Analisis Pengaruh Pencampuran Serat Karbon Terhadap Kekuatan Beton dalam Menahan Beban Desak, Beban Tarik dan Beban Lentur
AJIE • 2022
Berdasarkan publikasi terbaru, keahlian akademik Suharyatma berfokus pada inovasi material konstruksi, khususnya pengembangan beton dengan penambahan serat karbon. Riset tahun 2022 secara spesifik mengkaji pengaruh pencampuran serat karbon terhadap peningkatan kekuatan beton dalam menahan beban desak, tarik, dan lentur. Kajian ini berangkat dari kelemahan fundamental beton yang bersifat getas dan memiliki densitas tinggi, sehingga rentan terhadap beban lentur dan belah. Dengan demikian, fokus mutakhir risetnya adalah rekayasa material komposit untuk memperbaiki sifat mekanis beton struktural. Sebagai konteks kesinambungan, publikasi tahun 2017 tentang karakteristik batako-kait sebagai alternatif dinding pasangan menunjukkan bahwa minat risetnya sejak awal telah berakar pada pengembangan material bangunan alternatif. Terjadi pergeseran tematik yang jelas dari eksplorasi material dinding non-struktural (batako) menuju penguatan material struktural utama (beton) melalui teknologi serat. Arah riset mutakhir ini menempatkan Suharyatma pada bidang teknologi beton dan material komposit, dengan metode eksperimental laboratorium untuk menguji sifat mekanis material. Objek kajiannya adalah beton bertulang serat karbon, yang merupakan respons terhadap kebutuhan akan beton berkinerja tinggi dan lebih daktail.
AJIE • 2022
2017