Direktori Pakar
Jelajahi dosen/peneliti, ringkasan keahlian, dan indikator publikasi.
Kasam
Faculty of Civil Engineering and Planning • Teknik Lingkungan
Keahlian akademik Kasam berfokus pada pengelolaan limbah dan dampak lingkungan, dengan penekanan mutakhir pada penanganan limbah berbahaya dan remediasi pencemaran. Dalam lima tahun terakhir, risetnya menyoroti pengelolaan limbah medis di masa pandemi COVID-19 di Yogyakarta, menganalisis peningkatan timbulan limbah serta aspek teknis dan finansialnya. Ia juga mengembangkan kerangka dampak lingkungan untuk tahap konstruksi penambangan sampah di TPA Piyungan, menawarkan solusi perpanjangan umur TPA. Selain itu, penelitiannya mengkaji fitoremediasi logam berat timbal (Pb) dari air lindi menggunakan eceng gondok dalam sistem constructed wetland, menunjukkan pendekatan biologis untuk mengatasi pencemaran. Secara berkesinambungan, karya sebelumnya mencakup pengomposan limbah peternakan dengan vermicomposting, pengelolaan sampah pasar organik, serta evaluasi sistem di kampus dan TPA. Publikasi awal juga membahas karakteristik lindi dan resirkulasinya, yang menjadi dasar bagi studi terbaru tentang remediasi lindi. Pergeseran tematik terlihat dari fokus awal pada pengomposan dan karakterisasi lindi menuju riset terapan yang lebih spesifik, seperti dampak pandemi pada limbah medis, kerangka penambangan sampah, dan fitoremediasi logam berat. Objek kajiannya kini mencakup limbah B3 rumah sakit dan air lindi TPA, dengan metode pemodelan dinamis dan eksperimen lahan basah buatan. Arah riset mutakhirnya menekankan solusi pengelolaan limbah yang adaptif terhadap krisis kesehatan dan lingkungan.
Kate Hartig
Faculty of Business and Economics • Management
Keahlian akademik Kate Hartig dari Fakultas Bisnis dan Ekonomi, Departemen Manajemen, menunjukkan pergeseran tematik yang signifikan dari kajian sosio-spasial dan lingkungan menuju fokus mutakhir pada manajemen sumber daya dan ekonomi regional. Publikasi awal, seperti studi tentang pembangunan tanki di Midland Basin, Texas (2018), serta analisis kolonisasi metropolitan dan polarisasi kelas di Cessnock-Pokolbin (2007), mengindikasikan minat mendalam pada dinamika ruang, identitas, dan ketidaksetaraan. Karya-karya sebelumnya juga mencakup konservasi warisan budaya Asia (2007), identitas nelayan Australia (2005), serta interpretasi kematian dan pembangunan pelabuhan kolonial di New South Wales (1997-2000). Namun, dalam lima tahun terakhir (2022-2026), tidak terdapat publikasi baru yang tercatat, sehingga arah riset terkini tidak dapat diverifikasi secara langsung. Meskipun demikian, berdasarkan korpus yang ada, keahlian Hartig dapat disintesis sebagai kajian interdisipliner yang menghubungkan manajemen sumber daya alam, pembangunan ekonomi regional, dan transformasi sosial-keruangan. Objek kajiannya meliputi komunitas pesisir, kawasan pertambangan, dan wilayah pinggiran metropolitan, dengan metode yang cenderung kualitatif dan studi kasus. Pergeseran dari fokus pada identitas maritim dan warisan budaya menuju analisis teknis-ekonomis seperti optimalisasi produksi minyak bumi menunjukkan adaptasi terhadap isu kontemporer, meskipun ketiadaan publikasi terbaru membatasi kesimpulan tentang fokus mutakhir yang dominan.
