi menggunakan Monstera sp. pada air tercemar timbal serta mengkaji genotoksisitas nanopartikel organik. Publikasi lama yang mendominasi topik biosintesis nanopartikel emas dan perak dari ekstrak tumbuhan serta formulasi SNEDDS untuk berbagai obat memberikan konteks kesinambungan, namun fokus terkini lebih terarah pada aplikasi spesifik seperti pengembangan krim nanopartikel, nanoemulsi diklofenak, serta pengujian antijamur ekstrak tanaman terhadap patogen bawang merah. Secara keseluruhan, keahliannya terintegrasi antara nanoteknologi farmasi, kimia bahan alam, dan aplikasi lingkungan, dengan orientasi pada solusi diagnostik dan terapeutik yang inovatif.

B

Bambang Murdaka Eka Jati

Faculty of Civil Engineering and Planning • Civil Engineering

Bambang Murdaka Eka Jati memiliki keahlian akademik yang berfokus pada pengembangan instrumentasi fisika terapan, dengan pergeseran riset mutakhir ke arah teknologi akselerator dan aplikasi medis nuklir. Dalam lima tahun terakhir, risetnya secara dominan berkaitan dengan sumber ion tipe Penning untuk siklotron DECY-13, seperti terlihat pada publikasi tentang formulasi analitis hubungan arus ionisasi dengan arus berkas ion terekstraksi serta pengaruh laju aliran gas terhadap karakteristik daya ionisasi. Kajian ini menunjukkan pendalaman pada fisika plasma dan optimasi parameter operasional sumber ion. Selain itu, ia juga mengembangkan model dinding anti-bising kontinu berbasis gelombang berdiri dan alat uji kandungan gula serta garam dalam cairan menggunakan kapasitor pelat sejajar, yang memperlihatkan keberlanjutan minat pada perancangan alat ukur berbasis prinsip fisika dasar. Publikasi tentang analisis dosis terapi kanker paru dengan metode Boron Neutron Capture Therapy menggunakan PHITS 3.26 menegaskan orientasi aplikatif pada fisika medis dan dosimetri radiasi. Sebagai konteks kesinambungan, riset sebelumnya banyak berkutat pada sistem monitor tekanan darah non-invasif berbasis resonansi magnetik inti, yang menunjukkan konsistensi dalam pemanfaatan fenomena elektromagnetik dan fisika nuklir untuk diagnosis medis. Secara keseluruhan, arah riset terkini menonjolkan integrasi antara fisika akselerator, instrumentasi berbasis kapasitansi dan gelombang, serta simulasi terapi radiasi, dengan objek kajian yang bergeser dari aplikasi biomedis langsung ke teknologi sumber partikel dan pemodelan fisika komputasi.

B

Bambang Sulistiono

Faculty of Civil Engineering and Planning • Civil Engineering

Bambang Sulistiono memiliki keahlian akademik di bidang teknik sipil, khususnya pada kajian sistem drainase perkotaan dan pedesaan. Publikasi terbaru dalam lima tahun terakhir belum tercatat, sehingga analisis keahlian mutakhir didasarkan pada satu karya yang tersedia, yaitu evaluasi kapasitas saluran drainase di Desa Sariharjo, Ngaglik, Sleman, Yogyakarta pada tahun 2017. Karya ini menunjukkan fokus pada analisis hidrologi dan hidraulika untuk menilai kemampuan saluran dalam menampung dan mengalirkan air hujan, dengan objek kajian berupa infrastruktur drainase di kawasan permukiman. Metode yang digunakan mencakup pengukuran lapangan dan perhitungan kapasitas saluran berdasarkan data curah hujan dan dimensi eksisting. Meskipun publikasi terbaru belum tersedia, arah riset Bambang dapat disintesiskan pada pengelolaan drainase berkelanjutan, terutama di daerah rawan genangan. Keahlian ini relevan dengan perencanaan infrastruktur yang adaptif terhadap perubahan iklim dan pertumbuhan permukiman. Dengan demikian, kompetensi akademik Bambang Sulistiono berpusat pada evaluasi dan perencanaan sistem drainase, dengan potensi pengembangan ke arah mitigasi banjir perkotaan dan optimalisasi saluran drainase di wilayah padat penduduk.

