THE TREND OF DIGITALIZATION IN RELIGIOUS COURTS: SOLUTIONS TO IMPROVE ACCESS TO JUSTICE FOR WOMEN IN DIVORCE CASES
Khatulistiwa • 2025
Faculty of Business and Economics • Bisnis Digital
Berdasarkan publikasi terbaru pada tahun 2025, keahlian akademik Sukardi berfokus pada persinggungan antara digitalisasi sistem peradilan dan akses keadilan bagi perempuan, khususnya dalam konteks perceraian di pengadilan agama Indonesia. Riset mutakhirnya mengkaji bagaimana tren digitalisasi melalui implementasi aplikasi seperti e-Court menjadi solusi strategis untuk mempercepat proses penyelesaian perkara dan meningkatkan akses keadilan bagi perempuan. Kajian ini menyoroti peran teknologi dalam mentransformasi birokrasi peradilan yang sebelumnya lamban menjadi lebih efisien dan responsif terhadap kebutuhan kelompok rentan. Meskipun hanya memiliki satu publikasi dalam lima tahun terakhir, fokus riset ini menunjukkan pergeseran tematik yang jelas dari kajian bisnis digital umum menuju analisis dampak sosial dari adopsi teknologi dalam institusi hukum. Sukardi tampaknya mengintegrasikan perspektif gender dan keadilan sosial ke dalam studi digitalisasi, menempatkan perempuan sebagai subjek utama yang diuntungkan oleh inovasi sistem peradilan elektronik. Arah riset ini mengindikasikan minat berkelanjutan pada bagaimana transformasi digital dapat menjadi alat pemberdayaan dan pemerataan akses, khususnya dalam konteks hukum keluarga di Indonesia.
Khatulistiwa • 2025