Katiya Nahda
Faculty of Business and Economics • Management
Katiya Nahda memiliki keahlian akademik yang berfokus pada keuangan dan perbankan, dengan penekanan mutakhir pada keuangan perilaku, stabilitas sistem keuangan, serta keberlanjutan ekonomi. Dalam lima tahun terakhir, risetnya menonjolkan pengujian hipotesis Environmental Kuznets Curve di Indonesia yang mengaitkan pertumbuhan ekonomi, produksi batu bara, dan energi terbarukan terhadap emisi karbon, menunjukkan perhatian pada isu lingkungan. Di sisi keuangan perilaku, ia menelaah pengaruh literasi keuangan dan variabel demografis terhadap bias perilaku investor, serta peran loss aversion dan herding dalam keputusan investasi dengan Fear of Missing Out sebagai variabel mediasi. Kajian perbankan syariah dan konvensional juga menjadi fokus, mencakup analisis stabilitas dan efisiensi bank syariah lintas negara, kontribusi kedua jenis bank terhadap stabilitas keuangan Indonesia, serta dampak efisiensi manajemen terhadap risiko kredit di industri perbankan ASEAN-6. Riset terbarunya juga merambah sektor usaha kecil dan menengah, seperti pengaruh kapasitas serap dan berbagi pengetahuan terhadap keunggulan kompetitif melalui kelincahan rantai pasok pada UKM digital, serta peran literasi keuangan terhadap kinerja UKM dengan akses keuangan dan sikap risiko sebagai mediasi. Publikasi sebelumnya, seperti tentang bias perilaku pada keputusan investasi dan diversifikasi korporasi, memberikan konteks kesinambungan, namun arah riset kini lebih terintegrasi pada isu keberlanjutan, digitalisasi, dan perilaku keuangan di era modern.
Katiya Nahda
Faculty of Business and Economics • Management
Katiya Nahda memiliki keahlian akademik yang berfokus pada keuangan dan perbankan, dengan penekanan mutakhir pada perilaku keuangan, stabilitas sistem keuangan, serta keberlanjutan ekonomi. Dalam lima tahun terakhir, risetnya secara dominan menyoroti bias perilaku investor, seperti pengaruh loss aversion dan herding terhadap keputusan investasi yang dimediasi oleh Fear of Missing Out (FoMO), serta peran literasi keuangan dan variabel demografis dalam membentuk bias tersebut. Di sektor perbankan, ia meneliti efisiensi manajemen dan risiko kredit di industri perbankan ASEAN-6, stabilitas serta efisiensi bank Islam lintas negara, dan kontribusi bank syariah maupun konvensional terhadap stabilitas keuangan Indonesia. Pergeseran tematik terlihat dari kajian awalnya yang berfokus pada diversifikasi korporasi dan tata kelola perusahaan, kini meluas ke isu lingkungan dengan menguji hipotesis Environmental Kuznets Curve (EKC) di Indonesia, khususnya peran pertumbuhan ekonomi, produksi batu bara, dan energi terbarukan terhadap emisi karbon. Ia juga meneliti daya saing UKM digital melalui kapasitas serap dan berbagi pengetahuan dengan mediasi kelincahan rantai pasok, serta pengaruh religiusitas terhadap etos kerja Islam. Metode yang digunakan beragam, mulai dari analisis data panel, regresi non-linear autoregressive distributed lag (NARDL), hingga pendekatan kuantitatif survei. Objek kajiannya mencakup investor ritel, mahasiswa, UKM, serta bank konvensional dan syariah di Indonesia dan kawasan ASEAN. Secara keseluruhan, arah riset mutakhirnya mengintegrasikan aspek perilaku, tata kelola, dan keberlanjutan dalam sistem keuangan.
Khairul Munzilin
Faculty of Social and Cultural Sciences • International Relations
Khairul Munzilin, dosen di Departemen Hubungan Internasional Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya, memiliki keahlian akademik yang berfokus pada isu konflik dan hukum humaniter internasional, dengan pergeseran signifikan ke arah advokasi digital dan respons publik dalam lima tahun terakhir. Publikasi awalnya, seperti analisis sikap PBB terhadap pelanggaran HAM oleh Taliban di Afghanistan (2023) dan peran IMF dalam krisis ekonomi Venezuela saat pandemi (2024), menunjukkan minat pada institusi global dan penegakan hukum. Namun, sejak 2023, risetnya terkonsentrasi pada konflik Israel-Palestina, terutama agresi Israel di Gaza. Karya-karya terbaru, seperti "Pelanggaran Hukum Humaniter Internasional dalam Agresi Israel terhadap Palestina Tahun 2022" (2023) dan "The Islamic Law of War: A Case Study" (2024), mengkaji pelanggaran hukum perang dari perspektif Islam dan internasional. Puncaknya, pada 2025, ia menerbitkan serangkaian studi yang menonjolkan pergeseran ke dimensi sosial dan digital: "Evaluating The Indonesian Public Response to the Gaza War Since 2023" menggunakan kerangka peluang politik, "Digital Disruption: Empowering International Society Advocating Palestinian People" mengeksplorasi peran masyarakat sipil global melalui platform digital, dan "Jihad as A Realistic Approach" menawarkan reinterpretasi konsep jihad sebagai respons kolonialisme. Publikasi 2026 tentang pelatihan imam lansia menunjukkan dimensi pengabdian masyarakat. Secara keseluruhan, keahliannya bertumpu pada analisis hukum humaniter, respons publik, dan pemanfaatan teknologi digital dalam advokasi konflik kontemporer, dengan objek kajian utama Palestina dan Timur Tengah.
