Acute Toxicity of Self-Nanoemulsifying Drug Delivery System of Ipomoea reptans Poir Leaves Extract on Female Wistar Rats
Borneo Journal of Pharmacy • 2023
Muhammad Iqbal, yang bernaung di bawah Fakultas Studi Islam pada Jurusan Ekonomi Islam, menunjukkan keahlian akademik yang secara konsisten berfokus pada pengembangan teknologi farmasi berbasis bahan alam, dengan pergeseran signifikan menuju aspek keamanan dan formulasi sediaan nano pada riset mutakhirnya. Publikasi terbarunya pada tahun 2023 mengkaji toksisitas akut sistem penghantaran obat self-nanoemulsifying (SNEDDS) dari ekstrak daun Ipomoea reptans Poir pada tikus betina Wistar, yang menandai pendalaman dari sekadar pengembangan nanopartikel menjadi evaluasi preklinis yang kritis. Riset ini menyoroti inovasi dalam meminimalkan molekul obat dan memaksimalkan luas permukaan untuk meningkatkan absorpsi, sekaligus menguji keamanan hayati dari sistem penghantaran tersebut. Sebagai konteks kesinambungan, publikasi sebelumnya pada tahun 2021 menunjukkan fondasi keahliannya dalam mengembangkan Origanum vulgare L. dan Cymbopogon schoenanthus (L.) ke dalam bentuk nanopartikel. Dengan demikian, arah riset terkini Iqbal secara jelas bertransisi dari tahap formulasi awal nanopartikel menuju tahap uji toksisitas dan keamanan yang lebih ketat, mengintegrasikan potensi terapeutik tanaman herbal dengan teknologi nano yang lebih matang dan siap untuk aplikasi klinis.
Borneo Journal of Pharmacy • 2023
Pharmacy Education • 2021
Pharmacy Education • 2021