Pemalsuan Akta Jual Beli Oleh Pegawai: Apa Akibat Hukum dan Tanggungjawab Pejabat Pembuat Akta Tanah?
Jurnal Ilmu Hukum Humaniora dan Politik • 2025
Rizky Ramadhan Baried memiliki keahlian akademik di bidang hukum acara perdata dan hukum tata negara, dengan fokus mutakhir pada implementasi regulasi peradilan serta dampak era digital terhadap hukum acara. Dalam lima tahun terakhir, risetnya secara dominan mengkaji aspek prosedural peradilan, seperti konstruksi ideal pemeriksaan syarat formal gugatan melalui dismissal process dan kedudukan upaya administratif, serta sikap hakim terhadap rekomendasi mediator terkait pihak beriktikad buruk dan biaya mediasi. Ia juga meneliti pengaruh era digital terhadap perkembangan hukum acara perdata di Indonesia, mulai dari pendaftaran perkara hingga eksekusi putusan. Selain itu, perhatiannya meluas pada tanggung jawab Pejabat Pembuat Akta Tanah akibat pemalsuan akta jual beli oleh pegawai, implementasi Peraturan Mahkamah Agung tentang perbuatan merendahkan kehormatan hakim, serta dampak Instruksi Presiden 1/2025 terhadap hak penerima bantuan hukum. Publikasi awalnya pada 2017 dan 2021 mengenai pembuktian potensi kerugian dalam gugatan tata usaha negara dan penerapan Peraturan MA tentang pencurian ringan menunjukkan kesinambungan minat pada hukum acara dan keadilan prosedural. Secara keseluruhan, riset terkini menonjolkan pergeseran ke arah isu-isu kontemporer seperti digitalisasi peradilan, etika profesi hakim dan mediator, serta efektivitas regulasi dalam praktik peradilan di Indonesia.
Jurnal Ilmu Hukum Humaniora dan Politik • 2025
Advances in Social Science, Education and Humanities Research/Advances in social science, education and humanities research • 2025
Widya Yuridika • 2024
Media Iuris • 2024
Jurnal Bina Mulia Hukum • 2023
Advances in Social Science, Education and Humanities Research/Advances in social science, education and humanities research • 2023
SASI • 2021
Jurnal Yuridis • 2017