The Effects of Kefir and Jicama Synbiotic Administration on White Rat Serum Cortisol Levels After Subtotal Nephrectomy
2022
Rokhima Lusiantari memiliki keahlian akademik yang berfokus pada patologi eksperimental dan intervensi nutrisi pada model hewan, khususnya tikus, dengan penekanan pada penyakit metabolik dan komplikasinya. Dalam lima tahun terakhir, risetnya secara konsisten menyelidiki efek berbagai agen alami terhadap kerusakan organ akibat hiperkolesterolemia dan diabetes melitus tipe 2. Publikasi tahun 2022 mendominasi dengan empat studi yang menguji dampak minuman avokad terhadap ballooning hepatosit pada hepar tikus hiperkolesterolemia, serta pengaruh probiotik terhadap malondialdehid aorta abdominal. Dua studi lainnya meneliti fibrosis hati dan NAFLD pada model diabetes remaja serta efek sinbiotik kefir dan bengkuang terhadap kadar kortisol serum pascanefrektomi subtotal. Pergeseran tematik terlihat dari publikasi awal yang berfokus pada histopatologi hepar dan testis akibat diet tinggi lemak serta efek monosodium glutamat terhadap memori spasial, menuju fokus mutakhir yang lebih terarah pada intervensi berbasis pangan fungsional seperti avokad, probiotik, dan sinbiotik untuk meredam stres oksidatif, peradangan, dan fibrosis pada organ target. Metode yang digunakan secara konsisten adalah studi eksperimental in vivo dengan induksi patologis dan analisis histopatologis serta biomarker biokimia. Objek kajian utamanya adalah hepar, aorta, testis, dan ginjal, dengan arah riset yang semakin menekankan potensi terapi nutrisi pada komplikasi metabolik.
2022
American Heart Journal • 2022
Atherosclerosis • 2022
Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya • 2022
Atherosclerosis • 2021
2020
2020
Universa Medicina • 2018
2015