Scholar Expert
← Kembali ke pencarian
H

Hasbi Aswar

Faculty of Social and Cultural Sciences • International Relations

[email protected]

ORCID: 0000-0001-9237-7400

Ringkasan Keahlian

Hasbi Aswar, dosen Hubungan Internasional di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya, memiliki keahlian akademik yang berfokus pada respons Islam politik dan masyarakat Muslim terhadap isu-isu global kontemporer, dengan penekanan kuat pada advokasi non-kekerasan dan diplomasi publik. Dalam lima tahun terakhir, risetnya secara dominan mengkaji respons Muslim Indonesia dan global terhadap krisis kemanusiaan di Gaza pasca-2023, seperti terlihat pada publikasi tentang gerakan BDS Movement Indonesia, solidaritas publik kosmopolitan versus nasionalisme negara, serta advokasi non-kekerasan. Ia juga meneliti fenomena Islamofobia di Korea Selatan dan upaya mengubah persepsi global tentang Islam melalui diplomasi antarmasyarakat. Metode yang digunakan mencakup analisis perbandingan studi kasus dan pendekatan teori gerakan sosial, seperti political opportunity structures. Objek kajiannya meliputi organisasi seperti Hizbut Tahrir Indonesia, Nahdlatul Ulama, dan Muhammadiyah, serta respons negara-negara Teluk. Publikasi lamanya, yang membahas konflik Hizbut Tahrir dengan negara dan respons terhadap Islamofobia di AS, memberikan konteks kesinambungan pada minatnya terhadap Islam politik dan represi negara. Secara keseluruhan, arah riset mutakhir Aswar bergeser dari analisis domestik tentang gerakan Islam ke fokus yang lebih transnasional, terutama pada advokasi kemanusiaan dan diplomasi publik dalam merespons kolonisasi dan krisis di Palestina, serta upaya melawan diskriminasi terhadap Muslim secara global.

Publikasi Terkini

Peran PBB Dan Hambatan Yang Dihadapi Dalam Menangani Isu Pelanggaran HAM China Terhadap Etnis Muslim Uighur Di Xinjiang Tahun 2018-2022

Zenodo (CERN European Organization for Nuclear Research) • 2023

Tautan ke OpenAlex/Scopus ↗

Peran PBB Dan Hambatan Yang Dihadapi Dalam Menangani Isu Pelanggaran HAM China Terhadap Etnis Muslim Uighur Di Xinjiang Tahun 2018-2022

Zenodo (CERN European Organization for Nuclear Research) • 2023

Tautan ke OpenAlex/Scopus ↗