Intake of F-100 and honey as an effort to improve the nutritional status of children with pediatric tuberculosis
Jurnal kedokteran dan kesehatan Indonesia • 2024
Aflifia Birruni Sabila memiliki keahlian akademik yang berfokus pada intervensi nutrisi klinis pada populasi anak dengan penyakit infeksi, khususnya tuberkulosis (TB) pediatri. Riset mutakhirnya, yang menjadi satu-satunya publikasi dalam lima tahun terakhir, mengkaji pemberian F-100 dan madu sebagai upaya memperbaiki status gizi anak dengan TB pediatri. Studi ini menyoroti masalah stunting yang masih menjadi tantangan gizi signifikan di Indonesia, terutama pada balita yang rentan mengalami malnutrisi akibat TB. Pendekatan yang digunakan bersifat intervensi spesifik dengan memanfaatkan formula nutrisi terapeutik (F-100) yang lazim untuk pemulihan gizi buruk, dikombinasikan dengan madu sebagai agen nutrisi tambahan. Fokus riset ini menunjukkan pergeseran dari kajian gizi umum ke arah penanganan malnutrisi pada kelompok rentan dengan komorbiditas infeksi. Meskipun publikasi sebelumnya tidak tersedia untuk memberikan konteks kesinambungan, karya terbaru ini secara jelas menempatkan keahlian Sabila pada persimpangan antara ilmu gizi klinis, pediatri, dan penyakit infeksi. Objek kajiannya adalah anak balita dengan TB pediatri, dengan metode intervensi nutrisi terukur. Arah riset mutakhir ini menekankan pentingnya terapi nutrisi adjuvan yang mudah diakses dan terjangkau untuk mengatasi malnutrisi pada pasien TB anak, yang berpotensi mencegah dampak jangka panjang seperti stunting.
Jurnal kedokteran dan kesehatan Indonesia • 2024