Scholar Expert

Direktori Pakar

Jelajahi dosen/peneliti, ringkasan keahlian, dan indikator publikasi.

Cari pakar
Bersihkan
I

Ikrom Mustofa

Faculty of Civil Engineering and Planning • Teknik Lingkungan

Ikrom Mustofa memiliki keahlian akademik yang berfokus pada pengelolaan lingkungan pesisir dan solusi berbasis alam untuk mitigasi perubahan iklim, dengan pergeseran signifikan dalam lima tahun terakhir menuju pendekatan terpadu dan pemberdayaan masyarakat. Publikasi awalnya pada 2015–2021 menekankan pengurangan risiko bencana berbasis komunitas dan adaptasi iklim di daerah rawan longsor serta pesisir, seperti analisis gelombang pasang Bono dan implementasi Saung Iklim untuk petani kecil. Namun, sejak 2022, risetnya bertransformasi ke arah yang lebih sistematis dan multidimensi, dengan fokus pada ekosistem mangrove, zonasi kritis distribusi air di pesisir Pekalongan, dan analisis kerugian ekonomi akibat dampak iklim pada sektor kesehatan. Puncak pergeseran ini terlihat pada 2024–2026, di mana ia mengintegrasikan Nature-based Solutions (NbS) untuk ketahanan iklim perkotaan, seperti pada studi Bengawan Solo dan Ibu Kota Negara baru, serta mengeksplorasi potensi rawa garam di Kulon Progo untuk adaptasi dan mitigasi. Metode yang digunakan meliputi penilaian kapasitas tanah pesisir dan risiko banjir, serta pendekatan partisipatif dalam pemberdayaan UMKM melalui laporan keberlanjutan dan pendidikan lingkungan berbasis permainan untuk literasi iklim. Objek kajiannya kini mencakup ekosistem pesisir, tata air perkotaan, dan komunitas lokal, dengan arah riset mutakhir yang menonjolkan sinergi antara solusi ekologis, partisipasi masyarakat, dan kebijakan berkelanjutan untuk menghadapi tantangan perubahan iklim secara holistik.

I

Ilfat Isroi Nirwani

Faculty of Social and Cultural Sciences • English Education

Keahlian akademik Ilfat Isroi Nirwani berpusat pada linguistik terapan dan sosiolinguistik, dengan fokus mutakhir pada analisis korpus untuk pengembangan literasi anak usia dini. Publikasi terbarunya pada 2022 mengkaji jumlah kata dan frekuensi jenis kata dalam buku elektronik jenjang PAUD terbitan Badan Bahasa 2019, menggunakan pendekatan deskriptif-kuantitatif berbantuan korpus linguistik. Riset ini menandai pergeseran signifikan dari kajian sebelumnya yang bersifat sosiolinguistik dan psikolinguistik, seperti tingkat pengetahuan mahasiswa terhadap media UKBI pada 2021 serta pandangan hidup masyarakat Sasak melalui leksikon nama sesekan pada 2018. Pergeseran ini menunjukkan orientasi riset yang semakin aplikatif, yakni memanfaatkan data kebahasaan empiris untuk mendukung perencanaan bahan ajar dan kebijakan bahasa di tingkat dasar. Dengan hanya satu publikasi dalam lima tahun terakhir, kontribusi risetnya masih terbatas, namun arah baru ini memperkuat posisinya dalam bidang linguistik korpus dan pendidikan bahasa Indonesia, khususnya pada analisis teks untuk anak usia dini.

I

Ilya Fadjar Maharika

Faculty of Civil Engineering and Planning • Architecture

Keahlian akademik Ilya Fadjar Maharika berpusat pada isu kontekstualitas dalam arsitektur perkotaan dan pelestarian warisan budaya, dengan fokus mutakhir pada keberlanjutan kultural di kawasan situs warisan dunia. Publikasi terbaru pada 2024 secara spesifik menyelidiki kontekstualitas di sekitar Candi Borobudur, menekankan pentingnya mempertahankan identitas unik permukiman dan rasa tempat untuk menjaga keberlanjutan budaya. Riset ini menjawab persoalan mendesak terkait tekanan pembangunan di area situs warisan. Sebelumnya, pada 2022, ia mengkaji strategi infill architecture sebagai pendekatan kontekstual dalam pengaturan urban, terutama untuk bangunan cagar budaya yang kurang terpantau. Kedua studi ini menunjukkan kesinambungan tematik dalam menyeimbangkan antara penambahan elemen baru dan pelestarian karakter urban yang sudah ada. Dengan demikian, arah riset mutakhir Ilya bergeser dari sekadar strategi desain infill menuju pemahaman yang lebih holistik tentang kontekstualitas sebagai alat untuk mencapai keberlanjutan kultural, khususnya di lingkungan situs warisan dunia yang rentan terhadap perubahan.

