Blast injury of the hand in a pediatric patient with open fracture: A case report
Jurnal kedokteran dan kesehatan Indonesia • 2026
Taufik Nur Yahya menunjukkan pergeseran riset yang jelas dari studi preklinis dasar ke arah klinis dan komunitas dalam lima tahun terakhir. Publikasi awalnya pada 2013 dan 2015 berfokus pada efek kurkumin terhadap koordinasi motorik dan sel Purkinje serebelum, serta pengaruh etanol dosis bertingkat terhadap enzim hati tikus Wistar, yang menandakan latar belakang kuat dalam farmakologi eksperimental dan biologi molekuler. Namun, sejak 2022, fokusnya beralih ke ranah klinis dan pelayanan kesehatan. Publikasi terbaru pada 2026 melaporkan penanganan cedera ledakan pada tangan anak dengan fraktur terbuka, menyoroti tantangan manajemen luka kompleks dan risiko infeksi pada pasien pediatri. Pada 2025, ia menulis tentang kolaborasi dokter umum dan spesialis dalam pelayanan kesehatan lansia di Desa Bantulan, Sleman, yang menekankan pendekatan komunitas dan integrasi layanan primer-spesialistik. Sementara itu, tinjauan pustaka pada 2022 mengkaji penyembuhan sternum pada pasien diabetes pasca operasi jantung terbuka, menunjukkan minat berkelanjutan pada komplikasi penyembuhan luka pada populasi rentan. Secara keseluruhan, keahlian akademiknya kini bertumpu pada bedah traumatologi, perawatan luka kompleks, dan pengembangan sistem pelayanan kesehatan berbasis komunitas, dengan metode studi kasus dan tinjauan pustaka sebagai alat utama. Pergeseran ini mencerminkan adaptasi dari riset laboratorium ke problematika klinis nyata dan kebutuhan masyarakat.
Jurnal kedokteran dan kesehatan Indonesia • 2026
Nuansa Akademik Jurnal Pembangunan Masyarakat • 2025
Bali Medical Journal • 2022
Jurnal kedokteran dan kesehatan Indonesia • 2015
Journal of Integrative Medicine • 2013