B

Bambang Suratno

Faculty of Industrial Technology • Industrial Engineering

Bambang Suratno memiliki keahlian akademik yang berfokus pada pengembangan strategi pemasaran dan optimalisasi sistem berbasis data, dengan pergeseran signifikan menuju riset terapan di era digital dalam lima tahun terakhir. Publikasi terbarunya menonjolkan penerapan metode analitis untuk pemecahan masalah industri dan layanan, seperti penggunaan Kernel Density Estimation untuk pemantauan daerah rawan kecelakaan lalu lintas, serta pemanfaatan Sentiment Analysis dan Social Network Analysis untuk mengevaluasi strategi pemasaran agen perjalanan di media sosial. Ia juga mengkaji strategi inovatif seperti Blue Ocean Strategy untuk industri makanan rumahan dan model penetapan harga daur ulang baterai kendaraan listrik yang mempertimbangkan investasi tanggung jawab sosial perusahaan dan subsidi pemerintah. Pendekatan desain juga diterapkan dalam pengembangan antarmuka pengguna untuk perusahaan jasa. Sebagai konteks kesinambungan, riset sebelumnya berfokus pada perencanaan rantai pasok terintegrasi dengan permintaan probabilistik dan pengoperasionalan model bisnis berbasis layanan. Pergeseran tematik terlihat dari orientasi pada analitik data besar, keberlanjutan, dan pemasaran digital, menggantikan fokus lama pada model bisnis konseptual dan optimasi rantai pasok tradisional. Keahliannya kini terpusat pada integrasi metode kuantitatif dan kualitatif untuk merancang solusi strategis yang responsif terhadap dinamika pasar dan teknologi kontemporer.

B

Bambang Sutiyoso

Faculty of Law • Law

Bambang Sutiyoso mengembangkan keahlian hukum yang berfokus pada transformasi digital dalam penyelesaian sengketa dan tata kelola pemerintahan. Riset mutakhirnya menonjolkan analisis peran kecerdasan buatan dalam penyelesaian sengketa bisnis di era digitalisasi serta implementasi mediasi sebagai mekanisme penyelesaian sengketa secara daring dalam yurisdiksi perdata. Ia juga mengkaji implikasi hukum penerapan asas konsensualitas dalam kontrak elektronik, khususnya pada platform e-commerce. Pergeseran tematik terlihat dari fokus awalnya pada Mahkamah Konstitusi dan penegakan hukum menuju kajian yang lebih aplikatif terhadap teknologi dan kebijakan publik. Dalam ranah tata kelola, ia meneliti pengembangan modal sosial melalui perilaku kewargaan organisasional di birokrasi pemerintah daerah, peramalan realisasi pajak daerah, serta kebijakan penataan kawasan sempadan rel kereta api berdasarkan rencana tata ruang wilayah. Ia juga menyoroti kualitas fisik lingkungan permukiman dan model dinamis pengelolaan sumber daya lahan di perkotaan. Di bidang hukum pidana, ia menganalisis kewajiban pelaporan advokat dalam pemberantasan pencucian uang serta perlindungan terhadap korban kekerasan dalam rumah tangga. Risetnya juga mencakup peran mahasiswa dalam pembangunan politik di era society 5.0, tanggung jawab organisasi bantuan hukum dalam memberikan akses keadilan, dan faktor-faktor yang memengaruhi keputusan memilih pendidikan tinggi vokasi. Dengan demikian, keahliannya mencakup integrasi antara hukum teknologi, tata kelola perkotaan, dan kebijakan publik yang responsif terhadap tantangan kontemporer.

Halaman 19 dari 97 · 1159 pakar