Scholar Expert
← Kembali ke pencarian
S

Sani Rachman Soleman

Faculty of Medicine • Medicine

[email protected]

ORCID: 0000-0002-2815-818X

Ringkasan Keahlian

Sani Rachman Soleman memiliki keahlian akademik yang berfokus pada dampak paparan lingkungan dan kimia terhadap kesehatan masyarakat, dengan penekanan kuat pada toksikologi lingkungan dan epidemiologi. Dalam lima tahun terakhir, risetnya secara konsisten menyoroti efek pestisida pada populasi rentan, seperti anak-anak dan petani, yang dibuktikan melalui studi potong lintang tentang hubungan paparan pestisida dengan parameter antropometri pada balita di Magelang serta skrining fungsi kognitif petani menggunakan Montreal Cognitive Assessment. Ia juga mengkaji kontaminasi farmasi, seperti efek dietilen glikol pada cedera ginjal akut anak melalui tinjauan sistematis, serta paparan polutan organik persisten seperti perfluoroalkyl substances pada penduduk Kyoto. Metode yang digunakan meliputi analisis data sekunder dari basis data kesehatan global dan nasional, tinjauan sistematis dengan meta-analisis, serta deteksi kuantitatif merkuri organik dalam darah. Objek kajiannya mencakup anak di bawah lima tahun, petani, tenaga kesehatan, dan pasien hipertensi, dengan fokus pada determinan kesehatan seperti kepatuhan minum obat dan sanitasi. Pergeseran tematik terlihat dari riset awal tentang paparan radionuklida pasca-bencana Fukushima dan timbal di terminal bus, yang kini beralih ke isu kontaminasi pestisida dan polutan industri yang lebih relevan secara lokal di Indonesia. Arah riset mutakhirnya menekankan dampak kesehatan jangka panjang dari paparan bahan kimia endokrin disruptor pada pertumbuhan anak dan fungsi kognitif, serta integrasi program sanitasi dalam pengendalian penyakit tropis terabaikan seperti kusta.

Publikasi Terkini

Analysis of water, sanitation, and hygiene programs' impact on leprosy incidence in Indonesia: A secondary data analysis from the WHO Global Health Observatory

Medical Technology and Public Health Journal • 2025

Tautan ke OpenAlex/Scopus ↗

The association of pesticide exposure on anthropometric parameters among under-five children in Magelang Regency, Central Java Province, Indonesia: a cross-sectional study

Clinical Epidemiology and Global Health • 2025

Tautan ke OpenAlex/Scopus ↗

Determinants of Medication Non-Adherence among Productive-Aged Hypertensive Patients in Indonesia: A Secondary Data Analysis of Basic Health Research Database 2018

Iranian Journal of Public Health • 2025

Tautan ke OpenAlex/Scopus ↗

Correlation between fine particulate matter air pollution and under-five children mortality in Indonesia: A secondary data analysis of WHO Global Health Observatory

Public Health of Indonesia • 2023

Tautan ke OpenAlex/Scopus ↗

Quantitative detection of organic mercury in whole blood using derivatization and gas chromatographynegative chemical ionization-mass spectrometry

Journal of Environmental Exposure Assessment • 2023

Tautan ke OpenAlex/Scopus ↗

Plasma eicosapentaenoic acid, a biomarker of fish consumption, is associated with perfluoroalkyl carboxylic acid exposure in residents of Kyoto, Japan: a cross-sectional study

Environmental Health and Preventive Medicine • 2023

Tautan ke OpenAlex/Scopus ↗

Regulasi Pengendalian Bahan Karsinogen di Tempat Kerja: Upaya Mitigasi Morbiditas dan Mortalitas Kejadian Kanker pada Pekerja

Indonesian Journal of Biotechnology (Universitas Gadjah Mada) • 2021

Tautan ke OpenAlex/Scopus ↗

Absence of Detectable Radionuclides in Breast Milk in Sendai, Japan in 2012 Even by High-Sensitivity Determination: Estimated Dose among Infants after the Fukushima Nuclear Disaster

International Journal of Environmental Research and Public Health • 2021

Tautan ke OpenAlex/Scopus ↗

Systematic Review Protocol for the Current State of Chemical Exposure in Infants via Breast Milk, Artificial Milk and Dairy Products

International Journal of Environmental Research and Public Health • 2021

Tautan ke OpenAlex/Scopus ↗

Letter to the editor regarding “spatiotemporal association of low birth weight with Cs-137 deposition at the prefecture level in Japan after the Fukushima nuclear power plant accidents”

Environmental Health • 2020

Tautan ke OpenAlex/Scopus ↗