I

Imam Djati Widodo

Faculty of Industrial Technology • Industrial Engineering

Keahlian akademik Imam Djati Widodo dalam lima tahun terakhir menunjukkan pergeseran signifikan menuju riset terapan berbasis teknologi digital dan keberlanjutan, dengan fokus pada optimalisasi rantai pasok, manajemen aset industri, dan pengelolaan limbah. Publikasi terbaru mendominasi pada pengembangan kerangka kerja adopsi blockchain untuk transparansi rantai pasok energi bersih dan manajemen aset pembangkit listrik, seperti terlihat pada model UTAUT4-BPP serta kerangka kerja berbasis kepercayaan untuk sistem rantai pasok suku cadang. Di sisi lain, risetnya juga merambah optimalisasi penjadwalan pemeliharaan furnace di industri petrokimia menggunakan PERT dan program crash untuk meningkatkan profitabilitas produksi etilena. Bidang pertanian berkelanjutan dan pangan turut menjadi perhatian melalui integrasi ERP dan AI, eksplorasi senyawa bioaktif dari limbah pertanian, serta model CPFR untuk transparansi rantai pasok daging unggas. Sementara itu, kajian tentang pengelolaan limbah padat rumah tangga dan pemodelan sistem antrian stokastik menunjukkan kesinambungan dengan riset sebelumnya di bidang manufaktur dan logistik. Publikasi lama yang membahas rekayasa produk, kepuasan pelanggan, serta pertanian lokal seperti sagu dan kopi memberikan konteks bahwa risetnya berakar pada teknik industri klasik, namun kini bertransformasi ke arah solusi cerdas berbasis data, digitalisasi, dan keberlanjutan lingkungan.

I

Imam Mudjiono

Faculty of Islamic Studies • Islamic Education

Imam Mudjioni memiliki keahlian akademik di bidang Pendidikan Agama Islam dengan fokus pada integrasi nilai-nilai keislaman dalam proses pembelajaran dan etika akademik. Publikasi terbaru pada tahun 2021 menunjukkan perhatiannya terhadap dua aspek utama, yaitu pengembangan metode pembelajaran yang menarik dan relevan bagi peserta didik, serta pembentukan karakter etis dalam penulisan ilmiah. Pada karya pertamanya, ia mengkaji urgensi edutainment dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam, menekankan pentingnya pendekatan yang menyenangkan dan interaktif untuk meningkatkan efektivitas transfer nilai-nilai agama. Sementara itu, publikasi keduanya menyoroti pengaruh pemahaman keagamaan mahasiswa Pendidikan Agama Islam terhadap etika penulisan ilmiah, mengindikasikan perhatian pada aspek moral dan integritas akademik di kalangan calon pendidik. Meskipun tidak ada publikasi dalam rentang 2022–2026, kedua karya ini mencerminkan kesinambungan riset yang berfokus pada inovasi pedagogis dan penguatan etika akademik dalam konteks pendidikan Islam. Ke depannya, arah riset mutakhir Imam Mudjioni tampaknya akan terus mengembangkan model pembelajaran yang humanis dan berlandaskan nilai-nilai Islam, serta memperdalam kajian tentang hubungan antara pemahaman agama dan praktik akademik yang bertanggung jawab.

I

Imam Sahroni

Faculty of Sciences • Chemistry

Imam Sahroni memiliki keahlian akademik yang berfokus pada kimia material dan katalisis, dengan pergeseran signifikan menuju teknologi membran graphene oksida dalam lima tahun terakhir. Publikasi terbarunya menonjolkan pengembangan membran graphene oksida sebagai reaktor elektrokimia untuk hidrogenasi alkuna dan alkena secara elektrokatalitik, deutrasi senyawa organik melalui elektrolisis glukosa-air berat, serta pemisahan hidrogen secara superselektif. Riset ini menunjukkan pendalaman pada aplikasi membran konduktif proton untuk sintesis kimia bernilai tinggi dan pemurnian gas, menggantikan fokus sebelumnya pada fotokatalisis dan adsorpsi polutan. Meskipun demikian, kesinambungan terlihat dari kajian awal tentang katalis heterogen dan material berpori, seperti penggunaan montmorilonit teraktivasi asam dan graphene oksida untuk produksi solketal dari gliserol serta katalis ZnO/SiO₂ dari abu daun salak untuk konversi biodiesel. Publikasi lama juga mencakup degradasi fotokatalitik zat warna dan adsorpsi logam berat menggunakan nanokomposit magnetik dan silika biogenik, yang menjadi dasar bagi pengembangan material fungsional. Kini, objek kajian bergeser dari limbah cair dan katalis padat menuju membran selektif dan reaktor elektrokimia, dengan metode yang lebih mengedepankan rekayasa antarmuka dan konduktivitas ionik. Arah riset mutakhirnya berfokus pada efisiensi energi dan kimia hijau, terutama dalam produksi bahan bakar terdeuterasi dan pemisahan gas, yang relevan untuk industri farmasi dan energi terbarukan.