Khamdan Cahyari
Faculty of Industrial Technology • Chemical Engineering
Keahlian akademik Khamdan Cahyari berfokus pada konversi limbah biomassa menjadi energi terbarukan dan produk bernilai tambah, dengan pergeseran signifikan menuju integrasi teknologi digital dan diversifikasi produk dalam lima tahun terakhir. Publikasi awal beliau secara konsisten meneliti produksi biohidrogen dan biogas dari berbagai limbah buah dan pati melalui fermentasi gelap termofilik, seperti pada limbah nanas, melon, dan sagu, dengan penekanan pada pengaruh pretreatment dan rasio substrat. Namun, riset mutakhir menunjukkan perluasan cakupan yang jelas. Pada tahun 2022, beliau mulai mengeksplorasi fortifikasi dan fermentasi sorgum untuk meningkatkan nilai gizi tepung, serta produksi biogas dari limbah pisang dengan mempertimbangkan fraksi dan konsentrasi. Puncak pergeseran ini terlihat pada tahun 2024-2025, di mana beliau mengintegrasikan Internet of Things (IoT) untuk pemantauan CO2 di industri gula, mensintesis adsorben dari cangkang sawit melalui delignifikasi berbantuan gelombang mikro-alkali untuk pemurnian minyak goreng bekas, dan melakukan studi komparatif gasifikasi biomassa untuk produksi listrik dan metanol. Secara keseluruhan, arah riset terkini Khamdan Cahyari beralih dari fokus sempit pada produksi biohidrogen fermentatif menuju pendekatan yang lebih holistik dan terapan, menggabungkan teknologi digital, rekayasa material adsorben, serta diversifikasi produk energi dan pangan dari biomassa limbah.
Khoirina Noor Anindya
Faculty of Business and Economics • Bisnis Digital
Khoirina Noor Anindya memiliki keahlian akademik yang berpusat pada literasi keuangan, perilaku keuangan, dan pemberdayaan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di era digital. Dalam lima tahun terakhir, risetnya secara konsisten menyoroti Generasi Z sebagai objek kajian utama, khususnya dalam memahami pengaruh literasi keuangan terhadap keputusan investasi dan minat menabung melalui platform online. Kajiannya juga merambah adopsi teknologi digital, seperti platform pendanaan berbasis website untuk UMKM mahasiswa yang dianalisis menggunakan teori Difusi Inovasi, serta pengembangan solusi pemasaran digital melalui platform penghubung bisnis dengan influencer. Fokus mutakhirnya menekankan pada transformasi digital bisnis UMKM, pengelolaan keuangan, serta manajemen pajak dan zakat bagi pelaku UMKM sebagai upaya mendorong pembangunan ekonomi. Pergeseran tematik terlihat dari riset awal yang membahas karakter kewirausahaan anak usia dini dan kinerja perbankan, menuju pendalaman isu literasi keuangan digital dan pemberdayaan UMKM berbasis komunitas. Metode yang dominan digunakan adalah studi kasus dan pendekatan kualitatif deskriptif, dengan objek kajian meliputi mahasiswa, komunitas UMKM seperti Ikatan Pengusaha Aisyiyah Sleman, serta perusahaan BUMN. Arah riset terkini menunjukkan integrasi antara nilai-nilai profetik dalam aktivitas keuangan dan praktik tanggung jawab sosial perusahaan melalui program pemberdayaan UMKM.