I

Immawan Wahyudi

Faculty of Law • Law

Keahlian akademik Immawan Wahyudi berfokus pada kajian manajemen sumber daya manusia sektor publik, dengan penekanan khusus pada pengaruh kepemimpinan transformasional terhadap kinerja aparatur sipil negara. Publikasi terbaru pada tahun 2022 mengkaji secara spesifik bagaimana kepemimpinan transformasional memengaruhi kinerja ASN melalui dua variabel mediasi, yaitu motivasi pelayanan publik dan kapasitas sumber daya manusia. Studi ini mengambil lokus pada Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bulukumba dengan menggunakan desain penelitian kausal untuk mengidentifikasi hubungan antarvariabel tersebut. Temuan riset ini menyoroti pentingnya gaya kepemimpinan yang visioner dan inspiratif dalam meningkatkan motivasi intrinsik pegawai serta memperkuat kompetensi SDM, yang pada akhirnya berdampak positif terhadap capaian kinerja organisasi pemerintah. Fokus mutakhir risetnya terletak pada pengembangan model manajemen kinerja di lingkungan birokrasi, khususnya dalam konteks reformasi birokrasi dan peningkatan kualitas pelayanan publik. Dengan demikian, arah riset Immawan Wahyudi secara konsisten berkisar pada optimalisasi kinerja organisasi publik melalui variabel kepemimpinan, motivasi, dan kapasitas SDM, yang relevan dengan upaya peningkatan efektivitas tata kelola pemerintahan di Indonesia.

I

Indah Parmitasari

Faculty of Law • Law

Indah Parmitasari, akademisi di Fakultas Hukum, mengkhususkan diri pada hukum bisnis kontemporer dengan penekanan pada persinggungan antara teknologi digital, perlindungan konsumen, dan prinsip ekonomi syariah. Riset mutakhirnya dalam lima tahun terakhir secara dominan menyoroti implikasi hukum dari transformasi digital di pasar Indonesia. Ia menganalisis potensi penyalahgunaan posisi dominan pasca akuisisi TikTok Shop oleh Tokopedia serta penerapan asas konsensualitas dalam kontrak elektronik di Shopee, yang menunjukkan fokus pada regulasi persaingan usaha dan keabsahan perjanjian di platform digital. Perlindungan konsumen juga menjadi perhatian utama, terlihat dari kajiannya tentang hak konsumen untuk didengar dalam pengaduan layanan Indihome di Twitter dan analisis pelanggaran hak cipta film kartun pada layanan streaming gratis. Selain itu, Parmitasari meneliti tantangan implementasi cyber notary dalam akta notaris di Indonesia serta sengketa merek dagang Starbucks, memperluas cakupan ke aspek kenotariatan digital dan kekayaan intelektual. Sebagai konteks kesinambungan, publikasi awalnya tentang autentikasi akad pembiayaan perbankan syariah dan pentingnya negosiasi kontrak menunjukkan fondasi keahliannya di hukum kontrak dan ekonomi syariah. Kini, risetnya bergeser secara signifikan ke arah hukum siber dan e-commerce, dengan mengintegrasikan prinsip syariah ke dalam kerangka kontrak internasional melalui rekonstruksi Incoterms. Secara keseluruhan, keahliannya terpusat pada adaptasi doktrin hukum klasik terhadap realitas ekonomi digital, dengan objek kajian berupa platform teknologi besar dan praktik bisnis online.

I

Indahria Sulistya Rini

Faculty of Psychology • Psychology

Indahria Sulistya Rini memiliki latar belakang keahlian di bidang psikologi, khususnya dalam intervensi psikologis untuk meningkatkan kesejahteraan subjektif pada individu dengan kondisi kronis. Publikasi terdahulu pada tahun 2011 mengkaji pengaruh pelatihan regulasi emosi terhadap peningkatan subjective well-being pada penderita diabetes mellitus, menunjukkan fokus awal pada penerapan teknik regulasi emosi sebagai strategi intervensi untuk meningkatkan kualitas hidup pasien penyakit metabolik. Meskipun dalam lima tahun terakhir tidak terdapat publikasi baru yang tercatat, keahlian ini tetap relevan dalam konteks riset psikologi klinis dan kesehatan. Tidak terdeteksi adanya pergeseran tema riset yang signifikan, sehingga fokus mutakhir masih dapat diasumsikan sejalan dengan minat awal pada pengembangan intervensi berbasis regulasi emosi untuk populasi klinis. Dengan demikian, keahlian akademik Indahria Sulistya Rini berpusat pada psikologi klinis dan kesehatan, dengan spesialisasi dalam perancangan dan evaluasi pelatihan regulasi emosi untuk meningkatkan kesejahteraan subjektif, terutama pada pasien penyakit kronis seperti diabetes mellitus.