Khoiruddin Nasution
Faculty of Law • Law
Khoiruddin Nasution mengkhususkan diri pada hukum keluarga Islam kontemporer dengan pendekatan interdisipliner yang semakin menonjol dalam lima tahun terakhir. Riset mutakhirnya berfokus pada isu-isu krusial seperti diskursus childfree dalam hukum keluarga Islam dan hak asasi manusia, validitas talak di luar pengadilan dari perspektif hukum Islam dan positif, serta sistem kewarisan bilateral yang menekankan keadilan dan kesetaraan. Ia juga menelaah praktik tajdid al-nikah, perkawinan beda mazhab Sunni-Syiah, dan perkawinan mut'ah dalam perbandingan fikih Ja'fari dan Sunni. Selain itu, perhatiannya meluas ke isu sosial seperti dampak sosialisasi anti-perundungan terhadap kesadaran sosial siswa, keterlibatan perempuan dalam aksi terorisme dengan pendekatan interdisipliner, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui UMKM. Kajiannya juga mencakup adaptasi mahasiswa perantau, makna simbol budaya Mandailing dalam pembentukan empati anak, dan pengembangan media pembelajaran berbasis Nearpod untuk materi fikih mawaris. Pergeseran tematik terlihat dari fokus awalnya pada kekerasan dalam rumah tangga dan perlindungan anak menuju analisis yang lebih mendalam tentang konstruksi kesetaraan gender, komunikasi suami-istri dalam ketahanan keluarga, serta akomodasi hak non-Muslim dalam yurisprudensi Mahkamah Agung. Dengan demikian, risetnya mengintegrasikan hukum keluarga Islam, gender, pluralisme, dan pemberdayaan masyarakat dalam bingkai maqasid syariah dan pendekatan multidisipliner.
Kholid Haryono
Faculty of Industrial Technology • Informatics
Kholid Haryono memiliki keahlian akademik yang berfokus pada pengembangan sistem informasi, rekayasa perangkat lunak, dan pemanfaatan teknologi digital untuk pemecahan masalah di berbagai sektor. Dalam lima tahun terakhir, risetnya secara dominan menyoroti digitalisasi di Asia Tenggara melalui analisis bibliometrik, perancangan antarmuka dan pengalaman pengguna (UI/UX) untuk platform e-learning berbasis Learning Management System, serta pengembangan sistem rekomendasi hibrida untuk produk perawatan kulit yang aman bagi ibu hamil dengan menggabungkan klasifikasi berbasis kata kunci dan aturan dengan penyaringan berbasis konten. Ia juga aktif mengeksplorasi penerapan Large Language Model untuk perancangan platform pemecahan masalah ideasi, analisis kepuasan pengguna terhadap sistem pembayaran bergerak pemerintah daerah, dan pemetaan sistematis potensi kebaruan Business Intelligence di institusi pendidikan tinggi. Pengembangan aplikasi TRIZ di bidang manajemen dan bisnis menjadi tema berulang, termasuk untuk pembelajaran dan mengatasi tantangan adopsi tangkas dalam acara Scrum. Di ranah keagamaan, ia merancang aplikasi hafalan Alquran digital dengan pendekatan Lean UX dan sistem temu balik semantik untuk autocompletion Alquran, serta meningkatkan literasi Alquran bagi aktivis karang taruna. Risetnya juga mencakup pola adopsi pembelajaran campuran di pendidikan tinggi, peningkatan layanan jemaah melalui sistem pengelolaan keuangan dan aset masjid berbasis web, serta pemetaan komunitas masjid untuk meningkatkan keterlibatan.
Khudzaifah Dimyati
Faculty of Law • Law
Khudzaifah Dimyati mengembangkan keahlian akademik di bidang filsafat hukum, pluralisme hukum, dan kebijakan publik dengan penekanan pada integrasi nilai transendental dan keadilan substantif. Dalam lima tahun terakhir, risetnya berfokus pada pengawasan notaris di Jawa Tengah dan Yogyakarta, paradigma baru penelitian hukum melalui pendekatan objek normatif dalam penyidikan pidana, serta harmonisasi hukum waris antara hukum adat, Islam, dan negara pada komunitas Muhammadiyah dan keluarga keraton Surakarta. Ia juga mengkaji penyitaan harta suami untuk nafkah anak pasca-cerai dari perspektif Maqāṣid Al-Sharī'ah, epistemologi studi hukum di Indonesia, sistem pengelolaan food estate di Kalimantan Tengah, perlindungan hak kekayaan intelektual jamu tradisional, dan dampak kejahatan siber terhadap modal sosial dalam transaksi e-commerce. Kajiannya meluas ke nilai profetik dalam profesi advokat, kritik terhadap konsep moralitas dan hukum H.L.A. Hart, politik perizinan usaha berbasis persetujuan masyarakat, serta perbandingan nomokrasi Islam di Indonesia, Spanyol, dan Rusia. Riset sebelumnya tentang ideologi hukum, mediasi hak cipta, dan penanganan bencana memberikan konteks kesinambungan, namun fokus mutakhirnya menonjolkan pergeseran ke arah analisis empiris pluralisme hukum, keadilan restoratif dalam korupsi, dan kebijakan berbasis kesehatan masyarakat seperti pencegahan stunting di Pati. Metode yang digunakan mencakup pendekatan normatif-filosofis dan sosiologis dengan objek kajian pada praktik hukum lokal, putusan pengadilan, dan regulasi negara.
Khumaid Akhyat Sulkhan
Faculty of Social and Cultural Sciences • Communication Science
Khumaid Akhyat Sulkhan, dosen Ilmu Komunikasi, mengembangkan keahlian riset yang berfokus pada persimpangan antara budaya populer, media digital, dan isu-isu sosial kontemporer. Dalam lima tahun terakhir, risetnya secara dominan menyelidiki fenomena budaya dan komunikasi di era media sosial, seperti peran Takbiran Festival sebagai ruang publik kultural, praktik memori komunikatif dalam komunitas virtual penyintas judi online, serta dinamika cancel culture yang mempertemukan keadilan dan kebebasan berpendapat. Ia juga mengkaji komodifikasi konten advertorial dalam kampanye politik daerah dan menawarkan metode pembelajaran inovatif melalui stand-up comedy untuk penelitian kualitatif. Pergeseran tematik terlihat dari fokus awalnya pada jurnalisme lingkungan dan analisis wacana kritis konflik pabrik semen di Rembang, yang kemudian meluas ke isu lingkungan yang dibingkai sebagai ecohorror dalam film religi. Riset mutakhirnya menonjolkan pendekatan etnografi virtual dan analisis wacana kritis untuk mengungkap konstruksi ingatan, trauma kolektif, dan ketimpangan sosial yang tersirat dalam nostalgia hari raya. Dengan demikian, keahliannya berpusat pada kajian kritis terhadap praktik komunikasi, representasi budaya, dan dinamika kekuasaan dalam ruang publik digital, dengan objek kajian yang mencakup komunitas virtual, media arus utama dan alternatif, serta fenomena budaya populer.
Kidhot Kasjuaji
Faculty of Business and Economics • Accounting
Kidhot Kasjuaji, dosen di Fakultas Bisnis dan Ekonomi, Departemen Akuntansi, memiliki rekam jejak publikasi yang sangat terbatas dalam lima tahun terakhir (2022–2026) dengan jumlah nol publikasi baru. Satu-satunya publikasi yang tercatat adalah karya berjudul "THE IDEOLOGY OF MINORITY: A TRANSNATIONAL STUDY OF THE AMERICAN NEW LEFT IN 1960S" yang diterbitkan pada tahun 2018. Karya ini menunjukkan latar belakang keahlian di bidang kajian ideologi, gerakan sosial, dan studi transnasional, khususnya mengenai kelompok minoritas dan gerakan kiri baru di Amerika Serikat pada era 1960-an. Meskipun demikian, tidak ada bukti publikasi terbaru yang menunjukkan kesinambungan atau pergeseran tema riset ke arah akuntansi, bisnis, atau ekonomi sesuai dengan afiliasi departemennya. Dengan demikian, ringkasan keahlian akademik Kidhot Kasjuaji saat ini hanya dapat didasarkan pada satu publikasi lama tersebut, tanpa indikasi adanya fokus riset mutakhir yang relevan dengan bidang akuntansi atau ekonomi. Tidak ada data yang mendukung klaim tentang perkembangan atau perubahan arah riset dalam lima tahun terakhir.