I

Indah Susantun

Faculty of Business and Economics • Development Economics

Keahlian akademik Indah Susantun berfokus pada ekonomi pertanian dan analisis harga komoditas pangan, dengan penekanan pada keterkaitan antara sektor pertanian dan makroekonomi. Publikasi terbarunya pada tahun 2020 mengkaji hubungan antara harga minyak dan harga pangan di Indonesia sebagai negara pengimpor minyak, menunjukkan minat pada dinamika harga global dan dampaknya terhadap ketahanan pangan. Sebelumnya, pada tahun 2016, ia mendalami efisiensi ekonomi relatif melalui fungsi keuntungan Cobb-Douglas, yang menandakan penguasaan metode kuantitatif dalam analisis produksi pertanian. Publikasi lebih awal, seperti penyuluhan pemanfaatan kotoran hewan untuk pakan lele (2014) dan analisis distribusi ayam broiler di Yogyakarta (2009), memperlihatkan perhatian pada aspek terapan dan distribusi dalam rantai pasok pertanian. Meskipun tidak ada publikasi dalam lima tahun terakhir (2022-2026), korpus yang ada menunjukkan pergeseran dari fokus pada efisiensi produksi dan distribusi lokal menuju analisis makroekonomi yang lebih luas, khususnya interaksi antara harga energi dan pangan. Arah riset mutakhirnya tampaknya mengintegrasikan isu global dengan konteks Indonesia, dengan metode ekonometrika sebagai alat utama.

I

Inda Rahadiyan

Faculty of Law • Law

Inda Rahadiyan memiliki keahlian akademik di bidang hukum korporasi dan pasar modal, dengan fokus mutakhir pada perlindungan investor dalam instrumen keuangan digital dan tata kelola perusahaan. Publikasi terbaru menunjukkan pergeseran signifikan dari kajian awal mengenai financial technology dan peer-to-peer lending menuju isu yang lebih spesifik, seperti tanggung jawab direksi atas pelanggaran fiduciary duty, perlindungan hukum nasabah aset kripto atas kerugian investasi, serta kelemahan regulasi backdoor listing dan implikasinya terhadap perlindungan investor. Ia juga mengeksplorasi kemungkinan penerapan kebijakan green economy melalui kerangka hukum tanggung jawab sosial perusahaan, serta membandingkan pengaturan jabatan rangkap direksi dan komisaris BUMN antara Indonesia dan Amerika Serikat. Metode penelitian yang digunakan bersifat yuridis normatif dengan pendekatan perbandingan hukum, terutama antara Indonesia dengan negara lain seperti Hong Kong, Amerika Serikat, dan Inggris. Objek kajiannya mencakup instrumen keuangan baru seperti equity crowdfunding dan aset kripto, serta doktrin hukum seperti piercing the corporate veil. Secara keseluruhan, arah riset mutakhir Inda Rahadiyan berpusat pada upaya memperkuat kerangka regulasi dan perlindungan investor di tengah perkembangan teknologi keuangan dan tantangan tata kelola perusahaan di Indonesia.

I

Intan Noor Hanifa

Faculty of Medicine • Medicine

Keahlian akademik Intan Noor Hanifa dalam lima tahun terakhir berfokus pada riset terapan di bidang kesehatan ibu dan anak, khususnya di negara berpenghasilan rendah dan menengah. Publikasi terbarunya menunjukkan pergeseran signifikan dari studi prevalensi masalah perilaku dan emosional anak usia prasekolah pada tahun 2023 menuju dua tema utama yang lebih spesifik dan berorientasi intervensi. Tema pertama adalah eksplorasi faktor-faktor yang memengaruhi praktik pemberian makanan pendamping ASI di Asia dari perspektif orang tua dan pengasuh, yang dikaji melalui tinjauan sistematis kualitatif. Tema kedua, yang mendominasi riset mutakhirnya, adalah peran intervensi kesehatan digital dalam meningkatkan layanan obstetri darurat dan perawatan bayi baru lahir di negara berpenghasilan rendah dan menengah, yang ditelaah melalui dua studi scoping review. Pergeseran ini menandai transisi dari identifikasi masalah kesehatan anak dasar menuju pengembangan solusi berbasis teknologi untuk mengatasi hambatan sumber daya dan keterlambatan akses layanan kegawatdaruratan maternal-neonatal. Secara keseluruhan, riset Intan Noor Hanifa kini berfokus pada sintesis bukti untuk meningkatkan kualitas gizi anak usia dini dan mengurangi angka kematian ibu dan bayi melalui pendekatan kesehatan digital yang kontekstual di negara berkembang.

Halaman 42 dari 97 · 1159 pakar